Tasyakuran Perpisahan dan Kenaikan Kelas SDN Cireungit


Kab.Tasik LHI. 

SDN Cireungit yang berlokasi di Desa Jatihurip Kecamatan Cisayong menggelar Tasyakuran Perpisahan Kelas 6 dan Kenaikan Kelas 1-5 Tahun Pelajaran 2021-2022 pada hari Jumaat dan Sabtu 24-25/6/2022 bertempat di panggung pentas seni siswa yang berada di sekolah tersebut. Rangkaian acara berjalan begitu meriah dengan ditampilkanya banyak kreasi seni yang dibawakan peserta didik SDN Cireungit seperti tari-tarian, paduan suara dan nyanyi solo. Tampak hadir dalam acara tersebut Kepala Desa Jatihurip Dadang Mursyid,S.Pd, Kepala SDN Cireungit Lina Herlina,S.Pd, Dewan guru, Jajaran Komite Sekolah, Orang tua peserta didik dan undangan lainya.

            Kepala SDN Cireungit Lina Herlina,S.Pd dalam sambutanya mengatakan, sebanyak 30 peserta didik kelas 6 tahun pelajaran 2021-2022 dilepas pihak sekolah karena telah menyelesaikan masa pendidikanya selama 6 tahun dan sebanyak 184 peserta didik kelas 1-5 merayakan kenaikan kelas didampingi orang tuanya masing-masing.

            Lina Herlina,S.Pd pada peserta didik kelas 6 yang dilepas berpesan agar semuanya melanjutkan sekolah ke jenjang yang lebih tinggi dengan menjaga nama baik almamater yaitu SDN Cireungit.

            Kepada Dewan Guru, jajaran Komite Sekolah dan orang tua peserta didik Lina Herlina mengucapkan terima kasih atas kerja samanya selama ini. Khusus kepada orang tua siswa kelas 6 ia memohon maap apabila selama 6 tahun dirinya dan Dewan Guru dalam mendidik peserta didik banyak kekuranganya."Anak-anak kita merupakan objek pendidik yang mana kita harus mencetak mereka menjadi cerdas,pintar dan berakhlak mulia. Kami mungkin banyak kekuranganya tapi kami selalu berjuang agar cita-cita tersebut dapat tercapai"katanya.

            Dibagian akhir Lina Herlina,S.Pd mengatakan, selama ia menjabat Kepala di SDN Cireungit telah banyak prestasi peserta didik yang diraih baik ditingkat Kecamatan maupun Kabupaten. Pun selama kepemimpinanya SDN Cireungit pernah menjadi sekolah Model yang kemudian berubah menjadi SPMI dan sekarang bergabung dalam Program Organisasi Penggerak (POP) yang mana Kepala Sekolah, Guru dan Sekolah menjadi penggerak menuju keberhasilan pendidikan di sekolah. (ASEP SUDRAJAT)

 

Post a Comment

1 Comments