PAN Jabar

PAN Jabar
Marhaban Ya Ramadhan

Anggaran Dipangkas, Media Cetak di Rupat Terancam Gulung Tikar

 


 

 


BENGKALIS
– Sejumlah insan pers  yang diperkerjakan perusahaan pers, khususnya media cetak yang bertugas Kecamatan Rupat, Kabupaten Bengkalis, menghadapi ancaman pecatan akibat tidak mampu menangunglangi beban biaya dan berpotensi gulung tikar pada tahun 2026. Kondisi ini dipicu oleh kebijakan pemangkasan anggaran kerja sama antara pemerintah desa dan insan pers.

Pers yang selama ini dikenal sebagai pilar keempat demokrasi serta wahana komunikasi publik dan ekonomi, dinilai memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Namun, keberlangsungan operasional sejumlah media kini mulai terganggu akibat berkurangnya dukungan anggaran.

Salah seorang wartawan media cetak NUANSA POST, M. Syopri, mengungkapkan bahwa kebijakan tersebut berdampak langsung terhadap pendapatan perusahaan pers. Ia menyebutkan bahwa biaya jasa langganan media cetak yang sebelumnya mencapai Rp.100.000 per bulan kini dipangkas menjadi Rp.50.000 per bulan.

“Jasa bulanan koran sudah tidak sesuai lagi. Pemerintah desa di Rupat telah mengurangi anggaran dari Rp.100 ribu menjadi Rp.50 ribu per bulan,” ujarnya.

Menurutnya, keputusan tersebut diambil secara sepihak tanpa mempertimbangkan keberlangsungan media, khususnya koran cetak yang memiliki biaya produksi lebih tinggi dibandingkan media online.

Ia juga menambahkan bahwa pihak media telah menyampaikan keluhan kepada pihak terkait, termasuk Kasi PMD Kecamatan Rupat, agar pemerintah desa tidak memangkas anggaran kerja sama tersebut. Namun hingga kini, belum ada kejelasan terkait tindak lanjut dari aspirasi tersebut.

Jika kondisi ini terus berlanjut, dikhawatirkan sejumlah perusahaan pers, terutama media cetak di wilayah Rupat, tidak mampu bertahan dan terpaksa menghentikan operasionalnya.

Insan pers berharap adanya perhatian dan kebijakan yang lebih berpihak, mengingat peran strategis media dalam mendukung transparansi informasi serta pembangunan di daerah. (SUPRAPTO)***

 

Post a Comment

0 Comments