Sunday, 22 April 2018

Hari Bumi Internasional, Satgas 323 Bersama Masyarakat Berhasil Panen Raya Di Perbatasan

Papua, LHI,- Kegiatan pembinaan teritorial dari Satgas Yonif Raider 323/BP Kostrad membuahkan hasil yang sangat bermanfaat bagi lingkungan. Selama tiga bulan Pos Kotis Satgas 323 melaksanakan pembimbingan tentang keahlian berkebun kepada masyarakat di wilayah Asiki dan sekitarnya. Tanaman jagung yang dinilai cocok dengan kondisi tanah yang ada di wilayah Asiki, meskipun harus dengan upaya yang keras untuk membuat tingkat kesuburan humus yang tinggi tidak menyurutkan semangat prajurit Buaya Putih dan masyarakat untuk melakukannya.

Hasil dari upaya tersebut dapat dituai pada hari Senin 22 April 2018 pada saat pelaksanaan panen raya yang bertepatan dengan peringatan Hari Bumi Internasional. Masyarakat Asiki pun merasa senang dengan adanya panen raya tersebut. Karyo, seorang petani yang turut terlibat dalam kelompok tani bentukan Satgas 323 menuturkan dirinya merasa bangga kepada prajurit TNI yang bertugas di perbatasan karena disamping tugas menjaga kedaulatan wilayah negara masih sempat untuk melakukan pemberdayaan ekonomi mikro masyarakat khusunya dalam bidang pertanian. Selain tujuan memberdayakan ekonomi masyarakat, pembinaan kelompok tani ini juga bertujuan memanfaatkan lahan yang masih belum optimal diolah. "Saya bahagia dengan pembinaan kelompok tani dari Satgas 323, lahan kosong yang selama ini belukar bisa disulap menjadi ladang jagung yang bermanfaat" ujar Thomas Omba pemilik tanah dusun Prabu Asiki.

Kegiatan panen raya ini merupakan sinergitas antara prajurit dengan masyarakat yang berhasil membuktikan kerja keras yang membuahkan hasil. Sejak tahap penanaman, perawatan, sampai dengan panen seluruhnya dikerjakan berkat sinergitas warga. Dansatgas Yonif Raider 323 Kostrad di sela-sela kegiatan panen menambahkan, "ini adalah wujud keberhasilan pembinaan teritorial yang salah satunya adalah mewujudkan ketahanan pangan". Seperti apa yang dicanangkan oleh pemerintah pusat, Indonesia sebagai negara agraris yang produktif. (Fikri - Eky)

Pengerjaan Jalan di Desa Masawah Diduga Proyek Siluman

Pangandaran LHI
Diduga proyek “siluman” pengerjaan peningkatan jalan di Dusun Memengger Desa Masawah Kacamatan Cimerak,   karena hasil pantauan LHI sudah hampir 60 persen pekerjaan dilaksanakan Proyek pemerintah desa yang bersumber anggaran dari Dana Desa tersebut tidak memakai papan informasi proyek.,Sabtu (21/2018).
Artinya, proyek tersebut tidak mematuhi peraturan, Kepres dan Undang undang tentang keterbukaan publik.Padahal sudah dijelaskan dalam Kepres no 80 tahun 2003 tentang pekerjaan atau proyek yang memakai dana anggaran APBD atau APBN, diwajibkan memakai papan informasi proyek. Demikian pula Undang Undang Nomor 14 tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik .Namun  ironisnya, peraturan yang sudah ditetapkan tersebut tidak membuat gentar oknum-oknum pengguna anggaran, karena mereka  masih saja melanggar ketentuan-ketentuan sebagaimana mestinya.
            Banyak masyarakat yang mempertanyakan tentang proyek yang sudah dibangun ataupun sedang dalam pelaksanaan, dari manakah sumber dananya, berapakah anggaranya, dan berapa volumenya.
            Seperti contohnya, proyek peningkatan jalan yang ada dijalan poros Desa Masawah, terkesan itu proyek siluman atau tidak jelas dari mana sumbernya.
            Menurut seorang tokoh masyarakat di Kab.Pangandaran mengatakan,bahwa jelas disebutkan dalam Undang-Undang no. 14 tahun 2008 tentang keterbukaan informasi dan publikasi, bahwa setiap proyek yang didanai oleh APBD atau APBN harus menggunakan plang proyek dengan tujuan, agar masyarakat luas dapat mengetahui dan ikut mengawasi, berapa pagu anggaranya, berapa volume pekerjaanya, serta berapa lama masa pelaksanaan dan perawatanya, dari sana baru bisa diketahui, layak apa tidakah pekerjaan tersebut dengan dana yang dianggarkan, sesuai apa tida pekerjaan dan volumenya.
            “Tapi semuanya peraturan yang telah ditetapkan bahkan diharuskan tersebut terkesan tidak dipatuhi dan dilanggar.”ujarnya.(AGUS.S)*** 


