Polres Kota Banjar

Polres Kota Banjar

DPC PDI Perjuangan Kota Banjar

DPC PDI Perjuangan Kota Banjar

Ahmad Irfan Alawi

Ahmad Irfan Alawi

16 February 2019

Rutan Kelas II B Dumai Lakukan Langkah Progresif Pemberantasan Narkoba


Kota Dumai, LHI
Adanya beberapa kejadian peredaran gelap narkoba yang dikendalikan oleh tahanan atau narapidana melalui penggunaan handphone didalam Rutan (Rumah Tahanan Negara) dan Lapas (Lembaga Pemasyarakatan) di berbagai daerah perlu dilakukan langkah-langkah progresif.
            Kepala Pengamanan Rumah Tahanan Negara kelas II B Dumai Aldino Oktalaperta SH saat ditemui diruang kerjanya pada hari Jum'at  (15/2/19) sore mengatakan pihaknya telah melakukan langkah-langkah progresif dalam upaya pemberantasan narkoba."Upaya pemberantasan narkoba di dalam Rutan Dumai adalah tindak lanjut dari surat edaran Direktur Jendral Pemasyarakatan Kementrian Hukum dan HAM beberapa waktu lalu. Dan kita sudah melakukan beberapa tahapan diantaranya sosialisasi kepada petugas, warga binaan dan keluarga", katanya.
            Aldino menjelaskan, upaya pemberantasan narkoba harus dilakukan dengan langkah-langkah progresif seperti menghilangkan budaya laten pembiaran, penguasaan dan penyalahgunaan handphone oleh warga binaan dan memastikan petugas tidak terlibat dalam pemanfaatan keuntungan."Rutan kelas II B Dumai sudah bekerja sama dengan pihak BNNK Dumai untuk melakukan tes urien kepada seluruh petugas/ pegawai Rutan yang berjumlah 74 orang.”ujarnya
            Pada hari Kamis (13/2/19) lalu pihak BNNK Dumai sudah melakukan tes urien terhadap 60 orang petugas/ pegawai di Rutan. Dan hari ini ada menyusul 7 orang petugas Rutan yang  melakukan tes urien di kantor BNNK. Dari sebanyak 67 orang petugas/ pegawai yang telah melakukan tes urien tersebut dinyatakan negatif oleh BNNK Dumai. Dan masih ada 7 orang petugas/ pegawai Rutan yang akan menyusul melakukan tes urien dikarenakan petugas/ pegawai tersebut masih cuti dan izin",ungkap Aldino.
            Aldino menghimbau agar warga binaan dan keluarga bisa turut serta mendukung tata tertib yang berlangsung di Rutan. Dan hendaknya warga binaan bisa menyadari bahwa barang-barang terlarang tersebut akan berdampak buruk dan apalagi kepada keluarga warga binaan dan pengunjung jangan sampai turut serta membantu memasukkan atau menyeludupkan barang-barang terlarang seperti handphone apalagi yang namanya narkoba, ungkap Aldino. (S Nst).

Ahmad Irfan Alawi: “ Pembangunan Mesjid & Rest Area Di Grand Canyon Bagian dari Pengembangan Ekonomi Umat”


Pangandaran LHI
Peletakan batu pertama pembangunan Masjid Al Nahdiyin dan Rest Area di lingkungan Obwis Grand Canyon yang berlokasi di Dan Karangpaci Desa Kertayasa Kabupaten Pangandaran, hari Sabtu (16/02/2019).
            Peletakan batu pertama mesjid An Nahdiyyin dan Rest Area di awali oleh Bupati Pangandaran H Jeje Wiradinata dilanjutkan oleh Ahmad Irfan Alawi anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dan H Iwan M Ridwan Ketua DPRD kabupaten Pangandaran.
Rangkaian acara peletakan batu pertama pembangunan mesjid An Nahdiyyin tersebut di isi penyerahan bantuan kepada anak yatim dan di Lanjutkan dengan doa kemudian di lanjutkan dengan sambutan Bupati Pangandaran H Jeje Wiradinata.
Usai meletakkan Batu Pertama Ahmad Irfan Alawi kepada awak media LHI menyampaikan,Grand Canyon adalah salah satu destinasi wisata di kabupaten Pangandaran, pembangunan mesjid dan rest area ini sudah sangat lama di dambakan oleh masyarakat Nahdiyyin khususnya.
Objek Wisata Grand Canyon ini sangat membutuhkan tempat ibadah yang representatif khususnya untuk para penjarah atau para wisatawan yang membutuhkan tempat yang nyaman untuk beribadah, kemudian juga pembangunan mesjid dan Rest area ini adalah bagian dari pengembangan ekonomi umat, karena di rest area ini berencana akan di bangun kios kios untuk para pedagang kecil terutama pedagang orang Pangandaran khususnya, ungkap Ahad Irfan Alawi. (AGUS.S)****

TONGKAT KEPEMIMPINAN DANYON RAIDER 323 KOSTRAD BERALIH TANGAN

Kota Banjar Jabar,- Tradisi pergantian serah terima jabatan Komandan Batalyon Raider 323/BP Kostrad dari Letnan Kolonel Inf Agust Jovan Latuconsina, M.Si (Han) kepada Mayor Inf Afriandy Bayu Laksono, S.Sos., M.I.Pol. dipimpin oleh Kasbrigif  Raider 13 Galuh, Letnan Kolonel Inf Ryzadly Syahrazzy Themba, S.Sos di lapangan Mangkalana Digjayana. Banjar, Sabtu (16/2/19).

