Brigadir Gaga: "Jangan Kalah Sama Polisi Berfisik normal, Orang Lain Bisa Sayapun Harus Bisa"

Banjar Jabar, LHI,- Brigadir Gaga Topan Syahroni menerawang ke masa enam tahun silam. Dia menyimpan kisah tragis lantaran mengalami kecelakaan yang nyaris merengut nyawa. Akibat insiden tersebut, Brigadir Gaga mengalami patah kaki kanannya. Meski kini memiliki keterbatasan fisik, pria kelahiran Bandung 1 Juni 1988 tersebut tetap semangat bertugas di Kepolisian Polres Banjar Polda Jabar.

"Saya punya prinsip kalau orang lain bisa, saya harus bisa juga. Walau kondisi saya sekarang seperti ini, jangan kalah sama polisi berfisik normal," kata Brigadir Gaga,Senin (8/7).

Bapak yang mempunyai satu orang putri ini sekarang berdinas sebagai Bamin di Kedokteran dan Kesehatan Polres Banjar. Ia setiap harinya datang ke kantor menggunakan tongkat.

Brigadir Gaga bercerita kenangan getir pada 16 September 2014. Malam itu, sekitar pukul 18.00 WIB, ada panggilan tugas yang mengharuskannya untuk segera datang ke kantor.

Namun naas bagi Gaga karena kurangnya penerangan, saat pergi menggunakan sepeda motor yang tidak jauh dari kantor ,Gaga menabrak bagian belakang truk yang sedang berhenti di samping jalan.

"Kondisi saya setengah sadar. Setelah itu dibawa ke RS Umum Banjar, lalu dirujuk ke RS Banyumas dan beberapa kali masuk ruang operasi" ucap Gaga menambahkan.

Rasa sakit luar biasa menerpanya. Luka parah menimpa Gaga harus segera mendapat tindakan medis. Dia menjalani operasi di RS Banyumas.

Selama 40 hari terbaring di RS, Gaga menjalani sampai 6 kali operasi "Setelah itu saya 7 bulan tak kerja karena masih tahap penyembuhan," ujarnya.

Dia kembali dinas pada 2016 ,Gaga sempat tugas di Satuan Sabhara kemudian Gaga pindah dinas ke bagian Dokkes Polres Banjar "Sekarang saya mempunyai rumah di Gg Setia bersama Istri dan putri yang baru berumur 5 tahun ,ke kantor membutuhkan waktu 10 sampai 15 menit menggunakan ojeg, kantor saya di samping Polsek Purwaharja," ucapnya. (EB1)

Post a Comment

0 Comments