Oknum Guru di Salah Satu Sekolah di Lampung Tengah Diduga Ancam Berhentikan Murid


Lampung Tengah LHI.

Program Indonesia pintar (PIP)adalah program Joko Widodo untuk mendukung wajib belajar 12 tahun agar gurih dan kurang dan tidak mampu dapat mengenyam pendidikan SMA jenjang SMK sederajat, sesuai dengan Permendikbud nomor 10 tahun 2020 ,akan tetapi hal tersebut di salah artikan oleh oknum guru di SMA SMART Insani di desa yukum Jaya Kecamatan terbanggi besar kabupaten Lampung Tengah Jumat 9/04/2021.

Menurut informasi narasumber tidak lain adalah wali dari murid berinisial (NA) menurut wali tersebut bahwa anaknya diancam oleh oknum guru yang berinisial (MD) bersama (RD)akan dikeluarkan dari sekolah apabila ibunya tanya-tanya soal dana PIP lagi.

Iya pak"kata wali tersebut kepada awak media,"saya diancam oleh guru dengan kata-kata seperti ini,"sampaikan sama ibu kamu jangan tanya-tanya masalah PIP lagi ya, kalau kamu enggak mau saya keluarkan dari sekolah ini terangnya.

Dan saat ini lanjutnya,"anak saya takut karena bahasa guru tersebut ,sampai saat ini anak saya menangis terus di rumah karena ketakutan diancam akan diberhentikan ujarnya.

Pada saat dikonfirmasi Kepala SMA IT SMART Insani   Ujang mengatakan bahwa tidak ada intimidasi terhadap murid,namun sangat disayangkan kedua oknum guru yang diduga mengancam murid tidak dihadirkan saat dikonfirmasi media tanpa alasan yang jelas.

          Kami juga sangat menyesalkan sekolah sebesar SMA IT SMART Insani tidak memasang bendera merah putih, padahal pejuang kita tempo dulu berjuang mati-matian sampai titik darah terakhir untuk mengibarkan sang saka merah putih.

kami juga tidak melihat adanya papan transparansi penggunaan anggaran dana operasional sekolah (BOS),ini jelas sangat melanggar juknis BOS kepada dinas terkait dan penegak hukum agar dapat segera menindaklanjuti terkait dugaan intimidasi yang merupakan murid yang terjadi di SMA IT SMART Insani di Desa Yukum Jaya Kecamatan terbanggi besar agar hal tersebut tidak terjadi lagi di sekolah lainnya (TIM)

 

 

Post a Comment

0 Comments