Dalam sambutannya, Kasbrig Raider 13 Galuh menyampaikan, bahwa Sertijab ini bisa memberikan angin segar sebagai penyemangat dalam pembaharuan. ”Untuk itu kepada semua prajurit, teruslah bersemangat dan tetap mengasah kemampuan untuk menghadapi tantangan tugas kedepan yang semakin dinamis,” ungkap Kasbrig.
Kasbrig juga menambahkan, masih banyak tantangan lebih berat kedepan yang akan dilalui oleh prajurit, khususnya prajurit Yonif Raider 323/BP Kostrad salah satunya dalam menjaga keutuhan NKRI. “Untuk menjaga serta memelihara dan meningkatkan profesionalisme, prajurit tetap memegang teguh lima pedoman yang dicanangkan oleh Panglima TNI,”ujarnya.

Diakhir sambutannya, Kasbrigif Raider 13 Galuh juga menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Letkol Inf Agust Jovan Latuconsina, M.Si (Han) atas pengabdian terbaik selama menjabat. “Kepada Mayor Inf Afriandy Bayu Laksono, S.Sos., M.I.Pol.  selamat atas kepercayaan dan kehormatan yang diberikan dan selalu berinovasi dalam memimpin satuan ini, serta mampu meraih prestasi,”ucap Kasbrig.

Mayor Inf Afriandy Bayu Laksono adalah salah satu prajurit terbaik TNI Khususnya TNI AD yang telah selesai melaksanakan pendidikan S2 di Universitas Padjajaran selain itu Afriandy juga pernah menjabat sebagai Dantim 3 Paspampres pada tahun 2010 -2012. Saat ini Mayor Inf Afriandy Bayu Laksono resmi menjabat sebagai Danyonif Raider 323/BP Kostrad.

Usai pelaksanakan serah terima jabatan ini, seluruh peserta dan tamu undangan dihibur dengan berbagai macam atraksi seperti seni tari, seni beladiri Yongmoodo, Double stik, dan operasi pembebasan Sandra (Ops Raid) serta hiburan musik oleh persit dan prajurit Yonif Raider 323/BP Kostrad.

Acara serah terima jabatan Danyonif Raider 323/BP Kostrad turut dihadiri oleh Walikota Banja Hj. Ade Uu Sukaesih, S.Ip., M.Si. Dandim Ciamis Letnan Kolonel Arm Tri Arto Subagio, Kapolres Banjar AKBP. Matrius, Forkompinda kota Banjar serta tamu undangan yang lainnya dan diikuti oleh seluruh prajurit Yonif Raider 323/BP Kostrad. (Eky-Fikri)

15 February 2019

PemakamanJenazah Atinia Kurniasih TKW Asal Pangandaran di TPU Cijoho Parigi


Pangandaran LHI
Diduga akibat sakit, Atinia Kurniasih (46), tenaga kerja Indonesia (TKI) asal Dusun Ciliang RT 04/01,Desa Ciliang, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran , meninggal di Malaysia pada 09 Februari 2019. Jasad Atinia dipulangkan dan dimakamkan di TPU Cijoho Desa Parigi , Jumat malam (15/2).
Menurut keterangan orang Ende dari Dinsos PMD Kabupaten Pangandaran, jenazah berangkat dari Bandara internasional Soekarno Hata jam 18:45 WIB dan tib di rumah duka jam 03:00 WIB, jenajah langsung di bawa ke rumah orang tuanya di Dusun Astamaya RT 03/07 Desa Karangjaladri Kecamatan Parigi kabupaten Pangandaran.
            Rumini (75) selaku orang tua mengatakan, anak saya berangkat menjadi buruh migran ke negara malaysia sejak 2016,menurut informasi meninggalnya anak saya akibat sakit sesak napas.
Kades Ciliang Kusin mengatakan ,awalnya Pemerintah desa menerima lappran dari pihak keluarga jenzah Atinia TKW yang meninggal dunia di Malaysia ,setelah itu pihak desa langsung melaporkan ke Pemerintah Kabupaten Pangandaran, sehingga hasil kordinasi pihak desa dengan pemerintah kabupaten, proses penjemputan jenazah Atinia berjalan dengan lancar,alhamdulilah tahapan tahapan hingga pemakaman sudah di laksanakan.
            Dani Hamdani Kadis DINSOSPMD Kabupaten Pangandaran mengatakan,alhamdulilah berkat kerja sama pihak keluarga almarhum Atinia dengan pemerintah desa dan pemerintah kabupaten Pangandaran proses penjempitan dan pemakaman berjalan sesuai harapan, semoga keluarga yang di tinggalkan di beri kesabaran ,ketabahan, dan keselamatan,  juga almarhum atinia semoga di ampuni dosa dosanya dan di berikan tempat terbaik oleh Allah SWT, Amiin. (Agus S)


