11 December 2018

Pelantikan PAW, Ani Kurnia Wati Resmi Jadi Anggota DPRD OKU Selatan


OKU Selatan LHI, 
Ani Kurniawati dari Partai PKPI resmi menjabat DPRD Kabupaten OKU Selatan.menggantikan Sriyani yang calon lompat Partai Nasdem. Pelantikan dan pengambilan sumpah di lakukan dalam rapat paripurna istimewa Pergantian Antar Waktu ( PAW ) di gedung DPRD Kabupaten OKU Selatan.
            Ketua DPRD Kabupaten OKU Selatan Yohana Yudayanti SE mengatakan, PAW dilakukan karena posisi satu kursi dari Partai PKPI sebelumnya kosong setelah anggota lama calon pindah partai ke Partai Nasdem. Penggantinya yakni Ani Kurnia Wati ini dari Daerah Pemilihan (Dapil) II.
            Dapil II merupakan daerah pemilihan dari Ani Kurniawati  pada pemilu sebelumnya meliputi Kecamatan Buay Pemaca, Buana Pemaca dan Simpang. “Pelantikan dan pengambilan sumpah anggota DPRD PAW dilakukan DPRD OKU Selatan karena surat dari gubernur Sumatera Selatan,” ujar Yohana Yudayanti.
            Surat dari Gubernur Sumatera Selatan yang diterima DPRD OKU Selatan tentang Pemberhentian dan Peresmian Pengangkatan Pengganti Antar waktu Anggota DPRD OKU Selatan. Surat tersebut sudah diterima. Isi surat yakni, Gubernur meresmikan pemberhentian Sri yani dari Partai PKPI sebagai anggota DPRD OKU Selatan yang calon lompat Partai. Sebagai penggantinya yakni Ani Kurnia Wati. “Usai diambil sumpah dilantik maka Ani kurnia Wati resmi bertugas dan menjabat sebagai anggota DPRD OKU Selatan.
Wakil Bupati Sholehien Abuasir mengatakan, DPRD mempunyai tugas membentuk Peraturan Daerah (Perda) bersama Pemerintah Daerah melaksanakan penyusunan APBD. Dewan juga mempunyai tugas pengawasan terhadap Perda dan APBD serta wewenang lain yang diatur dalam perundang-undangan.
Berhasil tidaknya penyelenggaraan pembangunan di daerah salah satunya tergantung kepada peran DPRD terutama pada pelaksanaan program pembangunan. “Saya ucapkan kepada Ani Kurnia Wati setelah dilantik tunjukan aktifitas kerja sebagai wakil rakyat dengan berperan aktif dalam seluruh kegiatan di DPRD OKU Selatan,” ujarnya.  (BAS/RAHIM/Adv)***


Ketua Harian Forum GMCB Angkat Bicara Soal Cina Town Kawasan Suryakencana


Bogor ,LHI
Ini sejarah yang nilainya sangat history atau sejarah yang tidak bisa diputar balik?.Hanya karena ingin meraup PAD sektor usaha dan jasa berjuluk Investasi atau penanaman modal asing di Kota Bogor.
Menurut ketua Harian Forum Gema Media Center Bogor (GMCB ) Agus Bagya mengatakan,sejarah itu bernilai dan sangat menentukan masa depan suatu bangsa dan negara,Kalau memutar balikan sejarah itu termasuk penyesatan bagi generasi bangsa,kawasan Suryakencana Kota Bogor ini memang merupakan pusat perdagangan sejak jaman kolonial dulu artinya jika dikaitkan pada sebuah pemikiran Cina Town,lalu dimana korelasi kebenarannya Kota Bogor? dikawasan itu memang identik dengan sentra perdagangan dan pemukiman etnis tapi salah jika dikatakan Cina Town,ini mengiris arti toleransi bagi mereka sendiri yang selama ini hidup rukun dengan kawasan sekitarnya,semisal kawasan Empang ,di Kawasan Pulo Geulis,Kawasan Sukasari .
Jangan menjual icon dan Brand dengan alasan menarik investasi dan kucuran dana APBN dan APBD dikawasan itu dengan istilah Cina Town,tapi Bogor telah disatukan sejak dulu dengan ikatan batin satu dalam kebhinekaan dan sejarah yang telah lama diretas para pendahulunya,"Bogor Nu Kiwari Hancik Nubihari ,Sejak Ayeuna Sampeureun Jaga" itu motto sejarah Kota Bogor.Artinya Bogor sekarang adalah Bogor masa lalu.
Dan masa sekarang untuk masa depan,saudara Walikota harus runut dan benar jika berkata Bogor,apalagi mau menjual Kota Bogor dengan nama Cina Town pada investor asing,sadarlah tidak setiap ide itu benar jika referensi sejarah saja saudara jual,atas dasar untung dan keuntungan?.Kami Forum GMCB digaris depan dalam hal ini,luruskan sejarah dan jangan menjual serta menganti sejarah dengan Cina Town Suryakencana,Kota Bogor tetap Bogor bukan Cina Town " kata agusbagya tegas.(AK)

