Kota Bandung, LHI,- Kegiatan Satpol PP Kota Bandung selama bulan Ramadhan 1447 H (Februari-Maret-April 2026) difokuskan pada pemeliharaan ketentraman, ketertiban umum, dan perlindungan masyarakat berdasarkan aturan operasional khusus bulan suci Ramadhan.
Tugas utama Satpol PP Kota Bandung adalah membantu Walikota dalam menegakkan Perda/Perkada, menyelenggarakan ketertiban umum dan ketenteraman, serta perlindungan masyarakat (Linmas). Fungsi utamanya meliputi tindakan preventif (patroli/sosialisasi) dan represif (penertiban non-yustisial) untuk menciptakan kondisi kota yang tertib, aman, dan kondusif.
Kasatpol PP Kota Bandung, Drs. H. Bambang Sukardi, M.Si., menegaskan dalam hal pengawasan dan evaluasi dilaksanakan secara kolaboratif bersama Disbudpar, dan Disdagin Kota Bandung.
"Hasil monitoring berguna untuk melihat realisasi di lapangan, apakah para pengusaha telah mentaati atau ada yang melanggar Surat Edaran Wali Kota Nomor 020/Disbudpar/2026 tentang ketentuan operasional usaha pariwisata dan hiburan selama bulan suci Ramadan. Sejauh ini tidak ada pelanggaran juga belum ada laporan dari masyarakat," papar H. Bambang.
Bambang menegaskan sekaligus mengingatkan bahwa Satpol Kota Bandung akan terus melakukan monitoring dan pemantauan tempat hiburan serta hal lainnya yang dapat mengganggu ketertiban umum yang berdampak pada terganggunya khidmatnya ibadah Ramadhan. Ia menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pengusaha yang tetap mentaati surat edaran tersebut.
Satpol PP Kota Bandung terus intens melaksanakan agenda giat rutin lainnya diantaranya penertiban dan Pengawasan Penyakit Masyarakat (Pekat). Satpol PP secara rutin melakukan operasi untuk memastikan kekhusyuan ibadah Ramadhan, meliputi Penertiban PMKS Penanganan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial seperti pengemis dan gelandangan di titik-titik keramaian dan lampu merah dan tempat ibadah khususnya masjid.
Bukan hanya itu, Satpol PP Kota Bandung sekaligus terus melakukan Operasi Miras dan Prostitusi.
"Alhamdulillah, saat kami memonitor beberapa lokasi, baik tempat hiburan, bar, maupun karaoke, semuanya tutup. Tidak ada yang beroperasi," ujar H. Bambang.
Satpol PP Kota Bandung juga aktif dalam melakukan pengaturan PKL dan Takjil untuk menjaga arus lalu lintas dan kebersihan kota dengan mengatur zonasi pedagang musiman.
Pengawasan Pasar Tumpah untuk mengatur pedagang takjil di kawasan populer seperti Gasibu, Pusdai, atau Alun-alun agar tidak memakan badan jalan.
Adapun untuk Zonasi PKL guna memastikan PKL tetap berada di zona yang diizinkan dan menjaga estetika kota Bandung.
Kemudian untuk Penjagaan Kawasan Ibadah dan Ruang Publik Patroli Alun-alun dan Masjid Raya intens dilakukan seiring di Masjid Alun-alun Kota Bandung setiap hari dilaksanakan acara Safari Ramadhan Wali Kota Bandung.
Dalam menjalankan kinerjanya Satpol PP Kota Bandung kerap melakukan peningkatan personel untuk menjaga keamanan di sekitar Masjid Raya Bandung dan Alun-alun, terutama saat waktu ngabuburit dan tarawih.
Begitu pun Kawasan Tanpa Rokok (KTR) Penegakan aturan merokok di ruang publik untuk menghormati warga yang berpuasa.
Terkait Penyesuaian Pelayanan Publik Pemerintah Kota Bandung menetapkan penyesuaian jam kerja dan pelayanan selama Ramadhan 1447 H. Untuk Jam Operasional Pelayanan kantor pemerintah dilakukan lebih awal agar ASN dapat menjalankan ibadah dengan optimal.
Adapun Layanan Pengaduan, Masyarakat tetap dapat melaporkan gangguan ketertiban melalui kanal resmi Satpol PP Kota Bandung.
Satpol PP Kota Bandung terus melakukan Sosialisasi dan Himbauan Toleransi, dengan menyebarkan informasi mengenai aturan operasional tempat usaha makan dan hiburan selama siang hari.
Untuk menjaga kondusifitas selama Bulan Ramadhan dilaksanakannya Patroli Sahur On The Road (SOTR). Satpol PP Kota Bandung juga melakukan penertiban reklame-reklame yang melanggar sekaligus mengamankannya guna pencegahan terjadi kecelakaan atau reklame roboh menimpa pengguna lalu lintas.
Diakuinya bahwa musim penghujan dan angin kencang kerap terjadi di seputaran Kota Bandung. Bambang mengingatkan kepada seluruh masyarakat untuk berjaga-jaga dari segala marabahaya termasuk dampak dari gangguan cuaca buruk.
"Kami berharap peran aktif dari seluruh element masyarakat agar ibadah Bulan Suci Ramadhan ini dapat berjalan tanpa gangguan yang berarti, selamat menunaikan Ibadah Puasa Ramadhan penuh berkah," pungkasnya. (Eky AS)






0 Comments