SDN 3 Sumberjaya Cihaurbeuti Ambruk Akibat Termakan Usia



Kab.Ciamis LHI
Sungguh sangat memprihatinkan atas kejadian yang menimpa salah satu bangunan pendidikan Sekolah Dasar,dimana tenpat menimpa dan menimba ilmu bagi anak- anak kita sebagai generasi penerus bangsa.
Saat dimintai keterangan LHI atas kejadian tersebut Sekdes Sumberjaya Asep Hamdan menuturkan, tak ada angin ataupun badai tiba-tiba saja sebuah bangunan pendidikan dasar roboh seketika dan ambruk secara tiba-tiba, hal tersebut membuatnya kaget dan seakan tak percaya, SDN 3 Sumberjaya berada pada ruang lingkup Pemdes Sumberjaya beralamat di Dusun Nanggela Kidul belakang Kantor Desa, atas kejadian tersebut membuat dirinya beserta perangkat desa lainnya kaget seakan tak percaya atas kejadian ambruknya bangunan atap SDN 3 Sumberjaya tersebut dan kejadian tersebut (14/02) sekira pukul 14.30 WIB
“Alhamdulillah pada saat kejadian tidak meninggalkan korban jiwa karena anak- anak sudah pada pulang dan diluar jam pelajaran. Hanya menyisakan kerugian dan puing-puing reruntuhan. “ungkapnya.  
 Asep Hamdan menambahkan,  mudah-mudahan atas kejadian tetsebut tidak menimpa sekolah lainnya karena beban atap dan mungkin marena sudah termakan usia bangunan tersebut akhirnya ambruk. Dan bisa kita banyangkan seandainya kejadian tersebut terjadi pada saat proses belajar mengajar berlangsung, apalah jadinya ? Mudah- mudahan atas kejadian robohnya sebuah bangunan pendidikan   menjadi cermin bagi kita semua, karena sarana prasara dan pendidikan merupakan tanggung jawab kita bersama. “pungkasnya.(D2)***

14 February 2019

Keluarga Tiba di Bandara Soekarno Hata Jemput Kepulangan Jenazah Atinia TKW Asal Pangandaran

Pangandaran LHI
Keluarga didampingi perwakilan Pemerintah Kabupaten Pangandaran melalui Dinsos PMD menjemput pemulangan jenazah Atinia  Kurniasih (46) warga Dusun Ciliang RT 04/01, Desa Ciliang, Kecamatan Parigi yang meninggal dunia di negeri jiran Malaysia akibat sakit.
            Rombongan keluarga tersebut datang ke bandara internasional Soekarno Hata, Jakarta, pada Kamis  (14/2/2019). Jenazah pahlawan devisa tersebut disambut   tiba di bandara Soekarno Hata sekitar pukul 14.45 WIB,dengan menggunakan pesawat Malaysia Airlines
            Menurut Sekdis DINSOS PMD Tjomi  mengatakan, Atinia meninggal karena sakit di Malaysia, Ia merupakan warga Desa Ciliang , Kecamatan Parigi , kini pihak keluarga yang didampingi dari DINSOS PMD sudah tiba di Bandara Soekarno Hata,dan kini keuarga yang didapingi dari Dinsos PMD bersama BP3TKI sedang mengurus kepulangan jenazahnya.
            Tidak hanya itu, pihak keluarga dan Dinasos PMD Kabupaten Pangandaran pergi menjemput jenazah Atinia dengan menggunakan kendaraan ambulans dari Dinas Kesehatan Kabupaten
            Informasi yang dari pihak keluarga Dede Darsu mengatakan, rombongan berangkat dari Parigi sekitar jam 02:00 Dini hari dan tiba di bandara sekitar pukul 07:000 WIB. Rombongan cukup lama menunggu kedatangan jenazah, namun alhamdulillah jenazah kini telah tiba dan lagi di urus administrasi oleh BP3TKI,untuk prediksi sementara jenajah nyampe ke rumah duka di perkirakan jam 02:30 WIB dan besok pagi sekitar pukul 07.00 WIB akan dikebumikan di TPU Cijoho Pargi,pungkasnya.(AGUS.S)***