09 December 2018

Pemdes Banglas Akan Membangun Jembatan di Pelabuhan Tambat Perahu


Selatpanjang, LHI.
Baru ini LHI turun ke lapangan di Pelabuhan Tambat Perahu Dusun 2, RT.01 RW.01 Dusun Pengkak Desa Banglas Kecamatan Tebing Tinggi Selatpanjang Timur. 2 tokoh pemuda bernama Udin dan Zamri   mengatakan   semenjak jembatan tambat perahu  yang siap dibangun oleh Kades Banglas Samsurizal , setiap minggu dan sore ramai di kunjungi masyarakat tempatan maupun dari Kota Selatpanjang. \
                  Pelabuhan tambat perahu terletak di pinggir Selat Suir air lautnya sangat tenang memikat mata memandang apalagi di sore hari ramai di kunjungi di sepanjang Selat Suir Desa Banglas ditumbuhi hutan kayu bakau termasuk di kiri kanan Pelabuhan Tambat Perahu di tumbuhi hutan bakau sebagai Pelindung Tebing di Pinggir partai pelabuhan tersebut.
                  Kades Banglas Samsurizal  mengatakan kepada LHI sewaktu di Pelabuhan Tambat Perahu mengatakan, “Dalam waktu tak lama saya bersama masyarakat mengadakan penghijauan dan merawat hutan bakau di kawasan wilayah desa yang saya ayomi.”ujarnya
                  Desa Banglas Dusun 2, RT.01 RW.01 Dusun Pengkak berdekatan dengan Jalan Pramuka Jalan yang sangat bergengsi di Ibukota Selatpanjang, di Kabupaten Kepulauan Meranti, sepertinya Jalan Provinsi di Jogjakarta.Di atas jalan tersebut adalah permukiman masyarakat termasuk pelabuhan tambat perahu di pinggir Selat Suir Pelabuhan tersebut sangat perlu mendapat penataan keindahan penghijauan karena di tumbuhi hutan kayu bakau. (PONIATUN)

Warga Desa Babakan Jaya Keluhkan Kondisi Jalan Yang Rusak


Sukabumi, LHI
Miris sekali keaadan di sepanjang jalan dimulai dari  Desa  Babakan jaya terlihat rusak parah dan jalanan yang berlobang  hingga mencapai kurang lebih 1Km bahkan tepatnya di kampung Babakan jaya Rt 12 Rw 03 Desa Babakan Jaya kecamatan Parungkuda kabupaten Sukabumi ini terlihat sangat rusak serta berlubang  jalannya apalagi seperti disaat sekarang di musim hujan air berlinang menutupi lubang kondisi jalan seperti jelas membahayakan bagi para pengguna jalan yang sering lalu lalang melewatinya.
                Seperti penjelasan dari salahsatu warga yang enggan disebutkan namanya ia menuturkan,"Jalan ini sudah hampir 1 tahun lebih belum diperbaiki lagi padahal selain jalan alternatif penghubung ke sukabumi yang tembusannya ke kompa,jalan inipun merupakan sarana  penunjang serta akses jalan bagi perekonomian warga sekitar juga  bagi warga yang setiap hari melewatinya guna menjalankan aktifitasnya atau kegiatan lainnya
Dia menambahkan seharusnya aparat desa dalam hal ini Kepala Desa memperhatikan keaadaan jalan seperti ini,”Padahal setahu saya untuk perbaikan juga perawatan fisik serta infrastruktur ini kan jelas ada anggarannya,atau apakah pemerintah desa dalam hal ini tidak bisa melakukan pengalihan fungsi dari dana ADD untuk kepentingan jalan yang sifatnya sangat urgensi...?jelasnya.
                Masyarakat disini sangat mengharapkan perbaikan jalan, apalagi di musim hujan selain mengakibatkan genangan air yang bisa membahayakan bagi pengendara roda dua seringkali terjadi kecelakaan jatuh dari motor akibat dari kerusakan jalan ini.
                Selain perbaikan jalan,masyarakat juga meminta kepada pemerintah desa juga dinas terkait agar memfasilitasi kendaraan untuk pengangkutan sampah warga disini.karena selama ini warga khususnya masyarakat Babakan jaya mengumpulkan sampah sampai di depan jalan tapi  tidak ada kendaraan sampah yang datang mengangkutnya,sehingga dengan banyak nya sampah yang mnumpuk di jalan,warga masyarakat bingung untuk membuangnya  apalagi kalau turun hujan akibatnya sampah yang dikumpulkan ini terbawa hanyut oleh air dan berserakan di jalanan ini jelas berdampak sekali hingga sampah sampah ini menutup saluran air,hal inilah yang menjadi keluhan warga masyarakat,"tambahnya.  (Gunk)


Barlya Halim Tambusai : “Banjir Genangan Air Hujan di Kota Selatpanjang Seolah-olah Dibiarkan”


Selatpanjang, LHI.
Barlya Halim Tambusai, seorang tokoh masyarakat di Selatpanjang Kab.Meranti menanggapi  tanggapi berita di media online LINTAS HUKUM INDONESIA   “Tiap Musim Hujan, Ruas Jalan di Pusat Kota Selatpanjang Selalu Tergenang Banjir”, yang dimuat beberapa waktu lalu.
                  “Kami sangat berterima kasih atas kejelian LHI mengekspos berita banjir tersebut! Masalah banjir genangan air hujan di dalam Kota Selatpanjang bukan rahasia umum lagi. Berpuluh-puluh tahun lamanya semenjak Selatpanjang masih Kecamatan Kabupatennya Bengkalis, sekarang menjadi Kabupaten Kepulauan Meranti ! Banjir beum juga teratasi,”ujarnya
                  Dia menjelaskan, Kabupaten Kepulauan Meranti hampir 10 tahun roda pemerintahannya! Sampai hari ini masalah banjir genangan air hujan belum mendapat perhatian dari pihak-pihak yang terkait. Genangan air hujan yang sangat memprihatinkan, adalah permukiman masyarakat tanah lot Jalan Revolusi, genangan airnya sampai masuk ke dalam rumah, masyarakat Jalan Kartini di depan hotel berbintang dan sebuah sekolah SD termasuk gedung sekolah kalam kudus, Jalan Imam Bonjol, Jalan Tengku Umar semua ruas jalan tersebut terkena imbas genangan air hujan, apabila hujan ½ jam saja penuh dengan genangan air air hujan di dalam Kota Selatpanjang!
Boleh dikatakan got-got dipersimpangan jalan alias buntu tak berfungsi airnya tak mengalir,
                  Hal senada diungkapkan Ramli Ishak , tokoh masyarakat putra  Desa Kuala Merbau mengatakan,  sebenarnya di dalam Kota Selatpanjang ada  4 buah sungai! Yakni Sungai Borot,   Sungai Juling,   Sungai Nipah, dan  Sungai Alahair. Ini semua komponen saluran pengaliran air, apabila difungsikan! Kita semua tau membangun itu bukan semudah membalikkan telapak tangan.
                  “Peristiwa genangan air hujan di dalam Kota Selatpanjang sudah menahun lamanya di permukiman masyarakat di dalam Kota Selatpanjang, ini sangat mengganggu masyarakat yang terkena genangan air, apabila hujan turun 1 jam saja genangan air masuk ke dalam rumah dan deretan masyarakat berjualan di jalan imam bonjol selatpanjang terganggu aktifitas jualannya juga.  Masyarakat berharap kepada Gubernur yang baru terpilih baru-baru ini semoga dapat kiranya mengatasi masalah banjir di Kota Selatpanjang Kabupaten Kepulauan Meranti. “ungkap Ramli Ishak mengakhiri obrolan.(PONIATUN) ***

