Meranti - LHI
Pada hari Rabu 28 Januari 2026, Wakil Bupati Muzamil Baharudin, S.M., M.M. beserta jajarannya Sekda dan Kadis PUPR Meranti turun kelapangan di Kecamatan Pulau Merbau Kabupaten Kepulauan Meranti-Riau.
Dengan adanya kunjungan Wakil Bupati serta Sekda dan Kadis PUPR Meranti ke Pulau Merbau di wilayah perangkat desa-desa yaitu Desa Centai, Desa Renak Dungun, Desa Kuala Merbau, Desa Tanjung Bunga, dan desa-desa sekitarnya untuk mendapat perhatian serius dari Pemda Meranti maupun dari Provinsi Riau. Oleh karena itu, Kecamatan Pulau Merbau boleh dikatakan kecamatan yang sangat tertinggal di segi pembangunannya terutama infrastruktur jalan poros yang menghubung antar desa ke desa di wilayah tersebut.
Kerusakan jalan poros atau jalan desa ke desa dibutuhkan Pemeliharaan jalan atau melalui swakelola dari pemerintah untuk masyarakat berlalu lintas orang dan barang, untuk melancarkan perekonomian masyarakat dan pedagang kecil.
Fungsi Wakil Rakyat sangat dibutuhkan oleh masyarakat terutama wakil rakyat di wilayah dapil pemilihan Kecamatan Pulau Merbau dan sekitarnya untuk memberi peluang anggaran pembangunan di wilayah dapil tersebut, karena wakil rakyat punya anggaran aspirasi ( Pokir ) selama ini.
Ketua Lembaga Ikatan Pecinta Kedaulatan Rakyat mengatakan kepada media ini, “Pulau Merbau di Desa Kuala Merbau mempunyai nuansa bersejarah yang belum terungkap dari pihak Kebudayaan Kabupaten maupun dari Provinsi Riau yaitu ada peninggalan situs bersejarah Makam Datuk Setia Indra di Desa Tanjung Bunga dan Makam Datuk Setia Pati di Desa Kuala Merbau di depan Masjid Lama dan ada Mariam Tua jaman Kerajaan Sultan Siak Sri Indrapura”.
Pulau Merbau melindungi Pulau Padang Teluk Belitung penghasil minyak bumi yang diolah perusahaan ternama di Riau, pulau tersebut tiap tahun dihantam ombak Selat Malaka Malaysia yang mengakibatkan keruntuhan tebing pulau tersebut, dikarenakan Pulau Merbau berhadapan langsung dengan Selat Malaka Malaysia setiap tahun tebing pulau tersebut berjatuhan ke pantai dilanda ombak Selat Malaka Malaysia.
Pulau Merbau dan Pulau Rangsang adalah pulau terluar di Kabupaten Kepulauan Meranti-Riau berhadapan langsung dengan Selat Malaka Malaysia, pulau terluar adalah tanggung jawab Pemerintah Pusat. “Abrasi runtuhnya tebing Pulau Merbau dan Pulau Rangsang sangat memerlukan anggaran dari APBN Pemerintah Pusat”. imbuh Ketua Lembaga Ikatan Pecinta Kedualtan Rakyat kepada media ini. (KABIRO LHI - RAMLI ISHAK)


0 Comments