Potensi Desa di Kab.Meranti Harus Menjadi Pilar Ekonomi


SELATPANJANG. LHI.
Disetiap Desa di Wilayah Kecamatan di Kepulauan Meranti punya potensi apabila diteliti serta di monitoring oleh pihak-pihak terkait di Pemda. Di setiap desa dalam wilayah kecamatan ada pertanian, perkebunan, nelayan yang dimiliki masyarakat kecil di desa-desa tersebut.
                  Inilah harus mendapat penyuluhan dan pembinaan secara rutin, apakah itu melalui Koperasi atau lembaga yang berbadan hukum untuk memenet usaha tersebut ditengah-tengah masyarakat yang betul-betul terlaksana. Mengeluarkan hasilnya dibidang pertanian, perkebunan dan nelayan di bidang tupoksinya masing-masing.
                  Masyarakat kecil di Wilayah Kecamatan desa-desa yang ada di wilayahnya Kecamatan masing-masing. Peran  camat,  lurah, kepala desa sangat menentukan.juga di tingkat dinas/ OPD, tupoksinya masing-masing menerima aliran Dana Daerah maupun Pusat untuk pembangunan bermacam jenis aneka ragam di sektor masing –masing, seperti jalan antar desa ke desa, perkebunan, pertanian, perikanan dan sektor yang lain sebagainya seperti pendidikan, kesehatan dan lain-lain.Ini semua sangat memerlukan pengawasan dan evolusi dan data-data tingkat keberhasilan melalui monitoring pihak-pihak yang terkait di Pemda.
                  Data survei dan evaluasi di setiap Kecamatan di setiap desa-desa harus tergambar tingkat keberhasilan dalam melaksanakan kucuran Dana APBD maupun uang bantuan dari Pusat.
Baru-baru ini LHI turun ke lapangan di Kecamatan Pulau Merbau di Pulau Besar, Desa Renak Dungun. Ditemui lokasi lahan pertanian bekas Cetak Sawah sekitar Tahun 2012 yang lalu. Dana aliran bantuan pusat (Bansus).
                  Ketua Kelompok berinisial (BS), Dana Bantuan dari Pusat tersebut untuk pertanian di Pulau Besar, Desa Renak Dungun Pulau Merbau Rp.1,5 Milyar. Inipun menjadi sebuah tanda tanya ditengah-tengah masyarakat sampai dimana tingkat keberhasilannya?? Termasuk juga Desa Tanjung Gadai.
Bantuan Pusat Rp. 1 Milyar dan masih ada Desa-Desa yang lain dibawah Rp.1 Milyar.
                  Ini pun masih dalam pertanyaan sampai dimana tingkat keberhasilannya? Bantuan Pusat tersebut?Termasuk juga Dinas Perkebunan, masalah bantuan Pusat Tahun 2012 boleh dikatakan senasib dengan Sektor Pertanian di Kepulauan Meranti!
                  Ketua LSM PEKKI Riau, Muhammad Rasyid mengatakan di Selatpanjang, Pemerintah Pusat harus turun ke Kabupaten Kepulauan Meranti. Apakah itu Tim Pemeriksaan dari Pusat untuk memeriksa aliran dana bantuan Pertanian dan Perkebunan Tahun 2012 yang lalu di kedua sektor Dinas tersebut. Puluhan Milyar untuk pertanian dan perkebunan yaitu dana bansus dari pusat.
                  Presiden Joko Widodo sangat komed meluncurkan dana bantuan dari pusat sampai ke Kabupaten seluruh Indonesia!  Desa saja harus jadi Pilar Ekonomi Nasional katanya, dalam arahannya saat acara Peningkatan Kapasitas Aparatur Pemerintahan Desa dan Lembaga Kemasyarakatan Desa Tahun 2018 yang dihelat di Geraha Pradipta Jogja Expo Center (JEC) Bantul Daerah Istimewa Jogjakarta pada Tanggal 25 Juli 2018 yang lalu. (RAMLI ISHAK)

13 February 2019

Goresan Pena Jurnalis LINTAS HUKUM INDONESIA


KURINDU BAHASA DIAM
Puisi Karya Asep Sudrajat

Kelelawar
dimanakah sembunyikan buah
aku yang rindu bahasa diam
menatap cakrawala jingga
seharusnya kudekap dirimu
wahai kanak-kanak terkapar dipadang gersang
tangismu menyayat sampai kedinding
malam
aku yang rindu bahasa diam
kehilangan gairah pemahaman makna
duniawi
aku malu pada bintang-bintang
yang melentingkan percakapan cinta
meskipun diam


NYANYIAN BEBEK
Puisi Karya Asep Sudrajat

Panen raya
kugiring bebek-bebek kesawah luas
kesawah yang tinggal jerami berserakan
kubuat bendungan
kualirkan air lewat selokan kecil
hingga rata
dan air sawah jadi keruh
nyanyian bebek sampai ke ufuk raya
biar dipanggang matahari
"semua bebek mencari makan atas maunya
menyosor butiran padi yang tertinggal
melahap cacing dan semua serangga
sawah
pencaharian yang rafi
perburuan yang tak kenal lelah"

Petang hari kugiring bebek-bebek masuk kandang
Semoga esok pagi telor-telor bebek berserakan di kandang beralaskan jerami dan rerumputan kering

"Bung, semoga persembahan ini jadi kue yang lejat ! "


LESUNG
Puisi Karya Asep Sudrajat

Lesung itu kini telah lenyap
dimakan rayap

Kekasih
betapa indah nyanyian desa kala itu
Gadis-gadis kecil menabuh gondang
dipesta rakyat
"Rampak sekar yang manis"
Kita bersenandung tembang angklung
Seperti Daeng Sutigno, Mang Koko
Dulu
Hingga menjelang senja

Dan di pentas kecil itu
Kita kibarkan bendera merah-putih
"Priangan sijelita pondasi negeri kita"
Dan cinta kita bersatu takan pudar

Kini lesung itu benar-benar telah sirna
Ruas-ruas bambu hanya jadi kayu bakar
Nyanyian desa kita jadi jerit kepanikan
Erang kesakitan
Digilas roda jaman
Kejam

                     Cisayong, 2019 In Memoriam. . !