Wagub Jabar,Akhirnya Respon Kasus SMA Negeri 1 Kota Bogor


Bogor,LHI
Setelah ramai pemberitaan di Kota  Bogor jadi perbincangan soal dunia pendidikan, kini masalah Gedung SMA Negeri 1(SMANSA) Kota Bogor sudah sampai ke tangan Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum
Dalam jawaban WhatsAp pnya kepada media, Uu  menyayangkan tindakan kepala sekolah tersebut. " Itu aset daerah ya, tentu ini akan disampaikan pada pejabat yang membidanginya.Jelas kami,selalu mengajak  dan menekankan arti pentingnya pelayanan publik dan tertib administrasi terutama taat azas hukum"komentarnya,belum lama ini
            Disisi lain Kadis Pendidikan Provinsi Jawa Barat pun dalam pesan WhatsAppnya membaca link berita tersebut yang dikirim oleh media kepadanya, namun belum memberikan jawaban terkait isi pemberitaan itu ketika diminta tanggapannya.
            Sementara itu Ketua LSM Barisan Monitoring Hukum (BMH) Irianto yang juga merupakan Ketua Gema Media Center Bogor (GMCB) menyatakan dengan tegas agar kasus ini diusut hingga tuntas keranah hukum,"Aturan dan kewenangan daerah atas investasi gedung pendidikan sesuai Undang Undang Otonomi Daerah yakni UU No 23 tahun 2014 telah dikangkangi oleh oknum kepala sekolah SMA Negeri 1 Kota Bogor,Terlebih terbit  Permendagri No 17 tahun 2007 tentang pedoman teknis pemgelolaan barang milik daerah,pasal 7 8 9 dan 10 yang nyata dan tegas mengaturnya.entah atas dasar dan alasan apa hal ini terjadi,apa motiv dan modusnya tentu harus diungkap  dan diusut. Padahal jelas dalam aturan otonomi daerah,bahwa investasi Gedung atau sarana pendididkan menjadi kewenangan pemerintah dan itu menjadi  urusan wajib,tidak dibebankan pada masyarakat atau orangtua siswa walau berdalih sumbangin,"katanya hari Jumat (7/12/2018)
            "Saya meminta pihak terkait yakni Inspektorat Jawa Barat  dan BPKP serta BPKRI melakukan audit keuangan di semua sekolah terutama dijenjang sekolah menengah atas atau SMA sederajat yang sudah menjadi kajian forum kami.
            Ya disekolah SMA Negeri 1 Kota bogor sebagai sample study kasus dan ini merupakan kajian analisis dan ilmiah bukan serabutan.azas dan prinsip penyelenggara negara itu harus taat tertib hukum dan kepastian hukum,mereka para kepsek itu terikat disiplin pegawai negeri  atau ASN maka harus tahu dan sadar adanya azas dan prinsip selain transparan efektif dan akuntabilitas publik,pertanyaan awal jika keuangan yang masuk dan diterima sekolah, kenapa tidak bisa dibuka pada publik Berapa besar dan untuk apa penggunaannya".tambah Irianto.
            Dijelaskan juga bahwa forum GMCB  yang terdiri dari gabungan wartawan cetak dan elektronik serta online dan LSM  telah melakukan kajian study kasus atas indikasi praktek perbuatan maupun modus tertentu yang ada disekolah."Kita GMCB Menerapkan metodelogi keilmuan dan standar investigasi.ini dasar ilmiah dan akan mampu mengungkap pelaku praktek pungli dan memperdaya hukum dengan memutar balikan informasi sesat atau membohongi para orangtua siswa didik".tegasnya
            Masih kata Irianto,bahwa komite itu dibentuk dan diberikan kewenangan tertentu dengan batasan aturan yakni Permendikbud No 75 tahun 2016 tentang komite sekolah,dimana tidak ada pasal menyatakan penanggungjawab atas kebutuhan sekolah semisal gedung adalah tugas dan kewenangan komite termasuk menyimoan uang dalam rekening yang jumlahnya sampai Milyaran rupiah harus dengan rekening Bersama.
“Kami Forum yakin dengan dasar kajian ini maka unsur perbuatan melawan hukum (PMH) Terpenuhi dan pasti menjerat mereka jika penegak hukum dan auditor berani turun tangan untuk memeriksanya".tandasnya  (AK-GS)

07 December 2018

Dinas Pertanian Kab. Sukabumi Agar Lakukan Verifikasi Ulang Bantuan Hibah Handtraktor