Saturday, 21 April 2018

TN Perkosa Gadis Belia Tetangganya Sendiri


Muratara, LHI 
Usai kesuciannya  direnggut  paksa tetangganya  sendiri berinisial TN (30) warga Desa Sukamulya Kecamatan Nibung Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumsel membuat Mawar (17) bukan nama sebenarnya,  masih  dalam keadaan trauma atas peristiwa perkosaan yang dialaminya, lebih kurang satu bulan lalu, tepatnya, Minggu (4/03) sekitar  pukul 08.15 WIB
            Menurut release humas Polres Musi Rawas,  menerangkan kronologis kejadian, bermula disaat seperti biasanya diwaktu libur sekolah Mawar selalu membantu orang tuanya pergi ke kebun untuk nating getah karet (mengambil getah karet)
            Namun, naas  saat korban (Mawar) sedang berjalan kaki menyusul kedua orang tua di kebun, tiba-tiba ditengah perjalanan, dia dicegat pelaku, dan tanpa ada rasa curiga lelaki itu memanggil dan menghampiri dirinya, dan seolah-olah hendak bertanya, begitu sudah dekat,
            Sontak korban kaget bukan kepalang, karena tiba-tiba pelaku menarik tangan korban secara paksa. Meskipun  korban saat itu berusaha memberontak dan menepis pegangan tangan pelaku dan berlari sambil berteriak, akan tetapi pelaku terus mengejarnya, sampai korban didorong pelaku dan terjatuh  ketanah,
            " Dio (pelaku) waktu itu menarik tangan aku dan memaksa mengajak berbuat mesum,  aku berusaha menolak,  berlari berteriak minta tolong,  Tapi  pelaku terus mengejar  lalu menarik tangan  dan mendorong tubuh aku sampai terjatuh ketanah,
Disaat kehabisan tenaga itu-lah pelaku leluasa menyeret aku kedalam hutan, dan akhirnya terjadilah perkosaan itu,"ujar Mawar dalam keterangan Berita Acara Perkara (BAP)
Kapolres Musi Rawas AKBP Bayu Dewantoro,S.IK membenarkan adanya laporan dari  orang tua korban, Terkait kasus persetubuhan terhadap anak dibawah umur dengan,  LP / 28/ IV / 2018 / Sumsel / mura / sek nibung. tgl 18 april 2018."  Tersangka memaksa anak dibawah umur untuk melakukan persetubuhan, dan pelaku  Terancam pasal 81 ayat 1 UU RI  Nk 35 tahun 2014, Perubahan atas UU RI No 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak.,"ujarnya.
 L         ebih lanjut,  menurut Kapolres usai pihaknya melakukan penyelidikan dan mengetahui keberadaan tersangka, lalu petugas segera menciduk dikediamannya di Desa  Mulya Jaya, Kecamatan Nibung Muratara Rabu (18/4/2018) sekitar pukul  22.00 WIB,  .Tersangka berhasil di amankan,  tanpa ada perlawanan dan tersangka pun mengakui perbuatannya, sudah melakukan pemerkosaan tersebut,"pungkasnya. (A.KURNIAONE)

Friday, 20 April 2018

Sungguh Miris, 9 Tahun Anak Kandung Jadi “Budak Nafsu” Sang Ayah Durjana


Rejang Lebong,  LHI 
Sungguh malang Nasib Bunga bukan nama sebenarnya, Sejak umur 7 tahun sudah dijadikan budak nafsu sang ayah kandung bertahun-tahun lamanya, Kini usia bunga sudah menginjak 16 tahun , dan  dirinya tidak mampu menahan beban berat  dialaminya, dan akhirnya bunga pun menceritakan aib ini kepada sang ibu kandung,
             “Saya tidak menyangka, suami saya nekad berbuat tak senonoh terhadap putri kandungnya sendiri, Apalagi hal ini diketahui dilakukan sejak bunga  masih berusia 7 tahun dan baru masuk sekolah dasar,  Namun ia sudah jadi korban kekerasan pencabulan ,” kata WN (33) ibu korban  dihadapan penyidik 
Menurut ibu korban menyesalkan perbuatan suami yang  mengambil kesucian dan kehormatan darah dagingnya sendiri, maka dirinya melaporkan kepada pihak berwajib, agar suaminya di hukum atas perbuatannya," Tidak benar Pak, karena  seminggu hingga 2 kali, kita begituan. Tapi saya heran , kenapa suami saya sangat tega  terhadap putri kandungnya sendiri,”ujarnya lirih.
            Terbongkarnya  kasus persetubuhan sedarah antara ayah dan anak ini  membuat warga desa setempat heboh, karena  bak kata pepatah sebuas-buasnya harimau tidak pernah akan memakan anak kandung sendiri.
            Namun tidak berlaku bagi seorang ayah durjana,  bernama Arianto(36) warga Desa Air Kati, Kecamatan Padang Ulak Tanding (PUT), Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, ( Perbatasan Kota Lubuklinggau) . Betapa tidak, berdalih tidak pernah dikasih jatah  berhubungan badan sama sang Istri, akhirnya merampas kehormatan anak kandungnya sendiri
            Sementara itu, Kapolres Rejang Lebong, AKBP Hordiva Sik melalui Kapolsek PUT, IPTU Djarkoni didampingi Kanitreskrim IPDA Alkira mengatakan,  terungkapnya kasus pencabulan terhadap anak kandung ini berdasarkan adanya  laporan WN ibu korban, Jumat (20/4/2018).
            Setelah mendapat laporan, Anggota pun bergerak cepat dengan melakukan penyelidikan kebenaran laporan tersebut dan menyelidiki keberadaan pelaku. Setelah memastikan kebenarannya, anggota langsung melakukan penangkapan terhadap pelaku.
            “Satu jam setelah mendapat laporan, kita langsung memimpin penangkapan terhadap pelaku yang kini sudah menjadi tersangka di Desa Air Kati, saat itu pelaku sedang berada diacara persedekahan rumah warga setempat”pungkasnya  ( A. Kurniaone/ Mnsur)

