Ciamis. LHI
Semangat gotong royong kembali ditunjukkan oleh masyarakat Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis. Tanpa mengandalkan program maupun anggaran pemerintah, warga secara swadaya membangun jalan menuju Pesantren Miftahul Inayah melalui kegiatan pengecoran jalan rapat beton. Sabtu (3/1/2026).
Pengecoran dilakukan sepanjang kurang lebih 300 meter di wilayah RT 17 dan RT 18 RW 05 Desa Sindanghayu, Kecamatan Banjarsari.Jalan yang diperbaiki merupakan aset UDKP Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) yang telah mengalami kerusakan cukup parah selama lebih dari satu tahun dan belum tersentuh perbaikan.
Kondisi jalan yang berlubang dan licin selama ini kerap menyulitkan aktivitas warga serta para santri, terutama saat musim hujan. Kerusakan tersebut berdampak langsung terhadap kelancaran kegiatan pendidikan, keagamaan, dan sosial masyarakat di sekitar pesantren.
Tokoh agama setempat sekaligus Pimpinan Pesantren Miftahul Inayah, KH. Yayan Ahmad Jalaluddin, S.Ag., berinisiatif menggerakkan pembangunan jalan melalui dana swadaya masyarakat. Langkah ini mendapat dukungan luas dari berbagai elemen, di antaranya HAMIFI (Himpunan Alumni Miftahul Inayah), IQOMAH (Ikatan Qomunitas Jamaah Hikam), Garda, Keahkawatan, para simpatisan, serta masyarakat setempat.
Dana yang terkumpul untuk kegiatan pengecoran jalan tersebut murni berasal dari kepedulian dan partisipasi masyarakat, tanpa campur tangan anggaran pemerintah. Total biaya yang dihabiskan mencapai kurang lebih Rp159.999.999.
“Ini murni gerakan kebersamaan. Kami tidak ingin hanya menunggu, sementara akses jalan ini sangat vital bagi kegiatan pesantren dan masyarakat,” ujar KH.Yayan Ahmad Jalaluddin di sela-sela kegiatan.
Pantauan di lapangan menunjukkan proses pengecoran dilakukan secara bertahap dengan melibatkan partisipasi aktif warga. Masyarakat bahu-membahu membantu pekerjaan, mulai dari pengangkutan material hingga perataan beton. Antusiasme warga terlihat tinggi, mencerminkan kuatnya nilai gotong royong yang masih terjaga.
Dengan selesainya pembangunan jalan rapat beton ini, diharapkan akses menuju Pesantren Miftahul Inayah menjadi lebih layak, aman, dan nyaman, serta mampu menunjang kelancaran aktivitas pendidikan, keagamaan, dan sosial masyarakat Desa Sindanghayu. (ADE ARIS)****


0 Comments