Sukabumi LHI
Pemerintah memberikan bantuan hibah handtraktor kepada masyarakat dengan tujuan untuk membantu  dikala musim pengolahan sawah lebih cepat. meringankan beban tidak usah sewa dan mengeluarkan biaya banyak".dan mempercepat pada waktu petani siap melaksanakan penanaman  padi".Begitu juga antusias para petani ada nya bantuan dari pemerintah sangat berharap adanya  program tersebut bisa menunjang dan bisa membantu mengurangi resiko.
Namun pada kenyataan fakta di lapangan berbicara lain,ada salah satu oknum  kelompok tani di Kampung Cirambutan Desa Taman Jaya Kec cCiemas yang diduga menjual belikan handtraktor  beberapa bulan yang lalu. Masyarakat pun menguak pasalnya mendengar handtraktor tersebut di jual oleh ketua kelompok berinisal PN.
Pada kesempatan lain LHI  mencoba mendatangi rumah PN hasilnya nihil dia tidak ada di rumah . Beberapa kali di hubungi lewat telepon seluler  tidak pernah mengangkat telepon nya,dugaan kuat PN tidak mau menaggung resiko
Sementara Ana  yang mengaku sebagai bendahara kelompok waktu  di minta keterangan oleh LHI  menjelaskan telah menjual handtraktor tersebut kepaa  Suherman warga Kampung Cijambe Desa Taman Jaya Kec Ciemas seharga Rp. 17.000.000 . Adapun alasan   menjual barang tersebut   untuk biaya penebusan/ biaya ongkos kepihak dinas.
Ana  mengatakan bahwa barang tersebut bukan dijual tapi dioveralihkan, dalih nya,,seakan akan tidak merasa punya salah.
LHI menjuampai  Asep Rimba yang menjabat sebagai PTCD pada waktu itu ,menerangkan bahwa kejadian tersebut sudah lama. Tidak usah dpermasalahkan sudah di tangani oleh pihak babinsa, ungkapnya dengan tenang saat di konfirmasi oleh wartawan dikediamanya Rabu/ 14/ 11/18.
Kemudian   aktivis peduli masyarakat ,mengungkapkan kepada LHI , bahwa setiap adanya program sama sekali belum pernah menikmati adanya bantuan bibit padi, jagung dan lainnya. Bahkan ketika ada datang bantuan harus di bayar dengan alasan untuk pengganti ongkos,tambah nya agi ,yang di harapkan kami adanya hantraktor tersebut untuk menunjang sarana kebutuhan masyarakat pada kenyataan nya tidak sesuai apa yang di inginkan,hanya mimpi belaka. “Jadi yang jelas masyarakat sekedar dimanpfatkan  hanya dibikin objek untuk mengeruk keuntungan pribadi, dan juga pemerintah harap bersikap keras menindak ke jalur hukum oknum tersebut supaya tidak be ulang ulang kejadian seperti ini, “tuturnya.(YOP)***



Sekitar 40 KK Warga Desa Karangsari Menerima BSPS dari Pemprov Jabar


Pangandaran,LHI
Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) yang di peruntukan bagi masyarakat yang kurang mampu oleh pemerintah sangat di Apresiasi oleh warga Desa Karangsari, Kecamatan Padaherang..
Sedikitnya 40  KK lebih warga Desa Karangsari menerima program BSPS FB dari Kementreian Perumahan dan Permukiman Propinsi Jawa Barat yang telah terealisasi pada bulan September 2018.
            Kepala Desa Karangsari Abdul Halim memaparkan, pihaknya turut mendukung program BSPS FB dengan membantu memantau program yang di berikan kepada masyarakatnya sambil mengarahkan agar masyarakat penerima bantuan mempergunakan anggaran dengan sebaik – baik nya sesuai dengan RAB yang ditentukan,Anggaran sebesar Rp 30 juta dari pemerintah diharapkan bisa untuk membantu mereka yang ingin memiliki rumah layak huni” tutur Abdul Halim.
            Abdul Halim menambahkan bantuan sebesar 30 juta itu tidak di terima bentuk uang, penerima hanya menerima bentuk barang material sesuai kebutuhan dengan total harga RP 25 juta, sisanya RP 5 juta untuk HOK. 
            Titin salah satu warga Dan Nagrak Desa Karangsari menuturkan, sekarang saya tinggal menunggu pemasangan pintu dan pelapon untuk rumahnya, semua barang yang di pesan sudah dikirim dari suplayer, ia berharap bisa secepat nya menyelesaikan bangunan  yang sedang dikerjakannya .
Titin juga menambahkan dalam program BSPS FB ini tidak ada pungutan sepeserpun ,bahkan kami sangat terbantu dengan program BSPS ini. 
            Hal senada diungkapkan oleh kepala dusun setempat, masyarakat merasa sangat terbantu dengan adanya program BSPS, akan tetapi kendala nya biasanya ada di proses pembangunan,apa lagi sekarang musim hujan, selain itu kebanyakan warga kekurangan dana untuk ongkos pekerja, ucapnya.(AGUS.S)***

UPT Puskesmas Jamanis Gelar Penyuluhan " Stunting " Kepada Kader Posyandu


Kab.Tasik LHI
Pada hari Kamis (6/11/2018),  UPT Puskesmas Jamanis   mengadakan penyuluhan kepada kader Posyandu guna menambah dan memantapkan pengetahuan para kader Posyandu dalam pencegahan " Stunting " diwilayah kerja Puskesmas Jamanis, bertempat di aula puskesmas setempat. Pemateri dalam kegiatan tersebut Ema Wahyuni,A.Mg ahli Media Gizi Puskesmas Jamanis. Adapun peserta yang diberi penyuluhan semua ketua kader Posyandu sekecamatan Jamanis meliputi 8 desa.
            Kepala UPT Puskesmas Jamanis H.Hani Hariri, SKep, Ners, M.MKes ketika dikonfirmasi LHI mengatakan, tujuan diselenggarakanya acara tersebut adalah untuk memberikan pengetahuan kepada kader Posyandu mengenai apa itu Stunting. Dengan mengetahui dan memahani Stunting diharapkan para kader Posyandu bisa menyampaikan kepada masyarakat cara menangani Stunting. Yang pada akhirnya Stunting diwilayah kerja Puskesmas Jamanis dapat ditangani.
            "Stunting adalah kondisi anak mengalami gangguan pertumbuhan sehingga menyebabkan ia lebih pendek ketimbang teman-teman seusianya. Banyak orang tidak tahu mengenai kependekan tubuh tersebut sebenarnya itu adalah masalah pertumbuhan anak. Seperti kekurangan asupan gizi semenjak anak dibawah usia 2 tahun. Oleh karena itu hal tersebut perlu ditangani dengan segera. Kami berupaya dengan cara memberikan pembekalan pengetahuan kepada kader Posyandu agar mengetahui apa itu Stunting dan kemudian bisa memberikan penyuluhan kepada masyarakat ditempat mereka berada bagaimana cara mencegah Stunting" kata H.Hani Hariri.
            Adapun dampak buruk yang ditimbulkan akibat Stunting, H.Hani Hariri mengatakan, dalam jangka pendek terganggunya perkembangan otak anak, kecerdasan, gangguan peetumbuhan fisik dan gangguan metabolisme dalam tubuh. Sedangkan dalam jangka panjang menurunya kemampuan kognitif dan prestasi belajar, menurunya kekebalan tubuh sehingga mudah sakit dan resiko tinggi untuk munculnya penyakit diabetes, kegemukan, penyakit jantung dan pembuluh darah, kanker, stroke dan disabilitas pada usia tua. "Stunting sungguh sangat berbahaya. Oleh karena itu kami perlu segera menanganinya agar tidak meluas diwilayah kerja Puskesmas Jamanis" kata H.Hani Hariri. (ASEP SUDRAJAT)***