TKW Asal Pangandaran Meninggal Dunia Akibat Sakit


Pangandaran LHI
Atinia Kurniasih (46)seorang Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Dusun Ciliang,RT 04/01 Desa Ciliang, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran  meninggal dunia di Malaysia.
            Menurut informasi dari pihak keluarga,TKW tersebut meninggal karena sakit.
Rukmini,(70) ibu dari anak yang menjadi TKW, mengatakan, anaknya berangkat ke malaysia tahun 2016,saat berangkat anak saya meninggalkan suami dan dua anak, namun kini suami anak saya sudah menikah lagi dengan wanita lain, makanya saya selaku orang tua merasa sedih saat mendengar anak saya meninggal dunia di negri orang,Rabu (13/09).
            “ Menurut kabar anak saya meninggal dunia karena sakit,tapi saya belum tahu sakit apa yang di derita anak saya.”ujarnya
            Menurut Rosidin kakaknya Atinia kepada LHI mengatakan  saat ini jenazah adiknya masih berada di Malaysia dan akan diterbangkan ke Indonesia besok  Kamis 14 /02 dan di perkirakan tiba ke Jakarta sekitar jam 15:00 sore.Pihak keluarga masih menunggu kepulangan jenazah Atinia ke rumah duka,pihak keluarga berencana berangkat untuk menjemput jenazah besok, tegasnya
            Menurut informasi dari Rosidin , Atinia meninggal sudah seminggu yang lalu, berhubung harus mengurus surat surat dulu, jadi kedatangan jenazah agak telat.
Rosidin mewakili seluruh keluarga berharap kepada pemerintah agar membantu kelancaran kepulangan jenazah adik saya,pungkasnya.(AGUS.S)***

Bupati Bengkalis Selamat, Toro Segera Laporkan Majelis Hakim ke KY dan MA


Bengkalis, LHI
Karena merasa terdholimi, Pemimpin Redaksi harianberantas.co Toro Ziduhu Laia (35) korban "kriminalisasi pers" segera melaporkan Majelis Hakim yang menghukumnya 1 tahun penjara di Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru, hariSenin (11/2). Dia akan melaporkan Mjelis Hakim ke Komisi Yudisial (KY) dan ke Mahkamah Agung (MA).
"Ya, pastinya saya akan segera laporkan Majelis Hakim ke Komisi Yudisial (KY) dan ke Mahkamah Agung (MA), karena dinilai tidak adil dalam memutuskan perkara" kata Toro, usai vonis.
            Toro merasa kesal, putusan itu melegitimasi tuntutan JPU yang sarat dengan rekayasa. "Saya, memberitakan berita dugaan korupsi Bupati Bengkalis, justru saya dihukum. Ini kan sangat lucu..." katanya geram.
            Toro menyebut, putusan itu berdasarkan hasil pelintir majelis hakim atas fakta-fakta yang terungkap di persidangan."Semua keterangan saksi ahli dipelintir. Ada apa dengan semua ini?" tanya Toro, tak habis pikir.
            Untuk itu, kata Toro, putusan majelis ini harus dilawan, Majelis Hakim harus dilaporkan. 
"Sebab, penguasa sebagai pelaku kriminalisasi pers sudah menjajah kemerdakaan wartawan melalui UU ITE. Bagaimana dengan masyarakat awam hukum mencari keadilan di bumi pertiwi ini? Saya tak habis pikir dengan semua ini." pungkasnya.(SUPRAPTO)***


12 February 2019

Wartawan LHI Oku Selatan Hadiri HPN di Surabaya


       
        OKU Selatan,LHI-Wartawan Indonesia setiap tanggal 9 Februari bertepatan dengan Hari Ulang Tahun Persatuan Wartawan Indonesia, mengadakan Hari Pers Nasional ( HPN ) berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 5 tahun 1985. Keputusan Presiden Soeharto pada 23 Januari 1985 menyebutkan bahwa pers nasional Indonesia mempunyai sejarah perjuangan dan peranan penting dalam melaksanakan pembangunan sebagai pengamalan Pancasila. Dewan Pers kemudian menetapkan Hari Pers Nasional dilaksanakan setiap tahun sesuai dengan lahirnya Persatuan Wartawan Indonesia( PWI ) 9 pebruari 1946 di surabaya.

       Oleh karna itulah Ibukota Provinsi di Indonesia secara bergantian menjadi tuan Rumah  menyelenggarakan Hari Pers Nasional ( HPN ) landasan ideal HPN ialah senergi antar komponen pers, pemerintah dan masyarakat.seperti tergambar pada untaian pita yang membentuk huruf HPN.
Presiden Republik Indonesia setiap tahun terjadwal menghadiri Hari Pers Nasional. Tahun 2019 ini Surabaya menjadi tuan Rumah HPN yang dihadiri oleh Presiden Republik Indonesia H Ir.Joko widodo. Di Convention Hall Grand City, Lt 3 Jalan Walikota Mustajab No. 1 Surabaya 9/2/2019.

        Dihadiri oleh 25 negara  sahabat Melalui Duta Besar di indonesia diantaranya.” Amerika Serikat, Rusia, Austria, Kamboja, Bangladesh, Maroko, Lebanon, Taiwan, Serbia, Bosnia, Herzgovina, Mesir, Jepang, Slovakia, Thailand, Belanda, Iran, Australia, Pakistan, Singapura, Ceko, Bulgaria, Yunani, dan Seycheles.
         Hampir setiap hari pers Nasional dihadiri oleh berbagai pihak instansi pemerintah dari berbagai daerah, kepala daerah hadir dan mengirim perwakilan untuk berpartisipasi di hari jadi pers nasional. Dalam hal ini kebahagian bagi kami insan pers yang tak bisa di ungkap dengan kata kata selain terimaksih yang sangat luar biasa atas sambutan pemerintah daerah Surabaya dan Masyarakatnya.
Disela menghadiri hari pers Nasional perwakilan Pers dari berbagai daerah di Indonesia juga menikmati kuliner,dan indahnya kota Surabaya.
         Kami wartawan Lintas Hukum Indonesia anggota PWI perwakilan dari Kabupaten OKU selatan sempat mencicipi berbagai menu makanan yang di sajikan pemerintah Surabaya untuk makan siang bersama. Juga makan kuliner Rawon setan yang berada di jalan Jln Embong Malang Kedungdoro, Tegalsari kota surabaya Jawa Timur.
         Terasa hilang lelah setelah menempuh perjalanan selama kurang lebih 22 jam  sumatara surabaya Jakarta surabaya terhubung Tol langsung tanpa terputus, dengan jarak jakarta-surabaya 784.7 km/10 jam. kesurabaya memakan waktu 22 jam.  Terimakasih kepada Pemda Surabaya dan masyarakatnya  atas sambutannya. ( Bas, Rahim )***

