PemkabOKU Selatan

PemkabOKU Selatan
Natal 2024 dan Tahun Baru 2025

Mulia, Ajak Tanam Pohon Selamatkan Bumi Bandung Raya Menggema di Soundweavers 360 Minutes Together Charity Event 1st Anniversary BERKOBAR Bersatu Komunitas Bandung Raya “Neangan Cika Cika" Siapapun Boleh Bergabung dan Tanpa Iuran.

Bandung, LHI,- BERKOBAR memiliki singkatan dan ikatan yang mendalam nan sajati yakni Bersatu Komunitas Bandung Raya. Charity Event dalam rangka 1st Anniversary Berkobar dilaksanakan di Hotel Horison Bandung, Sabtu (13/12/2025). 


Soundweavers 360 Minutes Together Charity Event 1st Anniversary BERKOBAR Bersatu Komunitas Bandung Raya bertajuk “Neangan Cika Cika" yang mana kegiatan tersebut merupakan momentum refleksi sekaligus penguatan komitmen Berkobar dalam bidang sosial, lingkungan, dan pendidikan ditengah banyaknya bencana alam khususnya di Bandung Jawa barat. 


Dari berbagai komunitas se-Bandung Raya hadir kompak penuh keakraban meski disayangkan Wali Kota Bandung Farhan yang dijadwalkan hadir malah tidak jadi datang. Suasana berlangsung hangat dan penuh semangat kebersamaan, sejalan dengan semangat sosial seruan yang digemakan BERKOBAR.


"Kegiatan anniversary ini bukan sekadar perayaan, melainkan sarana untuk terus menebarkan manfaat nyata bagi masyarakat. Saya mengajak untuk menambah pohon sebagian ikhtiar kita semua peduli keselamatan Bandung Raya sebagai antisipasi bencana alam," tutur Ketua Umum Berkobar, Nina Marliana.


Ditegaskan Nina sejak awal Berkobar berdiri lebih mengedepankan isu sosial, lingkungan, dan pendidikan saat Berkobar baru di bentuk. BERKOBAR akan terus fokus pada tema sosial dengan menggandeng berbagai komunitas di Bandung Raya.


"Berkobar berhasil menghimpun dana sosial di salurkan untuk renovasi asrama Rumah Yatim. Berkobar hingga kini masih konsisten melakukan pendampingan. Agar Rumah Yatim tersebut dapat mandiri. Kami membuat program agar anak-anak di asrama bisa hidup layak seperti anak-anak pada umumnya. Mulai dari mengganti perlengkapan sekolah, peralatan asrama, hingga mendatangkan guru untuk pelajaran matematika, fisika, kimia, dan lainnya,” papar Nina Marliana.


Luar biasanya kini Rumah Yatim binaan Berkobar memiliki kebun mandiri, sehingga kebutuhan pangan sehari-hari dapat dipenuhi dari hasil kebun sendiri. Hal ini menjadi bagian dari upaya membangun kemandirian jangka panjang.


“Kami Berkobar juga bergerak terhadap kepedulian lingkungan. Bersama komunitas-komunitas yang ada, kami telah menanam sekitar 350 pohon di kawasan Taman Nasional bekerja sama dengan SDA Kementerian Kehutanan, termasuk penanaman pohon-pohon langka,” papar Nina.


Lebih lanjut Nina menerangkan bahwa program lingkungan lainnya yang telah di jalankan Berkobar adalah penyediaan tempat sampah plastik berkualitas yang di bagikan ke sekolah-sekolah dasar dan ruang publik. Hingga saat ini, tercatat sudah 30 titik yang menerima fasilitas tersebut.


“Jika ada sekolah atau tempat umum yang membutuhkan, kami terbuka. Semua bersifat sukarela, tidak ada iuran, dan kami tidak pernah menyimpan dana. Setiap selesai acara, dana langsung di salurkan untuk kegiatan sosial. Alhamdulillah, pemerintah sangat mendukung. Karena itu kami bisa menjalin kerja sama langsung dengan instansi terkait,” imbuhnya.


Ketua Umum Berkobar, Nina Marliana menegaskan kegiatan "Soundweavers 360 Minutes Together Charity Event 1st Anniversary BERKOBAR Bersatu Komunitas Bandung Raya bertajuk “Neangan Cika Cika"  tidak sepeserpun dibiayai oleh pemerintahan. Semuanya mandiri dari galangan Berkobar termasuk partisipasi dari berbagai komunitas se-Bandung Raya.


Berkobar menyampaikan doa dan empati atas bencana alam Sumatera dan Aceh. Berkobar berencana kembali untk menggalang donasi usai acara untuk membantu para korban.


Dalam tubuh Berkobar dipadati wadah kolaborasi dari berbagai komunitas se-Bandung Raya diantaranya komunitas olahraga, otomotif, hingga sosial. Meski anggotanya berasal dari latar belakang komunitas yang beragam, Berkobar tetap mengedepankan satu tujuan bersama yaitu pengabdian sosial.


"Saya mengajak seluruh komunitas se-Bandung Raya bergabung bersama Berkobar. Saya tegaskan tanpa ada pungutan biaya dan iuran yah. Hal terpenting bersama Berkobar adalah saling peduli terhadap lingkungan dan sosial. Jangan sampai Bandung mengalami musibah yang tidak kita harapkan. Siapa pun boleh bergabung dengan Berkobar, tanpa iuran, karena semua yang kami lakukan murni untuk sosial," ajak Ketum Berkobar Nina Marliana. 


Presenter TV senior Kang Denny Chandra hadir menyemarakan ulang tahun pertama Berkobar. Dirinya menuturkan bahwa berkobar itu adalah pancaran cahaya yang menyinari kehidupan untuk saling memberikan jalan terang khususnya se-Bandung Raya yang akan terus memancarkan sinar ke seluruh pelosok bumi Nusantara agar senantiasa aman, tentram, damai dan saling memakmurkan kehidupan dengan segala ikhtiar kebajikan beramal saleh. 

"Urang Bandung someah penuh kesantunan Bersatu Komunitas Bandung Raya ya inilah wujud BERKOBAR yaitu pancaran cahaya seperti Cika-Cika," pungkasnya. (Eky AS-Jbr)


Post a Comment

0 Comments