Pemdes Mekar Sari Kecamatan Sekampung Alokasikan Dana Desa Tahun 2018 untuk Infrastruktur dan Pemberdayaan


Lampung Timur- LHI
Ketika ditemui LHI di ruang kerjanya, Haryanto selaku Kepala Desa Mekar Sari, Kecamatan Sekampung, Kabupaten Lampung Timur menjelaskan, bahwa pelaksaan kegiatan program pembangunan infrastruktur berupa Saluran Drainase, MCK, perpustakaan dan bidang pemberdayaan masyarakat telah di realisasikan di Desa Mekar Sari.
            Kegiatan tersebut merupakan program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat dengan sumber Dana Desa (DD) yang berasal dari anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) tahun 2018.Kegiatan pembangunan drainase dilaksanakan Ketua tim pengelola kegiatan (TPK) Desa setempat, untuk melaksanakan program Pemerintah melalui Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi sejak tahun 2015.
            “Harapan saya selaku kepala desa pada Pemerintah, yang jelas pembangunan dilanjutkan secara bertahap. Meskipun gak dilaksanakan sekarang, ya nantinya harus bisa di bangun terutama memperlancar sarana transportasi dan meningkatkan perekonomian masyarakat Desa". (CHANDRA)

Sekda Dumai Ditahan KPK ,Wako Pastikan Kinerja Pemko Tidak Akan Terganggu


Kota Dumai, LHI
Setelah sekian lama ditetapkan sebagai tersangka, Sekda (Sekretaris Daerah)  Kota Dumai Ir.  Muhammad Nasir, MT akhirnya resmi di tahàn KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi).
                Sebagaimana diketahui, M Nasir ditetapkan sebagai tetsangka oleh KPK berkaitan dengan kasus korupsi peningkatan jalan.Batu Panjang Pulau Rupat tahun 2013-2015.Dimana M Nasir pada saat itu menjabat sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum di kabupaten Bengkalis. Terkait hal tersebut, Kamis (6/12/18) pemerintah Kota Dumai turut prihatin dan sangat menghormati proses hukum.
                Walikota Dumai Zulkifli As menyampaikan prihatin atas ditahannya Sekda Kota Dumai oleh KPK.
"Semoga beliau dan keluarga diberikan ketabahan untuk menghadapi masalah ini," ujarnya.
                Walikota Dumai memastikan kinerja Pemerintah Kota Dumai tidak akan terganggu dengan permasalahan yang terjadi. "Saya akan tunjuk pejabat sementara untuk melaksanakan tugas-tugas sebagai Sekda," ujarnya Zul As.
                Kabag Humas Pemko Dumai, Riski Kurniawan, ST. M.IP  juga menyampaikan prihatin yang sangat mendalam atas ditahannya M Nasir oleh KPK."Saya sebagai bawahan menyaksikan sendiri bagaimana beliau (sekda, red) seorang pekerja keras dan orang yang sangat baik bahkan kecintaannya kepada Dumai sungguh luar biasa hingga siang malam bekerja dan juga rajin turun ke lapangan terutama ketika banjir dan masalah sampah. "Bahkan setiap kali banjir, beliau pasti menyempatkan diri untuk turun langsung, melihat apa yang jadi permasalahan.
                Riski juga berharap Sekda dan keluarga diberi ketabahan untuk menghadapi permasalahan ini."Namun apapun itu proses hukum kita hormati," terangnya. (rilis/ S Nst)

06 December 2018

Puskesmas Cisayong Siap Jadi Puskesmas Rawat Inap


Kab.Tasik LHI
Dengan beredarnya berita dimasyarakat Kecamatan Cisayong mengenai Puskesmas Cisayong akan dibangun menjadi Puskesmas Rawat Inap. Hal tersebut dibenarkan oleh Kepala UPT Puskesmas Cisayong H Asep Suryadi,AMk,SKm,M.Si ketika ditemui LHI baru-baru ini.   
 H Asep Suryadi menjelaskan, Puskesmas Cisayong kini telah diproses oleh pemerintah dari Puskesmas Rawat Jalan  menjadi Puskesmas Rawat Inap yang akan segera direalisasikan pada tahun 2019. Guna menuju hal tersebut segala sesuatunya telah disiapkan termasuk lahan untuk pembangunan ruang rawat inap tersebut. "Alhamdulillah dengan peejuangan yang keras alhirnya kita akan segera memiliki Puskesmas Rawat Inap. Semoga segala sesuatunya berjalan dengan lancar"katanya.
            H Asep Suryadi berharap, nanti dengan terwujudnya Puskesmas Cisayong menjadi Puskesmas Rawat Inap akan mampu memberikan pelayanan pada masyarakat lebih meningkat lagi.   "Kami perlu doa restu serta dukungan dari berbahai fihak agar Puskesmas Cisayong Rawat Inap yang kita idam-idamkan bisa segera terwujud" pungkasnya(ASEP SUDRAJAT)***

