PemkabOKU Selatan

PemkabOKU Selatan
Natal 2024 dan Tahun Baru 2025

Kades Lingkis Fokuskan Dana Desa Untuk Insfrastruktur dan Bidang Pertanian

 



OKI Sumsel,LHI

Dalam rangka penatausahaan, pertanggung jawaban dan pelaporan Dana Desa, Kepala Desa Lingkis  Kecamatan Jejawi Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) menjelaskan Dana Desa tahun 2025. Rabu (31/12/25).

Saat di konfirmasi di ruangan kerjanya, Kades Lingkis Sopianto S.Kom mengatakan bahwa, Pemerintah Daerah menganggarkan Dana Desa dalam APBD berdasarkan Peraturan Presiden mengenai rincian APBN. Dana Desa yang masuk di tahun 2025 pada desa yang dipimpinnya berjumlah Rp. 9.6350.000.

Lebih lanjut dijelaskan Sopianto, untuk dana desa, ada dua peruntukan yaitu earmark dan non eamark. Kalau non earmar program yang sudah ditentukan oleh pemerintah yakni BLT, kalau earmark yaitu dana desa yang ditentukan oleh desa, itulah yang digunakan untuk infratruktur pembangunan.

Kemudian Sopianto menuturkan, terkhusus Desa Lingkis saat ini di tahun 2025 kita membangun titian bertiang, rabat beton, bangunan-bangunan lainnya, dana desa ini tidak ada membuka lapangan pekerjaan tidak ada spesifik disitu , tetapi disiasati dengan membudidayakan melalui enmark yaitu dengan ketahanan pangan difokuskan untuk mendanai Bumdes dengan cara kita yaitu memberdayakan anak-anak muda yang bergerak di bidang pertanian seperti sawah dan budi daya ikan lele.

” Kita banyak menyerap tenaga kerja untuk anak-anak muda yang belum mendapatkan pekerjaan tetap, kita ajak mereka bergabung.Alhamdulillah mereka kreatif dan sampai sekarang berjalan dan sudah menghasilkan, ” jelasnya.

Selain itu dikesempatan tersebut Sopianto juga menceritakan tentang capaian prestasi yang diraih oleh desanya, yakni mendapat penghargaan Peacemaker Justice Award (PJA) dan penghargaan Adidaya Sasana Jaga Desa.

“Alhamdulillah di tanggal 25-27 November 2025 kemarin saya mewakili OKI mendapat penghargaan Peacemaker Justice Award (PJA) kami diutus ke Jakarta, se- Indonesia itu hanya 130 Kepala Desa dan Lurah dari 83.000 kepala desa dan lurah diseluruh Indonesia, ini suatu kebanggaan prestasi pribadi namun juga prestasi untuk desa. Karena prestasi disini tidak hanya kepala desa yang berprestasi namun juga prestasi Desa Lingkis mendapatkan penghargaan Adidaya Sasana Jaga Desa dan itu penghargaan khusus untuk Desa, dan kita bergerak di Posbakum yaitu pos bantuan hukum ketika Masyarakat ada permasalahan itu kita upayakan jangan sampai mereka sampai ke rana hukum cukup secara kekeluargaan saja,” ungkap Sopianto.

Selanjutnya Sopianto menyebut, untuk visi misi ditahun yang akan datang dirinya bertekad agar Desa Lingkis harus selangkah lebih maju lagi dari Desa-Desa lainnya.” Sejak adanya dana desa, ternyata desa mampu membangun infrastruktur desa secara masif dan diakui badan dunia. Untuk tahun yang akan datang pembangunan akan terus ditingkatkan,”tutupnya. (MATYS)

Post a Comment

0 Comments