Pemda Pangandaran Lakukan Persiapan Kedatangan Presiden Jokowi Pada Senin Mendatang


Pangandaran LHI
Presiden Joko Widodo (Jokowi) dijadwalkan akan melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Jawa barat tepatnya ke kabupaten pangandaran, kedatangan presiden joko widodo ke kabupaten pangandaran untuk meresmikan keranjang jaring apung (KJA) Offset dari kegiatan kementrian kekuatan dan perikanan(KKP), kedatangnya di rencanakan tanggal 23 hingga 24 april mendatang. 
            Kesiapan itu ditandai dengan peninjau ke sejumlah wilayah yang akan dikunjungi Presiden Jokowi. Rencananya, presiden dan rombongan akan ke Kabupaten Pangandaran dengan agenda kunjungan kerja ke berbagai lokasi.
            "Agar semua dapat berjalan lancar dan aman, tentunya kita sebagai yang punya wilayah sedapat mungkin acara kunjungan kerja RI I ini dapat berjalan aman dan lancar. Kita siap kan segalanya mulai dari tempat sampai dengan terselenggaranya semua acara yang di gelar di kabupaten Pangandaran," ujar Bupati pangandaran H Jeje Wiradinata. 20/04/2018.
Keberangkatan presiden jokowi ke KJA Offshor di pusatkan dari Cikidang Ds Babakan,pangandaran.
            Rasa kegembiraan di ungkapkan Bupati Pangandaran atas rencan datangnya peresiden Jokowi ke pangandaran,pasalnya momen ini momen sejarah paling penting dan paling berharga untuk kabupaten pangandaran,karena baru kali ini kabupaten pamgandaran mendapat kunjunganya, ungkap Bupati Pangandaran. (Agus S) 

Wakil Bupati OKU Selatan Sholehien Abuasir, S P, M.Si Lantik 9 Pejabat

     OKU Selatan LHI, Pemerintah Kabupaten OKU Selatan melalui Badan Kepegawaian Pengembangan dan Sumber Daya Manusia Kabupaten OKU Selatan, menyelenggarakan acara Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan Administrator dan Pengawas di Lingkungan Pemerintah Kabupaten OKU Selatan.

     Hadir dalam kesempatan ini Wakil Ketua II DPRD Kabupaten OKU Selatan Hendri Usman, Sekretaris Daerah Kabupaten OKU Selatan H. Romzi, S. E., M. Si., Kepala BKPSDM Kabupaten OKU Selatan Joni Rafles, AP., M. Si.
Sambutannya Wakil Bupati OKU Selatan menyampaikan, mari bersama-sama bergerak cepat mewujudkan berbagai program pembangunan diberbagai lintas sektor di Kabupaten OKU Selatan, baik di bidang pendidikan, infrastruktur, maupun bidang lainnya, untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.  Wakil Bupati OKU Selatan percaya dengan potensi yang dimiliki dan disertai kerja keras, perubahan itu secepatnya dapat dicapai. 
       Dengan bekerja kita dapat menghadirkan berbagai program pembangunan untuk kepentingan masyarakat.  Wakil Bupati juga menyampaikan bahwa Aparatur Sipil Negara Kabupaten OKU Selatan diharapkan memiliki integritas, profesional, netral dan mampu menyelenggarakan pelayanan publik serta mampu menjalankan peran sebagai unsur persatuan dan kesatuan bangsa.  Oleh karenanya setiap pejabat hendaknya mempunyai kemauan yang kuat untuk memiliki wawasan yang luas dan siap membantu pimpinan dalam merumuskan dan melaksanakan kebijakan.
      Wakil Bupati OKU Selatan kembali berharap kepada Pejabat yang telah dilantik agar segera melaksanakan tugas dan fungsi sesuai dengan ketentuan peraturan Perundang-Undangan  yang berlaku, segera menyusun program kerja untuk meningkatkan kualitas kinerja sesuai dengan Standar Pelayanan Minimal,  dan dapat memberikan pelayanan yang cepat, tepat dan akuntabel.
      Adapun 9 (sembilan) Nama  Pejabat yang di lantik dan Pengambilan Sumpah Jabatan Administrator dan Pengawas di Lingkungan Pemerintah Kabupaten OKU Selatan :
1. Putra Jaya, S. Pd., M. Si. Camat pada Kecamatan Pulau Beringin. 
2. Rahmad Astariz, S. E.  Kepala Bagian Penganggaran dan Pengawasan pada Sekretariat DPRD Kabupaten OKU Selatan. 
3. Ahmad Farid Effendy, S.T. Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten OKU Selatan. 
4. Andry Bastian, S.T.,M.M. Sekretaris Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kabupaten OKU Selatan. 
5. Des Budaya, S. T. Kepala Bidang Kawasan Permukiman dan Pertanahan pada Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kabupaten OKU Selatan. 
6. Erwin Romadhoni, S. T.   Kepala Bidang Sumber Daya Air pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten OKU Selatan. 
7. Erik Rahendra, S.T.,M.M. Kepala Seksi Operasi dan Pelaksanaan pada Bidang Sumber Daya Air Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten OKU Selatan. 
8. M. Yusuf, S.ST. Kepala Sub Bagian Tata Usaha pada Sekretariat Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten OKU Selatan. 
9. Rusmalinda, S.T. Kepala Sub Bagian Perencanaan dan Keuangan pada Sekretariat Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kabupaten OKU Selatan.