Pemdes Santanamekar Bekerjasama dengan BLK Kab.Tasikmalaya Adakan Pelatihan Menjahit


Kab.Tasik LHI
Pemdes Santanamekar Kecamatan Cisayong bekerjasama dengan BLK Kab. Tasikmalaya Selama 180 Jam ( 20 Hari ) sejak 19/11/2018 mengadakan kegiatan Pelatihan Menjahit pada masyarakat Desa Santanamekar bertempat di aula kantor Desa Santanamekar.
 Kades Santanamekar Ade Saepudin pada LHI mengatakan ia sangat mendukung kegiatan tersebut dan masyarakat begitu antusias menyambut program tersebut."Tujuan dari kegiatan ini agar masyarakat Desa Santanamekar mempunyai keahlian menjahit sehingga nantinya mampu memperoleh penghasilan tambahan sehingga bisa mencukupi kebutuhan sehari-hari tidak mengandalkan penghasilan suami saja. Sekarang baru 16 orang yang mengikuti Pelatihan Menjahit tapi semoga kedepanya program ini bisa berlanjut dan lebih banyak lagi menyerap peserta Pelatihan Menjahit bagi masyarakat Desa kami" katanya.
            Hal senada disampaikan Dadang Nur Komar perangkat Desa Santanamekar Kaur Keuangan bahwa Pelatihan Menjahit tersebut guna meningkatkan pemerdayaan masyarakat Desa Santanamekar. Dengan memiliki keahlian Menjahit nantinya masyarakat diharapkan mampu mendapatkan pekerjaan baik di rumah dengan cara membuka usaha sendiri atau bekerja pada perusahaan garment.
            "Banyak keuntungan yang diperoleh dalam mengikuti Pelatihan Menjahit ini. Selain mendapatkan ilmu menjahit, juga peserta mendapat pasilitas seperti ATK, Baju Seragam, Uang makan, Uang saku. Peserta tidak dibatasi usia tapi yang diprioritaskan Ibu-ibu yang masih muda dan menganggur. Dan yang paling penting selesai pelatihan peserta akan mendapatkan Sertipikat yang bisa dipergunakan untuk melamar pekerjaan"kata Dadang Nur Komar. (Asep Sudrajat)


Bupati Tasikmalaya dan Tim Rechecking Kesatuan Gerak PKK-KKBPK Kesehatan Provinsi Jabar Kunjungi Desa Purwasari


Kab.Tasik LHI.
Pada hari Rabu 5/11/2018,  Bupati Tasikmalaya H.Ade Sugianto,S.IP dan Tim Rechecking Kesatuan Gerak PKK-KKBPK Kesehatan Provinsi Jawa barat yang dipimpin Drs. H.M.Kusniar mengunjungi Desa Purwasari Kecamatan Cisayong dalam rangka Lomba Desa Kesatuan Gerak PKK-KKBPK Kesehatan tingkat Propinsi Jawa Barat.
Tampak hadir dalam kegiatan tersebut OPD dilingkungan Pemda Kab.Tasikmalaya, Wakil ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Tasikmalaya Hj.Yuyu D Sulastri, Camat Cisayong H.Maman Suherman,S.Ag, MP, Ketua Tim Penggerak PĶK Kecamatan Cisayong dan para undangan lainya. Kades Purwasari Supendi Supriadi dan Ketua Tim Penggerak PKK Desa Purwasari Lia Dahlia beserta masyarakat Desa Purwasari menyambut kedatangan Bupati dan Tim Rechecking di Dusun Negla tak ketinggalan Seni Calung Ligar Mekar asuhan Kades Purwasari ikut menyambut rombongan hingga suasana begitu meriah.
            Bupati Tasikmalaya H.Ade Sugianto,S.IP dalam sambutanya mengatakan bahwa Desa Purwasari merupakan desa pertama di Kab.Tasikmalaya yang ia kunjungi pasca dilantiknya menjadi Bupati Tasikmalaya. “Saya  terima kasih kepada Pemdes dan masyarakat Desa Purwasari atas penyambutanya yang begitu meriah. Kepada Tim Rechecking tingkat Provinsi Jawa Barat  mengucapkan selamat datang dan selamat bertugas .Saya berharap Desa Purwasari mampu menjadi yang terbaik di tingkat propinsi guna ikut berlomba ketingkat nasional.”ungkapnya

            Adapun Ketua Tim Rechecking Tingkat Propinsi Jawa barat Drs.H.M.Kusniar dalam sambutanya mengatakan semua Tim Penggerak PKK disemua tingkatan perlu bekerja keras guna mengatasi masalah-masalah kesehatan dan kependudukan. Kesatuan Gerak PKK merupakan program pemerintah yang harus ditingkatkan dan perlu disempurnakan. Dalam Rechecking di Desa Purwasari tersebut selain mengadakan penilaian dilapangan juga mengadakan tanya jawab kepada Tim Penggerak PKK Desa Purwasari.
            Sedangkan Kades Purwasari Supendi Supriadi saat dikonfirmasi LHI mengatakan Pemdes Purwasari sangat mendukung kegiatan tersebut. Kades berharap kegiatan tersebut berdampak positif sehingga masyarakat Desa Purwasari mampu merealisasikan program seperti menciptakan lingkungan yang bersih dan membiasakan pola hidup sehat.
   "Menjadi juara atau tidak itu bukan persoalan. Yang terpenting kami bisa melaksanakan program tersebut dan masyarakat Desa Purwasari mengerti serta mengimplementasikanya dalam kehidupan sehari-hari" katanya.(ASEP SUDRAJAT)***

