PAN Jabar

PAN Jabar
Marhaban Ya Ramadhan

Tabligh Akbar di Ponpes Darul Quro Kawungwetan Hadirkan Ustadz Abdul Somad, Ribuan Jamaah Padati Kawunganten



Cilacap, LHI

Suasana khidmat sekaligus penuh semangat menyelimuti Pondok Pesantren Darul Quro Kawungwetan, Desa Kawunganten Lor, Kecamatan Kawunganten, Kabupaten Cilacap. Sejak siang hari, ribuan jamaah dari berbagai daerah mulai memadati lokasi untuk mengikuti acara puncak Tabligh Akbar yang menghadirkan dai kondang Tanah Air, Ustadz H. Abdul Somad Batubara, Lc., D.E.S.A. Jum'at(28/11/2025).

Menjelang pukul 16.00 WIB, halaman pondok pesantren berubah menjadi lautan manusia. Panitia memperkirakan sedikitnya 10.000 jamaah dan tamu undangan hadir dalam kegiatan tersebut. Di tengah keramaian, aparat keamanan dari unsur TNI, Polri, Banser, Kokam Muhammadiyah, dan Limas Desa Kawunganten Lor terlihat sigap bersinergi menjaga ketertiban dan kelancaran jalannya acara.

Rangkaian kegiatan dimulai sejak pukul 13.00 WIB dengan penampilan hadroh, pidato dalam bahasa Arab dan Inggris, serta pemutaran profil pesantren. Kegiatan sempat jeda saat para jamaah melaksanakan Salat Asar berjamaah.

Sosok dan Kiprah Ustadz Abdul Somad

Acara ini menjadi istimewa karena kehadiran langsung Ustadz Abdul Somad (UAS), pendakwah nasional yang lahir di Silo Lama, Asahan, Sumatera Utara. UAS dikenal luas karena gaya ceramahnya yang tegas, bernas, sekaligus diselipi humor cerdas.

Berbagai karyanya, seperti “37 Masalah Populer” dan “99 Pertanyaan Seputar Sholat”, menjadi rujukan umat. Dakwah UAS juga menjangkau jutaan masyarakat melalui berbagai platform digital.

Tepat pukul 16.15 WIB, setelah pembacaan ayat suci Al-Qur’an, lagu Indonesia Raya, serta sambutan pimpinan pondok, Ustadz Abdul Somad naik ke panggung diiringi sorak gembira para santri. Seperti biasa, beliau membuka dengan pantun sebelum menyapa jamaah menggunakan bahasa Jawa alus, “Kepribun kabare?”

Dalam ceramahnya, UAS mengangkat isu-isu sosial yang dekat dengan kehidupan masyarakat, seperti:Bahaya gawai dan game online terhadap anak-anak.Fenomena ibu-ibu yang sibuk bermain TikTok hingga menari “seperti ular kobra”.

Beliau mengajak jamaah untuk kembali memperkuat pondasi akhlak dan iman melalui pendidikan agama.“Di Jepang, di Amerika, apakah ada pesantren? Ada… kayanya,” ujar UAS disambut tawa jamaah. Ia menegaskan pentingnya mem-pesantren-kan anak-anak sebagai benteng moral di era modern.

Acara juga dihadiri unsur Forkopimcam Kawunganten, perangkat desa, serta berbagai elemen masyarakat. Berkat koordinasi yang baik, kegiatan Tasbih Akbar berjalan aman, tertib, dan lancar hingga selesai menjelang waktu Magrib.

Usai memberikan tausiyah, UAS melambaikan tangan kepada ribuan jamaah sebelum bertolak menuju Alun-Alun Cilacap untuk melanjutkan rangkaian dakwahnya pada malam hari. Acara di Ponpes Darul Quro ditutup dengan Salat Magrib berjamaah, dilanjutkan dengan ramah tamah bersama tamu undangan.(ADE ARIS)****

Post a Comment

0 Comments