Bandung, LHI,
Penjaga Tanah Bandung (PTB) menggaungkan Yel-Yel Pesan Khusus sangat serius kepada Pemerintah, Selepas Melaksanakan Bagi-bagi Takjil di Lucky Square sekitar flyover pelangi Kircon-Antapani Kota Bandung, Minggu (15/3/2026).
Pendiri PTB Kang Iskandarsyah menegaskan PTB terlahir atas panggilan jiwa untuk menjaga tanah Bandung dari rongrongan orang luar Bandung terutama ormas Grib Jaya yang melatarbelakangi pasca bentrok dengan Pemuda Pancasila.
"Berbagi takjil ini tidak ada tujuan apa-apa melainkan mencari keberkahan. Saya sebagai pendiri PTB berharap kepada Pemerintahan khususnya se-Bandung Raya untuk membuat lapangan pekerjaan yang layak bagi masyarakat Bandung Raya," Tandas Kang Iskandarsyah.
Penjaga Tanah Bandung disingkat PTB fokus terus menjaga Bandung agar tetap aman dan terkendali sehingga masyarakat dapat beraktifitas secara normal tanpa was-was.
"Kami PTB terdiri dari gabungan 14 ormas Bandung siap gerak bersiaga dari segala arah, pokona DI TOEL HIJI, MAEN KABEH," Cetusnya.
Lebih lanjut ia menyoroti akan lemahnya aparatur penegak hukum di berbagai sektor, salah satunya di Bandung masih maraknya oknum debt collector atau matel yang serta Merta merampas kendaraan masyarakat secara paksa.
"Pemerintah Bandung - Jabar dan Pemerintah Pusat harus turun bersungguh-sungguh menyelesaikan segala tindak tanduk yang melanggar ketentuan hukum yang berlaku! Jadi jangan menyalahkan kami dan masyarakat apabila bertindak melawan segala penindasan yang ada," cetusnya.
Segala bentuk kejahatan masyarakat menurutnya lebih banyak di akibatkan pemerintah tidak konsen terhadap penyediaan lapangan pekerjaan yang layak. Kembali ia menekankan agar pemerintahan jangan hanya mengerjakan proyek-proyek infrastruktur dan seremonial belaka, sementara masyarakat setiap hari kelaparan.
Satu masyarakat dipertontonkan ke publik diberi sesuatu sementara ribuan bahkan jutaan rakyat dalam hatinya tersakiti. Cara-cara pemimpin yang demikian sudah tidak lagi diharapkan oleh banyak masyarakat.
Pemimpin harus mutlak memperhatikan dan membuktikan kepedulian kepada seluruh lapisan masyarakatnya "Kebutuhan hidup tidak untuk satu hari tapi harus mampu menjamin pemenuhan kebutuhan selamanya secara berjenjang berkelanjutan" tegas Iskandarsyah. (Eky AS)






0 Comments