Pemdes Mekong Membangun Sumur Bor Air Bersih dan Balai Kesenian



Selatpanjang, LHI.
Pemerintahan   Desa Mekong yang dipimpin A Rahman sedang giat-giatnya membangun di desanya seperti sumur bor air bersih untuk kebutuhan masyarakat karena masyarakat Desa Mekong sudah lama merindukan air bersih! Pada ta2018 ini baru terwujud pembangunan sumur bor air bersih hununtuk dialirkan ke tiap-tiap rumah masyarakat.
                  Pemdes Mekong membangun sebuah rumah Balai Kesenian, karena A Rahman  sangat peduli dengan budaya kesenian lokal! Tujuannya supaya generasi muda melestarikan budaya lokal .Dengan adanya sebuah rumah Balai Kesenian berdekatan dengan sebuah Stadion olahraga bola kaki dan lapangan volly ball memang setiap tahun di stadion Desa Mekong diadakan pertandingan bola kaki antar club. Boleh dikatakan seluruh desa ce-Kabupaten Kepulauan Meranti  
                   Ramli Ishak sebagai tokoh masyarakat di Kabupaten Kepulauan Meranti mengakui, bahwa A. Rahman sebenarnya sudah banyak berbuat untuk kemajuan desanya, seperti kantor desa pertama di Mekong dia bangun dengan modal sendiri. “Pertama sekali dia menjadi Kepala Desa Mekong pada waktu itu. “uga satu-satunya Desa Mekong lah yang punya Stadion Olahraga Bola Kaki di Kecamatan Tebing Tinggi Barat. “ujarnya
                  Sekilas pandang uang bantuan desa dilaksanakan untuk membangun baik itu gang atau jalan permukiman Masyarakat, kalau disana sini ada kejanggalan, itulah gunanya pendamping desa dan pengawasan dari kecamatan maupun dari kabupaten untuk meluruskan mana dianggap menyalah gunakan aturan.
                  Inspektorat Kab.Meranti  juga punya hak untuk memeriksakan sejauh mana anggaran dilaksanakan di seluruh desa Se-Kabupaten Kepulauan Meranti demi terwujudnya pembangunan di tengah-tengah masyarakat. Wakil rakyat juga punya hak di segi pengawasan dan anggaran setiap tahun ada reses turun ke desa-desa sejauh mana kemajuan terhadap Pembangunan di segala bidang di masing-masing Kecamatan dan desa-desa di Kabupaten Kepulauan Meranti.
                  Jangan ada dugaan pembiaran terhadap desa-desa! Fungsi pendamping desa dan pengawas dibidang pembangunan sangat penting di Kabupaten Kepulauan Meranti. Desa adalah ujung tombak pembangunan. Sangat perlu mendapatkan Bimbingan dan Pelatihan.
Kita semua tau membangun bukan semudah membalik telapak tangan, memerlukan proses perencanaan yang sangat tepat sasaran dan menyentuh kepentingan umum supaya pembangunan tersebut berdaya guna bagi seluruh masyarakat.
                  Supaya tidak ada lagi sebuah pembangunan menjadi besi tua. Hampir sepuluh tahun roda Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti sudah sewajarnyalah di evaluasi. Keberhasilan pembangunannya oleh Pihak-Pihak yang terkait baik provinsi maupun Pemerintah Pusat! Bantuan Pemerintah Pusat tidak sedikit selama hampir sepuluh tahun di bidang Pertanian, Perkebunan dan Peternakan, Perikanan dan Sektor Kehutanan di keempat pulau besar di Kabupaten Kepulauan Meranti. (PONIATUN)





Warga Dua Desa Tuntut Penggantian Lapang Yang Dijanjikan oleh PT SCG

Sukabumi, LHI
Selasa,3 Desember 2018  lagi lagi di SCG terjadi demo warga Desa Cimanggu dan Desa Sirnaresmi terkait dengan tidak terealisasinya pembuatan lapang,yang dijanjikan pada tahun 2013 yang sampai sekarang belum di wujudkan.Awalya lapang yang sudah ada dijadikan dapur lisrik oleh SCG dan SCG menjanjikan akan mengganti lapang tersebut. Tapi pada kenyataanya belum terrelisasi sampai  sekarang. Sudah lama dan berlarut larut sekitar 5 tahun, teryata janji-janji itu belum terrealisasi, sehingga warga melalukan demo untuk menagih janji tersebut.
            Masyarakat tidak akan menghentikan demo tersebut sebelum semuanya terrealisasi dengan terwujud nya sebuah lapangan yang dijanjikan oleh pihak SCG. Masyarakat sangat berharap dengan adanya lapang tersebut, karena lapang tersebut sangat besar manfaat nya bagi masyarakat sekitar.Adapun mangfaat dari lapang tersebut selalu dijadikan untuk tempat sarana keagamaan seperti dalam pelaksanakan solat idul fitri dan idul adha.di samping itu juga lapang tersebut digunakan untuk kegiatan dalam bidang olah raga,organisasi dan nasional.
            Dengan begitu masyarakat berharap agar semua terrealisasi sesuai yang di janjikan pihak SCG.Masyarakat sekitar sangat marah dengan tidak terrealisasinya lapang tersebut, sehingga banyak masyarakat yang berontak dengan tidak terwujudnya pembuatan lapang tersebut.
            Masyarakat menyadari bahwa mereka tidak mempunyai bukti tertulis,namun ada bukti secara lisan dan ada saksi hidup,yaitu   Agus yang menjabat CSR di perusahan tersebut, beliau merupakan saksi  hidup dalam perjanjian antara pihak SCG dan masyarakat sekitar.Di samping itu ada saksi di luar SCG seperti tokoh masyarakat dan orang orang yang berpengaruh besar di wilayah tersebut.Aksi demo ini tidak akan dihentikan oleh masyarakat sebelum ada keputusan untuk pembuatan pengentian lapang yang dijanjikan dari pihak SCG. (YP)***