 ( Rahim, Bas )

Wakil Bupati Pangandaran Serahkan Rencana Peraturan Daerah Tata Ruang Wilayah ke DPRD


Pangandaran LHI
Wakil Bupati Pangandaran H Adang Hadari mengajukan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Rancangan Tata Ruang Wilayah tahun 2018 -2038 sesuai amanat Undang Undang No 12 tahun 2011 tentan pembentukan undang undang Perpres  No 87 tahun 2014  ke DPRD Kabupaten Pangandaran. Pengajuan tersebut dilakukan untuk mengubah sejumlah penggunaan wilayah di Kabupaten pangandaran,hari Jum’at (20//4/18).
Pengajuan raperda dilakukan melalui Rapat Paripurna di DPRD yang  dipimpin oleh Ketua DPRD Kabupaten pangandaran H Iwan M Ridwan SPd MPd
          Wakil Bupati Pangandaran menyatakan, revisi RTRW Kabupaten Pangandaran telah mendesak untuk dilakukan. Secara eksternal, telah terjadi perubahan kebijakan nasional yang tertuang dalam bentuk peraturan. “Peraturan perundang-undangan yang sangat berpengaruh terhadap perubahan kebijakan Rencana Tata Ruang Kabupaten Pangandaran yaitu Peraturan Presiden Nomor 58 Tahun 2014 tentang Rencana Tata Ruang  wilayah kabupaten pangandaran untuk mewujudkan tatanan hidup masayarak umum di Kabupaten Pangandaran”ujarnya
          Menurut wakil bupati, dengan berlakunya peraturan perundang undangan ini, perda RTRW dan perda tentang Rencana Rinci Tata Ruang beserta Peraturan Zonasi yang bertentangan dengan perpres harus disesuaikan. “Karena harus sesuai dengan undang-undang,” paparnya.
          Menurutnya, rencana peraturan tata ruang wilayah diperlukan agar RTRW Kabupaten pangandaran dapat berfungsi secara optimal sebagai matra keruangan dari pembangunan daerah. Juga dasar kebijaksanaan pokok pemanfaatan ruang di wilayah Kabupaten pangandaran.
          “Rencana peraturan  tata ruang ini dilakukan dalam rangka melihat kesesuaian antara rencana tata ruang dan kebutuhan pembangunan yang memperhatikan perkembangan lingkungan strategis dan dinamika internal, serta pelaksanaan pemanfaatan ruang,” papar dia.
          Setelahnya rapat penyerahan rencan peraturan tentang tata ruang wilayah, di lanjutkan pandangan umum dari berbagai praksi, berbagai pandangan umum dari pakai mendukung dan mengevaluasi rencana peraturan tata ruang wilayah. “Dengan di ajukannya rencana peraturan daerah saat ini, terdapat beberapa kondisi lingkungan strategis, dinamika pembangunan, dan permasalahan teknis yang terkait dengan lampiran peta RTRW Kabupaten Pangandaran. Oleh karena itu, pemerintah daerah berupaya menyusun peraturan daerah RTRW Kabupaten Pangandaran,”ujarnya.  (Agus S) 

Tiga Pengedar Sabu dibekuk Polisi, Satu Pelaku Kedapatan Membawa Senpi


Musi Rawas,LHI
Keberhasilan Satuan (Sat) Narkoba Polres Musi Rawas (SUMSEL) dalam mengungkap kasus Narkoba patut diacungkan jempol, Betapa tidak, Karena sedikitnya tiga pengedar narkoba jenis kristal putih ( sabu) berhasil  di bekuk, pada kamis lalu (19/4/2018) di lokasi berbeda,
            Ketiga orang pelaku berinisial,  SM (29) warga Dusun II Desa Muara Kati Kecamatan Tiang Pungut Kepumpung (TPK) kedapatan Barang Bukti (BB) dua bungkus paket ukuran besar sabu-sabu, 17 bungkus paket ukuran kecil berisi sabu dan satu buah kotak rokok.  Lan(27) warga Dusun II Desa Muara Kati Kecamatan Tiang Pungut Kepumpung (TPK) ditemukan satu buah pireks berisi bekas sabu-sabu, satu buah bong dan dua buah korek api ,dan terakhir AS(29) warga Jalan HM Syueb Tamat Kecamatan Karang Dapo Kabupaten Muratara. ditemukan BB,  enam bungkus paket sabu, satu buah pireks kaca, satu pipet yang dibentuk miring skop, 30 plastik klip transparan kosong bersama satu pucuk senpira (Senjata Api Rakitan-red) laras pendek beserta satu butir amunisi kaliber.
            Kapolres Musi Rawas,  AKBP Bayu Dewantoro, SIK didampingi Kasat Narkoba, Iptu Suryadi dalam press release di Mapolres Musi Rawas, Kamis (19/4/2018). tiga orang pelaku yang kini sudah menjadi  tersangka dilakukan penangkapan dilokasi  berbeda,
            Namun, ketiga tersangka ini, satu sama lain saling berkaitan dan masih memiliki hubungan,   “Berawal polisi melakukan penangkapan terhadap tersangka SM,  lalu  tersangka Lan, dan terakhir tersangka AS,” terang Kapolres,
            Lebih lanjut, untuk  tersangka AS berdasarkan pengembangan, termasuk kedapatam senpira,  " Sejauh ini polisi masih melakukan pengembangan dan penyelidikan asal pasokkan barang haram ini, Karena Polres Musi Rawas terus berkomitmen akan memberantas segala macam bentuk narkorba, Sesuai dengan program BERSINAR, Bersih dari narkoba,"Pungkasnya. ( A. Kurniaone/ Holil)