Hujan Deras Akibatkan Longsor dan Timpa Rumah Ketua RT di Desa Panyingkiran


Kab.Ciamis LHI
Akibat curah hujan tinggi yang melanda Kabupaten Ciamis akhir-akhir ini, telah menimbulkan longsor dan erosi. Hal tersebut telah menimpa rumah milik Rahmat, yang merupakan salah seorang Ketua RT.04 RW.03  Dusun Gunungsari Desa Panyingkiran Kecamatan Ciamis.
            Saat dikomfirmasi LHI, Sekdes Panyingkiran Yana menjelaskan, bahwa kejadian tersebut seiring dengan derasnya curah hujan yang melanda di desanya sekitar pukul 17.00 WIB sehingga menimbulkan longsor dan menimpa rumah milik Rahmat yang dihuni 2 KK dan 6 jiwa, “Dalam kejadian tersebut, alhamdulillah tidak sampai menelan korban jiwa karena pada saat kejadian Rahmat dan seluruh keluarganya dalam keadaan sigap dan siaga, sehingga begitu terjadi longsor dapat menyelamatkan diri masing-masing ketempat yang aman.”ujarnya
Sampai berita ini diturunkan pihak Pemdes Panyingkiran beserta segenap masyarakat masih mendata kerugian material yang diakibatkan longsor tersebut.  
  Sekdes Panyingkiran Yana menambahkan, untuk sementara seluruh keluarga Rahmat tinggal  di rumah keluarganya yang lebih aman, sekaligus menghilangkan rasa cemas dan takut akibat musibah yang menimpa keluarganya. Dan dalam kesempatan tersebut guna memulihkan mental dan semangat keluarga Rahmat,
Turut hadir pula Kepala Desa  Panyingkiran Nana Peryana, sekaligus memberikan suport dan semangat ,mudah- mudahan kejadian tersebut tidak menimpa terhadap warga lainnya dan para korban diberikan ketabahan dan kekuatan serta menghimbau kepada seluruh warga masyarakat agar tetap waspada dan berhati-hati saat turun hujan deras yang disertai angin kencang, karena cuaca ekstrim saat ini membutuhkan kewaspadaan. (D2)***

SMP Swasta Torgamba Adakan “Try Out” Ujian Berbasis Komputer


Labusel, LHI
Pada hari Senin (11/2/2019)  LHI) konfirmasi ke   SMP Swasta di Desa Torgamba, Kec. Torgamba menemui siswa  sedang melaksanakan ujian berbasis komputer, juga kepada kepala sekolah  Awaluddin Nasution didampingi Ketua  Komite Sekolah   Marsudi. Ujian try out ini dimulai hari Senin 11-15  February 2019,jumlah siswa 36 orang,
Awaluddin Nasution  berharap kedepannya untuk mendaftarkan anak-anaknya ke sekolah kita ini,untuk hal fasilitas komputer,sebagian diupayakan oleh orang tua siswa, guru,dan pihak sekolah,try out, ujian Nasional,
“Kegiatan tryout ini sangat penting artinya bagi siswa,dalam rangka mempersiapkan diri menghadapi Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Oleh karena itu,guru maupun orang tua perlu mendorong anak untuk mengikuti dengan serius, menganggap try out sebagai ujian yang sebenarnya.Try out memang tidak bisa ditebak sama atau tidak dengan soal UN,namun pihak petugas menyusun soal,acuan membuat soal adalah SKL dan kisi kisi ujian nasional.siswa sangat perlu menyadari hal ini,sehingga tidak menganggap enteng pelaksanan try out ini,semakin sering sekolah mengadakan TO semakin bagus kesiapan siswa menghadapi UN.”jelasnya
Awaluddin Nasution menambahkan,  manfaat try out bagi siswa sudah jelas mengasah keterampilan mengerjakan soal ujian serta melatih pola pikir siswa untuk menghadapi segala bentuk soal ujian dan menguji kemampuan siswa untuk menghadapi UN,meningkatkan kepercayaan siswa terhadap kemampuannya melaksanakan UN,sekaligus meningkatkan penguasaan terhadap materi pelajaran yang akan di UN kan. Dengan memetik manfaat tersebut siswa benar benar siap menghadapi UN tanpa tekanan mental yang berarti siswa lulus dengan hasil yang memuaskan.pungkasnya. (IRPAN E.PULUNGAN)***

