PemkabOKU Selatan

PemkabOKU Selatan
Natal 2024 dan Tahun Baru 2025

Diduga Kesulitan Ekonomi, Warga Desa Kedung Wuluh Ditemukan Tewas Gantung Diri



Pangandaran LHI

Seorang warga nekat mengakhiri hidupnya  dengan cara gantung diri karena diduga faktor ekonomi kembali terjadi di wilayah Desa Kedung Wuluh,Kecamatan Padaherang Kabupaten Pangandaran.

Kematian korban berinsial S (46) pertama kali diketahui oleh keponakan korban.Awalnya keponakan korban menemukan supucuk kertas surat yang berisi tulisan yang sangat pilu dan memprihatinkan.

Peristiwa tragis sempat mengegerkan warga masyarakat setempat, yang terjadi pada pukul 02.00 WIB dini hari, 13 Februari 2026. (S) korban dalam suratnya sempat memohon maaf karena belum bisa membahagiakan anaknya dan berpamitan, berpesan kepada anaknya untuk taat kepadanya pamannya.Selain itu juga ditulis permohonan maaf kepada pamannya korban (S) karena selama ini sudah merepotkan.

Dalam kesehariannya, korban (S) bekerja sebagai pekerja keras atau buruh kasar, sebelum mengakhiri hidupnya . Korban sempat menitipkan pesan kepada pamannya untuk menagih sejumlah uang material kepada seseorang untuk dikasihkan kepada istri dan anaknya yang nantinya dipergunakan untuk pindah rumah dan bayar kontrakan, sisanya untuk bayar hutang dan usaha.

Menurut Kepala Dusun (Kadus) Babakan Jaya Asep, kronologi kejadian seorang warga yang diduga meninggal akibat gantung diri tersbut diketahui setelah melihat sepucuk surat yang ditulis oleh (S) yang ditemukan oleh keponakannya.

Selanjutnya keponakan korban berinisiatif mencari pamannya beserta temannya dan korban (S) kedapatan sudah tewas gantung diri di sebuah saung tetangganya yang beda RT namun masih satu Dusun, jelasnya.

Setelahnya korban dipastikan meninggal akhirnya keluarga melaporkan kepada kepolisian Polsek Padaherang dan langsung dibawa ke Puskesmas guna untuk di autopsi oleh Labfor (Labotarium Forensik) dan Inafis (Indonesia Automatic Identification System) Polres Pangandaran. Namun dari pihak keluarga sudah menerima dengan iklas atas kejadian ini dan menolak untuk di autopsi yang selanjutnya pihak keluarga bikin surat pernyataan. (AS) **)

Post a Comment

0 Comments