Kanit Regident Polres Banjar Iptu Asep Bersama Polwan Peringati Hari Kartini dan Siap Layani SIM Online

Kota Banjar Jabar, LHI,- Kasat Lantas Poles Banjar Polda Jabar melalui Kanit Regident Iptu Asep Kusmana, SH bersama Polwan pada Jumat pagi (20/04/18) mulai pukul 07.00 Wib melaksanakan giat membagikan snack coklat kepada pengendara yang melintas di seputar Alun - alun Kota Banjar.

Kanit Regident Polres Banjar Polda Jabar Iptu Asep Kusmana, SH di sela kegiatannya menyampaikan kepada LHI bahwa kegiatan tersebut dalam rangka memperingati hari Kartini yang mana Polres Banjar ingin memberikan kesan yang manis. Sosok Kartini perempuan Indonesia harus menjadi suri tauladan bagi semua perempuan termasuk bagi Polwan.

Polwan Polres Banjar membagikan snack dengan mengenakan pakaian kebaya ala Kartini kepada pengendara dan ibu - ini yang menyapu di area Alun - alun Kota Banjar.

Kanit Regident Asep Kusmana, SH menambahkan bahwa di Polres Kota Banjar kini sudah dapat melayani perpanjangan dan pembuatan baru SIM secara online bagi seluruh warga Indonesia (luar Banjar).

"Bagi anda dari manapun, asal sudah memiliki E-KTP, sudah cukup umur, dan dinyatakan sehat bisa dilayani perpanjangan dan bikin baru SIM secara online di Polres Banjar" Tegas Kanit Regident Asep Kusmana, SH. (Eky)

Banggar LKPJ DPRD Kabupaten Pangandaran Lakukan Uji Petik


Pangandaran LHI
Badan Anggaran  (Banggar)   DPRD Kabupaten Pangandaran melakukan uji petik soal beberapa bangunan puskesmas untuk penyesuaian LKPJ tahun anggaran 2017. Uji petik tersebut dimulai dari Puskesmas Parigi, Puskesmas Pangandaran dan Puskesmas Padaherang.Beberapa anggota DPRD kabupaten Pangandaran melakukan uji petik lapangan berkaitan dengan LKPJ.,hari Kamis (19/04/18).
          “Uji Petik ini dilakukan untuk membuktikan apakah anggaran yang di alokasikan untuk pembangunan puskesmas benar benar sesuai dengan LKPJ, seperti yang disampaikan oleh Bupati Pangandaran H Jeje Wiradinata,” ungkap Adang Susunan saat melakukan uji petik di Puskesmas Pangandaran. 
          Adang menambahkan,bahwa  uji petik lapangan yang dilakukan anggota dewan ini bukan hanya memantau penyesuaian anggaran saja, namun mengevaluasi kekurangan kekurangan yang harus dipenuhi atau diperbaiki.
          Dia mengakui , uji petik lapangan yang dilakukan pada beberapa puskesmas, ada beberapa kekurangan yang ditemukan dan perlu sesegera mungkin ditindaklanjuti,
          Seperti yang terpantau oleh beberapa anggota dewan saat uji petik di Puskesmas Pangandaran di antaranya dapur yang kurang besar, kamar mayat yang di pungsikan menjadi gudang dan pagar yang belum di bangun.
          Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran H Iwan M Ridwan mengatakan,seluruh program yang pernah di sampaikan melalui LKPJ tahun anggaran 2017 oleh Bupati Pangandaran akan di uji petik kebenarannya.  Setelahnya selesai uji petik yang dilakukan anggota dewan ,maka akan dibuatkan laporan yang akan di sampaikan kepada pihak eksekutif. (AGUS.S)***

Thursday, 19 April 2018

Nyaman Dengan Keberadaan SATGAS 323 Kostrad, Warga Sukarela Serahkan Senjata Rakitan

Papua, LHI,- Kehadiran Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Raider 323/BP Kostrad di tanah Papua bertujuan untuk menjaga stabilitas keamanan dan mempertahankan kedaulatan wilayah NKRI di perbatasan. Implementasi pelaksanaan tugas pokok satgas diaplikasikan dengan berbagai kegiatan, baik di bidang intelijen, operasional maupun teritorial.

Berbagai kegiatan tersebut, khususnya di bidang teritorial, membuahkan hasil manis yakni terciptanya hubungan yang harmonis antara prajurit TNI dengan warga masyarakat perbatasan.