11 February 2019

Bupati Meranti Buka Festival “Perang Air 2019” Meriahkan Tahun Baru Imlek


Meranti, LHI
Dalam rangka Tahun Baru Tionghoa pada hari Kamis, tanggal 07 Februari  2019, Bupati Meranti Drs. H. Irwan, M.Si membuka secara resmi Festival Perang Air (Cian Cui) dihadiri Perwakilan Kementerian Pariwisata serta Perangkat Daerah maupun Pusat, diiringi dengan pelepasan warna warni balon ke udara serta di lanjutkan penembakan senapang air pertama oleh Bupati diiringi oleh rombongan Perwakilan Pusat di tengah-tengah gemuruh suasana gemburan air bertebaran di kiri kanan kerumunan masyarakat yang sangat antusias dalam rangka Peresmian Festival (Cian Cui) dipusatkan Jalan Ahmad Yani Selatpanjang.
            Pemda berharap adanya perang air yang telah masuk dalam Event Pariwisata Kabupaten Kerpulauan Meranti sebagai daya tarik Wisatawan Dalam dan Luar Negeri, untuk berdatangan ke Kabupaten Kepulauan Meranti Bupati Drs. Irwan, M.Si mengajak semua komponen masyarakat Kepulauan Meranti mengeratkan Persatuan dan Kesatuan demi terwujudnya Festival Perang Air di Indonesia, salah satunya yang ada di Selatpanjang Kabupaten Kepulauan Meranti, yang satu tahun sekali di peringati.
Perang Air tersebut sudah bergema sampai keluar negeri, inilah suatu daya tarik bahwa Kabupaten Kepulauan Meranti. Tiap-tiap tahun di kunjungi dari Negara Luar seperti Jogjakarta dan Pulau Bali. Inilah suatu Aset harus ada kebersamaan seluruh komponen masyarakat Kepulauan Meranti.
Perang Air atau Cian Cui selama 6 hari, berakhir pada Hari Minggu tanggal 10 Februari 2019. Masalah keamanan aman dan terkendali dengan adanya koordinasi Kapolres Kepulauan Meranti Bapak AKBP Laode   serta jajarannya untuk mengatur di setiap ruas jalan Protokol dan memberi ruang bagi masyarakat berlalu lintas di penyeberangan jalan yang bisa dilewati.
Kapolres Kepulauan Meranti juga mengharapkan kepada seluruh masyarakat Kepulauan Meranti mengeratkan persatuan dan kesatuan supaya Kepulauan Meranti kedepan cemerlang dan gemilang.(RAMLI ISHAK)

10 February 2019

Pemdes Banyurasa Menggelar Musrenbangdes 2020

Kab.Tasik LHI
Pada hari Sabtu 9/2/2019 Pemdes Banyurasa Kecamatan Sukahening menggelar Musrenbangdes tahun Anggaran 2020. Hadir dalam acara tersebut Camat Sukahening Kusnanto,S.Sos, Pjs.Kepala Desa Banyurasa Jeje  Zainal Alimin,S.Sos, Perangkat desa Banyurasa, BPD, LKD, Tokoh masyarakat dan undangan lainya.
            Pjs.Kepala Desa Banyurasa Jeje Zainal Alimin, S.Sos pada LHI mengatakan merasa bangga kepada seluruh peserta Musrenbangdes Banyurasa yang telah mengikuti acara tersebut dengan tertib hingga musyawarah menjadi hidup dan berjalan lancar. Ia berharap, titik-titik rencana pembangunan hasil Musrenbangdes tersebut Pemdes Banyurasa mampu merealisasikanya dengan baik. Jeje mengajak seluruh komponen masyarakat Desa Banyurasa agar lebih pro aktif dalam pembangunan sehingga segalanya akan berjalan dengan lancar dan kondusif.
            Adapun Sekdes Banyurasa Yayat Hidayat yang memimpin jalannya Musrenbangdes tersebut menyimpulkan bahwa rencana pembangunan Pemdes Banyurasa tahun Anggaran 2020 ada 35 titik rencana pembangunan yang diusulkan. Titik-titik pembangunan tersebut diantaranya Kirmir jalan desa, Kirmir Selokan, Perbaikan saluran air, Pembangunan jembatan serta Perbaikan rumah tidak layak huni yang lokasinya menyebar di 4 Kedusunan diwilayah Desa Banyurasa. (ASEP SUDRAJAT)***

08 February 2019

KPUD Pangandaran Adakan Sosialisasi dan Pendidikan Pemilu 2019


Pangandaran LHI
Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Pangandaran  adakan kegiatan Sosialisasi dan Pendidikan Pemilu 2019 bersama kader PKK dari 5 kecanatan   bertempat di aula Desa Karangbenda,hari Kamis 07/02/2019.
            Ketua KPUD Kabupaten Pangandaran   Muhtadin mengatakan, kegiatan pendidikan pemilih dan sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman terkait pemilu 2019 kepada para kader PKK.”Sebab dengan acara sosialisasi dan pendidikan yang di berikan kepada kaum perempuan ini akan sangat strategis karena di dalamnya ada ibu ibu PKK yang sangat bersentuhan dengan masyarakat khususnya kaum perempuan,sehingga akan mudah memberikan informasi terkait tata cara pemilu 2019,”ujarnya.
            Muhtadin menambahkan, pihaknya terus melakukan sosialisasi secara bertahap dengan masyarakat akan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam memberikan pilihan dalam pemilu dengan tata cara yang baik dan benar.pada tanggal 17 april 2019 mendatang. 
“Sosialisasi dan Pendidikan pemilu kepada kelompok PKK akan terus dilakukan sesuai agenda, hingga mendekati pelaksanaan pemilu 2019,”pungkasnya(AGUS.S)***


