Kota Banjar. LHI
Pemerintah Kota Banjar mengambil langkah tegas dengan memblokir 167 rekening penerima bantuan sosial yang terindikasi terafiliasi dengan aktivitas judi online. Kebijakan ini diambil untuk memastikan bantuan sosial benar-benar tepat sasaran serta tidak disalahgunakan untuk kegiatan yang melanggar hukum.
WaliKota Banjar Ir. H. Sudarsono menyampaikan, bahwa pemblokiran tersebut merupakan komitmen pemerintah dalam menjaga integritas penyaluran bantuan sosial. Meski begitu, ia mengaku belum dapat memastikan apakah rekening-rekening tersebut dipakai langsung oleh pemiliknya atau oleh pihak lain."Namun saya tidak tahu pasti, rekening itu digunakan oleh pemilik rekening atau orang lain,” ujarnya.
Pernyataan tersebut disampaikan Wali Kota dalam kegiatan Penyaluran Bantuan Sosial Tunai untuk Pemenuhan Kebutuhan Pangan Alokasi Bulan Juli sampai Desember, yang merupakan bagian dari Program Banjar Berdaya Bantu. Jumat (21/11/2025).
Pada kesempatan itu, Wali Kota mengungkapkan bahwa total Rp 629.400.000 disalurkan kepada 2.098 penerima manfaat sebagai tahap kedua bantuan sosial untuk alokasi Juli hingga Desember.
Penyerahan simbolis dilakukan di dua lokasi, yaitu GOR Desa Mekarharja untuk penerima manfaat Desa Mekarharja dan Raharja yang berjumlah 88 dan 44 orang, serta di GOR Desa Cibeureum untuk penerima manfaat Desa Cibeureum dan Desa Raharja.
WaliKota Ir. H. Sudarsono juga menegaskan bahwa meskipun terdapat pengurangan anggaran dari Pemerintah Pusat, program bantuan sosial bagi masyarakat akan tetap berlanjut.
"Penting saya sampaikan bahwa bantuan ini diperuntukan bagi pemenuhan kebutuhan pangan, dan dianjurkan untuk dibelanjakan di warung-warung terdekat sebagai upaya pemberdayaan UMKM di Kota Banjar. Saya berharap dukungan dan doa bagi kami, untuk terus membangun Kota Banjar agar sejajar dengan kota/kabupaten lain di Jawa Barat,” pungkasnya.
Turut hadir mendampingi Wali Kota, Wakil Wali Kota Banjar, Staf Ahli Wali Kota Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Setda Kota Banjar, serta Kepala Dinas Sosial P3A Kota Banjar.
Di tempat yang sama, Kepala Desa Mekarharja Drs. H. Saepuloh menyampaikan, apresiasi kepada Pemerintah Kota Banjar atas perhatian dan komitmen dalam menjaga akurasi penyaluran bantuan sosial. Ia menilai bahwa kebijakan tersebut memberikan kepastian sekaligus perlindungan bagi warga yang benar-benar membutuhkan.
"Kami sangat berterima kasih atas langkah tegas Pemerintah Kota. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat kami, dan kami mendukung penuh upaya pemerintah dalam memastikan bansos digunakan sebagaimana mestinya,” ujarnya.
Dengan dukungan kolaboratif antara pemerintah kota dan pemerintah desa, diharapkan penyaluran bantuan sosial ke depannya semakin efektif, tepat sasaran, dan memberi dampak positif bagi kesejahteraan warga Kota Banjar.pungkasnya.(ADE ARIS)****


0 Comments