Hal ini yang memicu salah seorang warga Kampung Kuyu, berinisial YA, umur 36 tahun, secara sukarela menyerahkan senjata rakitan yang selama 23 tahun ia simpan. Pada awalnya, senjata ini dibawa dan disimpan oleh ayahnya yang pernah tergabung dalam kelompok separatis, sebelum akhirnya meninggal pada tahun 1995. Sdr. YA menyerahkan senjata tersebut kepada anggota Pos KM 53 Satgas Yonif Raider 323/BP Kostrad pada tanggal 19 April 2018 yang diterima langsung oleh Danpos KM 53 Letda Inf Ari Surahman di areal hutan sekitar pos.

Masih adanya masyarakat yang menyimpan senjata sisa-sisa pergolakan keamanan masa lalu memang masih dapat meresahkan warga. Pasi Intel Satgas Lettu Inf Muhammad Fikri juga menghimbau kepada seluruh masyarakat yang masih memiliki ataupun menyimpan senjata api baik organik maupun rakitan, agar dengan kesadaran hati menyerahkan kepada pihak keamanan. "Hal ini bertujuan untuk menciptakan kondisi wilayah yang aman dan tentram terlebih di perbatasan negara", tambahnya. (Fikri - Eky)

Kapolres Banjar AKBP. Matrius Makan Malam Bersama Penyelenggara Pilkada dan Kedua Paslon

Kota Banjar Jabar, LHI,- Kapolres Banjar AKBP. Matrius menggelar makan malam bersama penyelenggara Pilkada serentak di Kota Banjar.

Kedua pasangan calon wali kota dan wakilnya turut hadir dalam acara makan malam di Rumah Makan Bu Joko Kota Banjar.

Hadir pula dalam kegiatan tersebut Ketua KPU dan Panwaslu serta Sekda Kota Banjar kemudian unsur muspida.

Dalam sambutannya, Kapolres Banjar AKBP Matrius menjelaskan pihaknya menyiapkan 200 personil dari kekuatan polres Banjar belum termasuk unsur dari TNI.

"Pasangan calon nomor 1 dan 2 mari kita meriahkan pesta demokrasi ini dengan hati damai tulus dan ikhlas. Siapapun yang terpilih itulah putra Banjar terbaik. Sudah tak zaman bikin kegiatan provokatif, adu domba dan sebagainya," kata Kapolres Banjar.

Ia menambahkan pada ajang pilkada di Jawa Barat khususnya pula Kota Banjar tidak menggunakan hak pilih, bukan pilihan yang baik.

‎"Kami mengajak masyarakat berpartisipasi maksimal. Golput bukan pilihan. Jika niatnya membangun Banjar Insya Allah memilih. Bersihkan hati dan pikiran, mari lakukan pesta demokrasi ini dengan baik, ikhlas dan jujur," ujar AKBP Matrius.

Ketua KPU Banjar Daniel Muchlis menambahkan sebagai penyelenggara pilkada, pihaknya berterima kasih pada jajaran Polres Banjar yang mengawal seluruh tahapan pilkada serentak di Kota Banjar.

"Kami bangga dengan kinerja Polres Banjar yang mengawal seluruh tahapan pilkada sehingga sampai saat ini tahapan pilkada berjalan dengan lancar," kata Daniel. (Eky - Sandi)

Satu Pelaku Pembobol Gudang Arsip Diringkus Polisi


Lubuklinggau,LHI 
Berkat kesigapan anggota Polsek Lubuklinggau Timur, akhirnya satu dari lima orang diduga  pelaku pembobol gudang arsip Pemerintah Kabupaten Musi Rawas,  berhasil di ringkus anggota Polsek Lubuklinggau Timur,  Peristiwa ini terjadi, Selasa ( 17/4/2018) sekitar pukul  03.00 WIB  di jalan Pembangunan, eks Komplek perkantoran bupati Musi Rawas
            Selanjut pelaku yang  kini statusnya sudah menjadi tersangka, berinsial TN (29) warga Jalan Darma II  RT 02 Kelurahan Marga Rahayu Kecamatan Lubuklinggau Selatan II Kota Lubuklinggau (Sumsel) sedangkan empat orang lainnya berhasil kabur dan masuk dalam Daftar Pencarian Orang(DPO)
Kapolres Lubuklinggau AKBP Sunandar, SIK melalui Kapolsek Lubuklinggau Timur AKP Hadi S membenarkan  penangkapan terhadap tersangka, (17/4/2018) sekitar pukul 05.30 WIB,  berdasarkan laporan HRM PNS Satpol PP Kabupaten Musi Rawas  ke Polsek Lubuklinggau Timur, Kemudian,  mengenai  modus operandi yang dilakukan Setelah berhasil masuk kedalam melalui atap gudang langsung membuka pintu samping yg  tergembok,
" Pelaku berhasil kita ringkus,  tanpa perlawanan  saat hendak menjual barang hasil pencurian tersebut,  di seputaran Jalan Sultan Mahmud Badarudin II Kelurahan Marga Rahayu Kecamatan Selatan II, dipimpin langsung Kanit Sabhara, SPK dan anggota Reskrim
Bersama barang bukti (BB) yang berhasil disita yaitu arsip film milik Kabupaten Musi Rawas, 24 buku arsip laporan keuangan Pemkab Mura, 28 buku kontrak pengadaan barang dan jasa, 10 buku penghitungan APBD Kabupaten Musi Rawas dari th 2001 s / d 2010, Satu karung kwitansi perjalanan Pemkab Musi Rawas, " Dua kardus kwitansi perjalanan dinas Pemkab Mura, Dua batang besi panggung sepanjang dua meter, Baleho merk jarum untuk membungkus besi, Satu buah obeng dan Dua buah tas sandang.
            Nominal kerugian barang yang digondol ini tidak dapat ditaksirkan, karena sebagian besar merupakan arsip-arsip yang merupakan barang-barang penting yang dimiliki Kantor Pemerintah Kabupaten Mura yang berisikan dokumen pemerintahan,"pungkasnya ( A. Kurniaone/ Humas Polri)