05 February 2019

Tahun 2019, di Kab.Meranti Diharapkan Terwujudnya UNBK

Selatpanjang LHI 
Sengan adanya penggantian Kepala Dinas Pendidikan Kabuapten Kepulauan Meranti yangb diharapkan  mutu pendidikan di Kabupaten Kepulauan Meranti mencapai target sampai ke tingkat kecamatan-kecamatan dan desa  Pisau analisa di seluruh komponen  di dinas pendidikan  harus berfungsi semaksimal mungkin Sesuai Dengan Porsinya Masing-Masing Bidang!! Yang Telah Diamanahkan Aturan Dan Undang-Undang Di Dinas Tersebut.Manajemen dan Data-Data Di Setiap Ruangan Di Kantor Dinas Pendidikan Sangat Menentukan Tingkat Keberhasilan  Kepala-Kepala Sekolah Maupun Anak-Anak Didik Termasuk Gedung-Gedung Sekollah 
            Dinas Pendidikan dan Kebudayaan sebuah dinas yang sangat Bergengsi dan Bermutu Untuk Mencerdaskan Anak Bangsa!! Jikal Bakal Calon Pemimpin Generasi Penerus Di Daerah Maupun Tinggakat Nasional.Hasil Pantauan LHI. Di Lapangan Sangat Penting Di Perhatikan Adalah Sekolah-Sekolah
             Desa-Desa Yang Sangat Jauh Dari Ibu Kota Seperti Di Desa Sokop Dusun Bandaraya Daerah Suku Akik Asli Masih Banyak Kekurangan Bangku-Bangku Sekolah Maupun Buku-Bukunya  Dan Dusun Bantang Buah Desa Batin Suer             Masih Banyak Kekurangan Bangku Tempat Duduk Anak Didik Dan Masih Ada Desa-Desa Yang Lain-Lain Lagi Perlu Mendapat Perhatian Pihak-Pihak Yang Tekait Maupun Juga Pihak-Pihak Swasta/Pengusaha Yang Berada Di Daerah Tersebut. Dengan Adanya Kepala Dinas Yang Baru Lalu Dilantik Semoga Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) Terwujud Tahun 2019 Di Kabupaten Kepulauan Meranti Kabupaten Termuda Di Riau. (Ramli Ishak).                                                                                                                             

04 February 2019

Warga Tuntut Hak AMDAL dari PT Tambang Semen Sukabumi


Sukabumi,LHI
Warga Kedusunan Leuwiliang Desa Parakanlima menuntut hak dari dampak keserakahan PT Tambang Semen Sukabumi ( PT TSS) yang banyak merugikan masyarakat sekitar. Salah satunya dampak dari peledakan sebuah gunung yaitu Gunung Guha yang di mana tempat itu tempat untuk mengambil bahan baku semen yang di produksi oleh PT SCG
            Masyarakat banyak merasa kerugian atas peledakan tersebut karena dengan peledakan tersebut  menyebabkan getaran yang dahsyat dan  berdampak ke rumah warga sehingga banyak rumah warga yang  retak retak
Upaya ganti rugi memang di penuhi oleh pihak PT TSS  semua itu hanya sementara karena selama peledakan itu masih terjadi tida menutup kemungkinan dampak itu pasti terjadi lagi 
            Menurut salasatu narasumber kami beliau mengatakan “Kami selaku masyarakat dari wilayah kedusunan Leuwiliang desa Parakanlima yang jarak nya berdekatan dengan PT tambang semen Sukabumi (PT TSS  ) dan sebagai mana kita ketahui bersama. Bahwa kegiatan dari PT tersebut menimbulkan kebisingan dan getaran yang di akibatkan dari kegiatan PT tersebut . seperti yang terjadi di tahun 2018 dan waktu itu ada sekitar 62 rumah warga yang terkena dampak nya Pernah ada pertemuan antara kami selaku warga dan pihak perusahaan  terkait keretakan tersebut dan hasil nya ada kesepakatan untuk di perbaiki oleh pihak perusahaan . Dan akhir nya terlaksana
            Tapi keinginan  kami tidak cukup dengan itu saja Tujuan atau keinginan kami adalah menyerap seluruh program yang mna di programkan oleh perusahaan melalui CSR dan yang di program kan ada lima pilar diantara nya  keagamaan kesehatan pendidikan infrastruktur dan ekonomi “Kami juga butuh semacam perjanjian/MoU yang tertulis, untuk menjaga hal dikemudian hari
            Salah satu nya untuk menjaga adanya rotasi pangkat atau pemindahan karyawan terutama bagian CSR, jd ada bukti bahwa masyarakat dengan pihak perusahaan telah mengadakan kesepakatan
Harapan kami kedepan nya   di karenakan desa kami ( desa Parakanlima ) khusus nya kedusunan Leuwiliang belum termasuk desa dampak di karenakan belum ada AMDAL maka untuk kedepan nya kami berharap agar desa kami masuk ke desa dampak seperti desa desa lain nya yang berdekatan dengan PT tersebut  karena di sini kami dapat merasakan akibat dari dampak kegiatan PT tambang semen Sukabumi ( PT Tss ) tersebut  ujar Bp Awang pungkas nya selaku narasumber kami  (AEP)***

DISDUKCAPIL KOTA BANJAR

DISDUKCAPIL KOTA BANJAR