PemkabOKU Selatan

PemkabOKU Selatan
Natal 2024 dan Tahun Baru 2025

Perkuat SDM Event Olahraga, KOJA Jabar Gelar Pelatihan Profesional Dihadiri Ketua Koni Banjar dan Kadisporapar

Kota Banjar. LHI—Upaya meningkatkan kualitas penyelenggaraan event olahraga di Kota Banjar kembali mendapat dorongan berarti. Komunitas Otomotif Jawa Barat (KOJA) menggelar pelatihan khusus bagi para panitia penyelenggara event olahraga, Sabtu (6/12/2025). Bertempat di Gedung Sport Center Langensari Kota Banjar.


Pelatihan peningkatan kapasitas ini diikuti para pegiat otomotif dan panitia event dari berbagai daerah. Sejumlah pejabat turut hadir, di antaranya Kepala Disporapar Kota Banjar H. Kaswad, Ketua KONI Kota Banjar, Ir. Soedrajat Argadiredja , perwakilan Batalion 323, serta jajaran KOJA yang memberikan dukungan penuh terhadap upaya profesionalisasi SDM penyelenggara event olahraga.


Ketua KOJA, Deni Kusmayadi, menjelaskan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari program resmi Kemenpora yang bertujuan memberikan standar kompetensi bagi para panitia event olahraga. Menurutnya, para pekerja teknis selama ini masih jarang mendapatkan pembinaan yang terarah.


"Banyak dari mereka yang sudah lama berkecimpung, tapi belum memiliki kejelasan standar profesi maupun hak honorariumnya. Melalui pelatihan ini, kami ingin mereka memiliki kompetensi yang diakui,” ujar Deni.


Ia menambahkan, bahwa sektor non-atlet sering kali luput dari perhatian, padahal peran mereka sangat menentukan keberhasilan penyelenggaraan event. KOJA berharap program ini dapat membuka ruang pembinaan lebih luas bagi para pekerja lapangan.


Kepala Disporapar Kota Banjar H. Kaswad mengapresiasi penuh terselenggaranya pelatihan tersebut. Ia menilai kegiatan ini dapat meningkatkan profesionalitas penyelenggaraan event olahraga sekaligus memberikan dampak ekonomi bagi Kota Banjar.


"Dengan SDM yang lebih siap, setiap event bisa digarap lebih tertib, lebih menarik, dan lebih memberikan manfaat bagi daerah,” ujarnya.


Kaswad juga menyoroti minimnya promosi event olahraga yang selama ini menjadi tantangan penyelenggara. Ia menyebut pelatihan ini dapat membuka wawasan baru terkait strategi publikasi yang lebih efektif.


Sementara itu, praktisi media Atay Rustandar menekankan pentingnya kolaborasi antara penyelenggara event dan media. Menurutnya, promosi digital kini menjadi kunci utama dalam menarik perhatian publik.


"Media sosial kini adalah wajah pertama sebuah event. Kalau pengelolaannya tepat, selain untuk promosi, juga bisa menjadi sumber pemasukan tambahan bagi para penggiat event,” jelas Atay.


Ia menambahkan, Kota Banjar memiliki identitas kuat dalam dunia otomotif. Dengan publikasi yang konsisten, event-event di Banjar diyakini dapat dikenal lebih luas dan menarik lebih banyak peserta.


Pelatihan ini diharapkan menjadi langkah awal menuju penyelenggaraan event olahraga yang lebih profesional, terorganisasi, dan berdaya saing di Kota Banjar. (Ade Aris)

Post a Comment

0 Comments