PJS Bupati Kabupaten Pangandaran Dr H Dani Ramdan, M.T. pimpin Apel Pagi bersama seluruh pegawai Pemerintah Kabupaten Pangandaran

Pangandaran, LHI

PJS Bupati Kabupaten Pangandaran Dr H Dani Ramdan, M.T. memimpin Apel Pagi bersama seluruh pegawai di lingkup Sekretariat Pemerintah Kabupaten Pangandaran, kegiatan dilaksanakan di halaman kantor Bupati Pangandaran, Senin (28/9/2020).

Melalui sambutan nya Dani Ramdani mengatakan, saya hari ini melaksanakan tugas sebagai pejabat sementara Bupati Pangandaran nama saya Dani Ramdan saat ini saya jabatan definitifnya adalah sebagai Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Provinsi Jawa Barat.

Saya lulusan APDN kemudian saya melanjutkan S2 di UGM jurusan perancangan kota dan S3 di UNPAD jurusan Administrasi, Penugasan saya sejak awal memang belum pernah di lapangan karena begitu lulus APDN dilanjutkan kemudian jadi pengasuh di STPDN, pulang dari IP masuk ke Provinsi Jawa Barat sebagai di Bappeda Provinsi Jawa Barat. Baru 1 minggu menjadi Plt di Kadisdukcapil saya ditarik menjadi Pejabat sementara Bupati Kabupaten Pangandaran.

Tentu ini kehormatan sekaligus juga tanggungjawab besar bagi saya, terlebih saat ini Kabupaten Pangandaran meskipun merupakan Kabupaten termuda di Jawa Barat namun prestasi-prestasinya memang sudah terdengar di gedung sate. Kemajuan-kemajuan yang di apdilkan oleh jajaran Pemerintah Kabupaten dan stake holders Pangandaran menunjukkan progress yang sangat menggembirakan dan mendapat apresiasi bahkan pada saat status sebagai daerah otonom baru pun Pangandaran disematkan predikat sebagai daerah otonom terbaik, itu yang kami catat.

Kebetulan sepanjang saya di biro Pemerintahan salah satunya adalah memfasilitasi aspek-aspek penyelenggaraan Pemerintahan di Kabupaten kota, jadi kami mencatat semua perkembangan-perkembangan dari 27 Kabupaten kota, Kabupaten Pangandaran meskipun baru melangkah namun sudah menunjukkan progress yang sudah menggembirakan dan ini tentu menjadi tanggungjawab saya saat ini untuk bisa menjaga ritme ini meskipun hanya sesaat saja

Saya tidak akan lama disini hanya sepanjang pa bupati dan pa wakil bupati definitif melaksanakan cuti kampanye, tapi setelah beliau selesai cuti kampanye beliau akan kembali memimpin Kabupaten Pangandaran.

Dalam waktu singkat ini pun ada beberapa event yang memang sangat penting strategis bagi keberlanjutan pembangunan, keberlanjutan penyelenggaraan pemerintahan dan kemasyarakatan di Kabupaten Pangandaran tentu saja adalah pilkada serentak tahun 2020 ini akan menjadi momentum yang sangat menentukan bagi Kabupaten Pangandaran

Saya tadi malam sudah bersilaturahmi di dampingi oleh pa sekda ke pa H. Jeje dan juga pa H. Adang, Alhamdulillah karena kedua beliau adalah politisi yang sudah mumpuni dan punya sifat kenegarawanan yang luar biasa beliau sangat menyadari bahwa pilkada ini hanya sebuah proses politik amanat Undang-undang tetapi tujuan keduanya sama ingin nanti melanjutkan pembangunan Kabupaten Pangandaran

Maka dari itu pa Gubernur pada saat pelantikan disaksikan juga oleh pa sekda mengamanatkan yang pertama, tugas saya disini adalah mengawal tahapan-tahapan pilkada ini sampai nanti pemungutan suara berjalan damai tentu saja konstitusional memenuhi seluruh aspek kebutuhan normatif dari penyelenggara pilkada sehingga nanti hasilnya juga sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

Yang kedua, ada kekhususan dalam pilkada saat ini karena diselenggarakaan dalam keadaan pandemi covid yang angka-angkanya kebetulan dalam sebulan terakhir di seluruh Jawa Barat bahkan diseluruh Indonesia tentu ini harus diwaspadai karena tahapan-tahapan pilkada hampir seluruhnya meskipun sudah diatur sedemikian ketat dan diatur oleh peraturan KPU namun potensi untuk kerumunan, bersentuhan fisik, jaga jarak dan seterusnya ini menjadi sulit.

Oleh karena itu kami mohon dukungan dari rekan-rekan sekalian untuk bisa menajalankan pilkada ini selain damai juga sehat pilkada yang tidak menjadi klatser baru penyebaran covid-19. Berikutnya terkait dengan pilkada pesan pa Gubernur dan kita semua tugas saya disini adalah menjaga netralitas ASN kita punya hak pilih kita bisa memberikan dukungan hanya satu saja syaratnya jangan menunjukan dukungan jangan mendemontrasikan mulai dari yang sederhananya nge-like medsos di pasangan apalagi kalau secara fisik hadir ataupun menunjukkan dukungan-dukungan, tentu kerugian-kerugian pertama adalah kepada diri sendiri sanksinya cukup berat bagi ASN yang terbukti tidak menjaga netralitasnya. (AGUS S)

Post a Comment

0 Comments