PAN Jabar

PAN Jabar
Marhaban Ya Ramadhan

Sosialisasi 4 Pilar MPR RI di Lapas Banjar, Walikota Tekankan Penguatan Nilai Kebangsaan bagi Warga Binaan


 


Kota Banjar. LHI

Wakil Ketua Badan Sosialisasi MPR RI sekaligus Anggota Komisi XIII DPR RI Dapil Jawa Barat, Drs. Agun Gunandjar Sudarsa, Bc.,IP.,M. Si menggelar kegiatan Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan kepada warga binaan di Aula Lapas Banjar. Senin (02/03/2026).

Kegiatan bertema “Pembahasan Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan Kepada Warga Binaan Lapas Banjar” ini diikuti oleh sekitar 150 warga binaan. Hadir dalam kesempatan tersebut Wali Kota Banjar Sudarsono, Kepala Lapas Banjar, Kepala Kesbangpol, Kasatpol PP, Camat Pataruman, serta jajaran Lapas Banjar.

Dalam sambutannya sekaligus membuka acara, WaliKota Banjar Ir. H. Sudarsono menyampaikan, bahwa sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan sangat penting diberikan kepada seluruh lapisan masyarakat, termasuk warga binaan pemasyarakatan.

Menurutnya, nilai-nilai kebangsaan yang meliputi Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika merupakan fondasi utama dalam membangun karakter bangsa yang kuat, berintegritas, serta memiliki semangat persatuan.

“Warga binaan juga merupakan bagian dari masyarakat yang memiliki hak untuk mendapatkan pembinaan ideologi kebangsaan. Melalui pemahaman 4 Pilar ini, diharapkan tumbuh kembali kesadaran berbangsa dan bernegara sebagai bekal saat kembali ke tengah masyarakat,” ujar Sudarsono.

Ia menegaskan, penguatan nilai kebangsaan di lingkungan pemasyarakatan merupakan bagian dari upaya membangun manusia seutuhnya, tidak hanya dari aspek hukum tetapi juga moral dan sosial.

Sementara itu, dalam paparannya Drs. Agun Gunandjar Sudarsa.,Bc.,IP.,M. Si menekankan bahwa sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan proses edukasi berkelanjutan untuk menanamkan nilai persatuan, toleransi, dan cinta tanah air.

Ia juga mengingatkan, bahwa dalam kehidupan sehari-hari, setiap warga negara harus memahami dan mengamalkan makna dari kelima sila Pancasila, khususnya menjunjung tinggi keadilan sebagai bagian dari pengamalan sila kelima.

“Pandangan terhadap diri sendiri dan orang lain harus dilandasi semangat keadilan. Setiap tindakan, keputusan, dan hubungan sosial semestinya mencerminkan nilai kemanusiaan dan keadilan sosial sebagaimana terkandung dalam Pancasila,” ungkapnya.

Agun juga berharap kegiatan ini mampu membangun kesadaran kolektif warga binaan agar tetap memiliki semangat nasionalisme serta kesiapan untuk berkontribusi positif setelah menyelesaikan masa pembinaan.

Kegiatan berlangsung interaktif melalui dialog bersama warga binaan yang menunjukkan antusiasme tinggi dalam memahami nilai-nilai kebangsaan sebagai bagian dari proses pembinaan diri.

Kepala Lapas Banjar Kelas IIB Banjar Tutut Prasetyo menyampaikan, bahwa kegiatan sosialisasi ini menjadi bagian penting dalam proses pembinaan kepribadian warga binaan.

Menurutnya, penanaman nilai kebangsaan sejalan dengan tujuan pemasyarakatan, yakni membentuk warga binaan agar siap kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik, sadar hukum, dan memiliki tanggung jawab sosial.pungkasnya.(ADE ARIS)****

Post a Comment

0 Comments