Kondisi Hutan Bakau di Pesisir Pantai Kab.Kepulauan Meranti Makin Memprihatinkan


Selatpanjang, LHI.
Hutan bakau / mangrove di pinggir Selat di Pulau-Pulau besar di Kabupaten Kepulauan Meranti sangat kritis alias gundul, seperti Selat Suwir, Selat Rengit, Selat Sungai Sodor, Selat Asam Teluk Belitung, semua Selat mengelilingi 4 Pulau besar yaitu : 1. Pulau Tebing Tinggi, 2. Pulau Rangsang, 3.Pulau Merbau, 4. Pulau Padang.
Hutan mangrove bakau adalah pelindung tebing pantai di sepanjang sungai dan selat dari ancaman abrasi, runtuhnya tebing, hutan kayu bakau juga tempat biota laut bertelur di sela-sela jangkar bakau. Oleh sebab itu hutan bakau harus dilestarikan  melalui kelompok masyarakat yang tinggal di pesisir pulau sepanjang Selat yang berdekatan dengan perkampungan di setiap pulau yang ada di 4 pulau besar.
                        Pihak Kehutanan yang sudah lama bertugas di Selatpanjang sekarang bertugas di Pemda Kabupaten Kepulauan Meranti  harus transparan menjelaskan di pulau mana penanaman kayu hutan bakau atau dana reboisasi sudah terlaksana di lakukan masyarakat desa mana di libatkan dalam penanaman kayu bakau? Siapa dan perusahaan mana melakukan penanaman hutan kayu bakau?
                        Karena di sepanjang selat dan sungai menjamurnya kilang arang bakau seolah-olah hutan kayu bakau milik pengusaha kilang Arang bakau yang bernaung di Koperasi KopSilva.
                        Ketua LSM PEKKI Riau Muhammad Rasyid, menduga ada oknum kehutanan bernaung alias memenet di Koperasi KopSilva di Selatpanjang. “Jangan ada bahasa, menyalahkan masyarakat yang merambah hutan masyarakat, tak pernah dibina secara rutin untuk melakukan penanaman penghijauan hutan bakau.”ujarnya.
                        M.Rasyid menambahkan, pemerintah daerah Kab.Kepulauan Meranti harus membentuk Tim Gabungan serta melibatkan masyarakat yang tinggal di pesisir tebing hutan bakau di 4 Pulau Besar di Kabupaten Kepulauan Meranti untuk menjaga dan melestarikan hutan kayu bakau/ makruf. (RAMLI ISHAK) ***