05 December 2018

Warga Desa Cibanten Menggelar Maulid Nabi Muhammad SAW



Pangandaran LHI
Kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW ditunjukkan warga Desa Cibanten , Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran dengan menggelar Maulid muhammad SAW, Senin (02/12).
            Kegiatan tersebut dilaksanakan berbarengan dengan Pengajian rutin bulanan.
Antusiasme warga Desa Cibanten tampak terlihat. Mereka berbondong-bodong menghadiri kegiatan tersebut,sampai sampai aula desa yang begitu besar tidak muat menampung warga, sampai banyak warga yang harus duduk di luar aula. 
            Menurut Ahmad Nuryana selaku Kepala Desa Cibanten, kegiatan ini para pemuda,tokoh masyarakat, tokoh agama dan seluruh elemen masyarakat. 
Ahad menambahkan kegiatan ini didasari atas kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW. Tanpa jasa-jasanya kita tidak akan merasakan nikmat iman, islam dan ikhsan. Semoga kegiatan ini menambah semangat spiritual bagi kita semua sebagai ummatnya,” katanya.
            Dalam kerukunan umat beragama Desa Cibanten rutin mengadakan muslimatan setiap satu bulan satu kali yang kebetulan saat ini di barengkan dengan acara memperingati Maulud Nabi Muhammad SAW, 
            Kepala Desa Cibanten Ahmad   berharap berharap melalui pengajian rutin ini, kita dapat meningkatkan persatuan dan kekompokan, terutama kita umat islam di Desa Cibanten guna mempererat persaudaraan, tandasnya.  (Agus S)

TP PKK OKU Selatan Sambut Kedatangan TP PKK Provinsi Sumatera Selatan


OKU Selatan, LHI  
Tim Penggerak PKK Provinsi kunker ke Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan. Kunjungan kerja TP PKK Provinsi Sumatra Selatan di adakan di Gedung dewan kesenian Pendopo Aula Kantor PKK OKU Selatan, Selasa (4-12-2018). Kunjungan kerja ini gunanya meningkatkan mutu dan kualitas kader PKK Kabupaten OKU Selatan. dalam hal ini lebih difokuskan dalam bidang pengelolaan produk khas OKU Selatan.
Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten OKU Selatan, Isyana Loneta Sari Popo Ali,  sambutannya mengatakan selamat datang kepada rombongan Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sumatra Selatan dan rombongannya di Bumi Serasan Seandanan. Disampaikannya juga ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi tingginya kepada Ketua dan Sekretaris TP PKK Provinsi Sumatra Selatan karena di tengah kesibukan masih menyempatkan untuk berkunjung ke Kabupaten OKU Selatan.“ dengan adanya silaturahmi ini dapat memberikan semangat bagi kita semua dalam melaksanakan program2 pokok PKK”, ujar Isyana.
OKU Selatan secara administratif terdiri dari 19 Kecamatan, 252 Desa dan 7 kelurahan. TP PKK Kabupaten OKU Selatan sekarang ini sudah melaksanakan bimbingan teknis untuk pelaksanaan 10 program pokok PKK , sosialisasi PKK, bimtek kegiatan Pokja I sampai dengan Pokja IV di 19 Kecamatan. TP PKK Kabupaten OKU Selatan telah bekerja sama dengan Dharma Wanita Persatuan untuk mensosialisasikan dan mengkampanyekan berbagai program untuk meningkatkan kesejahteraan  keluarga dan Masyarakat Kabupaten OKU Selatan.
“TP PKK Kabupaten OKU Selatan bekerja sama dengan Dharma Wanita Persatuan telah melakukan sosialisasi tentang mengkonsumsi makanan beragam, bergizi dan berimbang, kampanye penanggulangan HIV/AID, sosialisasi prilaku hidup bersih dan sehat”, tambah Isyana.
Sambutannya Ketua Tim Pengerak PKK Provinsi Sumatra Selatan, Hj.Febrita Lustia Herman Deru, mengatakan tujuan kunjungan kerja ketua Tim Penggerak PKK Provinsi ke 17 kabupaten/Kota karena ingin mengetahui kekurangan dan kendala apa yang dihadapi oleh Tim Penggerak PKK tingkat Kabupaten. Selain itu Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi juga menyampaikan pada tahun 2019 mendatang tim penggerak PKK akan fokus terhadap program dari pusat, diantaranya Rumah Cinta, IPA Tes dan akan terus melanjutkan program yang sudah ada.
Ketua tim penggerak PKK Provinsi juga berkeinginan untuk mempromosikan produk – produk unggulan yang ada di OKU Selatan di Gerai Dekkranas (Pusat Pameran Khas Sumatra Selatan). Produk unggulan yang dimiliki oleh Kabupaten / kota di Sumatra Selatan.
Ketua Tim penggerak PKK Propinsi juga meminta Kepada tim penggerak PKK Desa agar bisa memanfaatkan perkarangan di sekitar rumah untuk menanam tanaman toga dan sejenisnya, dikarenakan banyak kegunaannya dan manfaatnya selain untuk keuntungan diri sendiri dan untuk orang lain.
“Pekarangan yang kosong hendaknya dimanfaatkan untuk menanam toga dan sejenisnya, selain banyak manfaatnya juga dapat memberikan keuntungan bagi diri sendiri dan juga orang lain”, ujar Febrita.
Pada kegiatan tersebut juga dibuat session tanya jawab untuk tukar pikiran antara pengurus PKK Kabupaten OKU Selatan dan tim penggerak PKK Desa dan Kecamatan dengan pokja 1,2 dan 3 PKK Provinsi. Selain itu kegiatan tersebut juga diwarnai dengan penyerahan Tropy Penghargaan kepada Tiga Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan yang dianggap paling aktif dalam setiap kegiatan dan paling respon dengan program-program PKK.
Untuk Kecamatan yang Meraih Tropy Penghargaan yang diserahkan secara langsung oleh Ketua dan Sekretaris TP-PKK Provinsi Sumatra Selatan. Adapun yang meraih penghargaan yakni untuk Terbaik Kesatu diraih oleh Kecamatan Banding Agung,Terbaik Kedua Kecamatan Runjung Agung dan Terbaik Ke 3 diraih oleh Kecamatan Simpang. ( Bas, Rahim )***

Retromantic 9

Retromantic 9

DISDUKCAPIL KOTA BANJAR

DISDUKCAPIL KOTA BANJAR