Wednesday, 18 April 2018

Komunitas Pecinta Iguana Batam Menggelar Kontes Iguana di Panbill



Batam, LHI
Para pencinta reptil herbivora, khususnya iguana yang ada di Batam, berkumpul merayakan pertunjukan Komunitas Pecinta Iguana (KPI) Batam di Panbill.Mereka merayakan dengan menggelar sejumlah kegiatan di antaranya perlombaan antar anggota komunitas, hari Minggu 15 April 2018.
                "Acara KPI Batam ini sengaja kita gelar di area parkir panbill dengan tujuan untuk mempererat silaturahmi antar sesama anggota KPI Batam itu sendiri," kata Agung, Ketua KPI Batam.
                Agung menjelaskan bahwa komunitas ini merupakan kumpulan para pecinta hewan yang mirip bunglon besar tersebut, dan terbentuknya komunitas ini memang didasari pada kecintaan sejumlah orang terhadap iguana.
                “Komunitas ini juga sebagai sarana untuk berbagi informasi tentang reptil berdarah dingin ini," kata Ibu Saragih, saat ditemui LINTAS HUKUM INDONESIA  di sela-sela acara pertunjukan KPI Batam.
                Keberadaan KPI ini juga bertujuan untuk mengedukasikan masyarakat tentang apa itu iguana dan bagaimana cara perawatannya.Dengan begitu, akan semakin banyak orang yang menjadikan iguana sebagai hewan kesayangan layaknya hewan-hewan peliharaan lainnya.
"KPI rutin kumpul dengan para anggota. Biasanya kita lakukan dua kali dalam sebulan. Selain itu untuk mempererat tali silaturahmi," tambah Agung.
                Saat perayaan KPI ingin menghilangkan anggapan bahwa iguana adalah satwa berbahaya. Sebab itu, komunitas ini punya kegiatan rutin berupa edukasi kepada masyarakat tentang iguana.
“Banyak orang yang menganggap iguana garang dan jahat sesuai dengan bentuknya. Padahal hewan ini justru sebaliknya. Iguana merupakan hewan yang mudah bersahabat dengan manusia, mudah dipeliharam dan dirawat," katanya.
                Untuk mengedukasi masyarakat, saat ini KPI bekerja sama dengan Radison Hotel membuat even mingguan yang berisikan tentang pengenalan iguana, bagaimana memberi makan, merawat, serta memeliharanya."Masyarakat yang ingin tahu dengan hewan iguana, bisa datang ke Radison Hotel setiap Sabtu. Nanti akan diberi penjelasan dan edukasi mengenai hewan iguana tersebut," ujarnya.
                KPI Batam kini sudah memiliki anggota lebih dari 25 orang yang berasal dari berbagai profesi dan usia. Para anggota KPI tidak hanya punya iguana tetao hewan reptil lainnya seperti ular piton.
"Di sini tidak hanya iguana. Teman-teman juga hobi memelihara ular piton dengan berbagai jenis,”kata Agung. Bagi masyarakat yang ingin bergabung dengan KPI bisa menghubungi langsung ke nomor 081266981112.
Banyak  orang beranggapan iguana adalah hewan karnivora karena tampangnya yang sangar dan berduri di bagian punggungnya. Kenyataannya, iguana adalah hewan herbivora yang memakan tumbuh-tumbuhan."Banyak orang yang takut karena menganggap iguana merupakan hewan karnivora. Padahal hewan ini sangat mudah beradaptasi dengan manusia dan mudah dirawat menjadi hewan peliharaan,"kata Ameng, anggota Komunitas Pecinta Iguana (KPI) Batam.
                Dia mengatakan, merawat iguana pun tidaklah sulit. Yang terpenting, harus dijemur langsung di bawah sinar matahari setiap harinya. Waktu yang dibutuhkan iguana untuk berjemur dan menyerap sinar matahari sekitar 15 menit per hari. Lebih baik lagi jika iguana berjemur antara pukul 08.00 - 10.00 WIB.
                "Setiap hari harus kena sinar matahari. Kalau cuaca tidak mendukung atau musim hujan, iguana harus berjemur di bawah panas dan pencahayaan sinar lampu UV. Sinar UV ini baik untuk menjaga metabolism dan pertumbuhan tulang pada iguana. Tanpa sinar ultra violet, iguana akan mudah sakit dan bisa menyebabkan kematian," katanya.
Ameng mengaku, punya hobi memelihara iguana ini karena tampangnya sangar dan seram, namun merupakan hewan yang mudah beradaptasi dengan manusia.."Kelihatanya sangar dan garang. Dari tubuhnya saja bentuknya menyeramkan, namun hewan ini malah hewan yang mudah dipelihara," katanya.
                Apa  sih makanan utama iguana? Ternyata tidaklah sulit karena reptil ini sangat suka makan sayur. Bahkan, kata Ketua Komunitas Pecinta Iguana (KPI). (Tio Naibaho/Jahotman)****

Bupati Bengkalis Buka MTQ Tingkat Kecamatan Bukit Batu


Bengkalis, LHI
Pemerintah Kecamatan Bukit Batu menggelar Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) ke-29, di Desa Bukit Batu, Kecamatan Bukit Batu, Minggu, 15 April 2018 malam.Pembukaan MTQ yang dipusatkan di samping Kantor Desa Bukit Batu ini berlangsung meriah, baik masyarakat setempat maupun masyarakat luar Desa Bukit Batu berondong-bondong menyaksikan pembukaan MTQ.Kehadiran Bupati Amril didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Bengkalis, Kasmarni dan Sekretaris Daerah, H Bustami HY beserta isteri membuat kemeriahan pembukaan MTQ ini semakin bertambah.
                Selain bentuk astaka yang menarik, diominasi warna biru, pelaksanaan MTQ yang berlangsung hingga 21 April mendatang ini juga dilengkapi dengan 10 Stand Pameran untuk anggota PKK, 1 Stand untuk SMP Negeri 2 Bukit Batu dan 2 Stand Bumdes. Ditambah sekitar 60 stand bagi pedagang lokal dan pedagang luar Kecamatan Bukit Batu.
                Bupati Amril menghimbau masyarakat untuk mendukung dan menyemangati generasi muda agar gemar membaca dan mempelajari Al-Qur'an."Pelaksanaan MTQ sudah tidak asing bagi kita, untuk itu mari kita jadikan MTQ ini sebagai media intropeksi sejauh mana kita memahami Al-Qur'an, yang terpenting bukan mencari juara namun bagaimana kita mau mengevaluasi hidup dan kehidupan kita agar kedepan lebih baik," ajaknya.
                Dibagian lain, salah seorang masyarakat Desa Bukit Batu, Maya mengaku senang desanya dijadikan sebagai tuan rumah MTQ ke-29 Tingkat Kecamatan Bukit Batu, menurutnya bisa menjadi hiburan tersendiri bagi masyarakat sekitar."Alhamdulillah, kalau tidak salah ini yang kedua kalinya desa kami jadi tuan rumah, kami sangat senang, karena bagi saya, keluarga dan masyarakat di sini, pelaksanaan MTQ ini menambah hiburan khusunya dari segi keagamaan. Desa kami juga makin ramai dikunjungi masyarakat  dari desa lainnya," ungkap ibu dari 3 orang anak ini.(AUZAR)***


Popular Posts