PemkabOKU Selatan

PemkabOKU Selatan
Natal 2024 dan Tahun Baru 2025

Wali Kota, Kadispora, SOINA Kota Bandung Sukses Ganda Jadi Tuan Rumah dan Juara Special Olympic Southeast Asia Football Competition 2025

Kota Bandung, LHI,- Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bandung, H. Sigit Iskandar, S.IP., M.M., "Sauyunan se-iya se-kata" gayung bersambut bersama Wali Kota Bandung, H. Muhammad Farhan dalam acara Closing Ceremony Special Olympic Southeast Asia Football Competition Tahun 2025 di Horison Hotel Bandung, Jumat (14/11/2025).


Kota Bandung dalam hal ini Pemerintah Kotanya merasa terhormat dan menyampaikan apresiasi kepada semua peserta dari berbagai negara dan jajaran kontingennya pada Penutupan (Closing Ceremony) Special Olympic Southeast Asia Football Competition Tahun 2025 diselenggarakan oleh SOINA DISPORA Kota Bandung nampak lekat penuh persahabatan yang hangat. Suasana semakin luar biasa adanya suguhan pentas seni budaya dari kaum difabel Kota Bandung. 


"Bagaimanapun juga kita menjadi tuan rumah ini merupakan sebuah kehormatan, Kebahagiaan juga kebanggaan sebetulnya buat semua warga Kota Bandung, Kita selain juara Nasional dan kini Kota Bandung mewakil Indonesia menjadi juara di turnamen liga dua Asia event Special Olympic Southeast Asia Football Competition 2025," ujar Farhan.


Farhan menegaskan bahwa olah raga sepak bola itu harus kita buktikan untuk semua orang dan Kota Bandung senantiasa menantikan apabila di tunjuk kembali menjadi tuan rumah event - event olah raga internasional bukan hanya sepak bola dan akan terus berbenah diri menjadi tuan rumah yang terbaik.


"Alhamdulillah meski tidak mudah yah dalam membina kaum difabel untuk menjadi juara ajang sepak bola tingkat Asia Pasifik. Saya ucapkan selamat sukses dan apresiasi setinggi-tingginya untuk Ketua, pengurus SOINA Kota Bandung, para pelatih dan official, kontingen yang telah gigih, ulet, sabar, dan brilian hingga Alhamdulillah membuahkan juara. Kami (Dispora Kota Bandung) sudah menjadi keharusan memberikan dukungan penuh kepada SOINA Kota Bandung baik melalui dana hibah untuk keberlangsungan pembinaan atlet-atletnya, agar semakin berprestasi mengharumkan nama baik Kota Bandung," tutur Sigit.


Sigit menambahkan atas kesepahamannya dengan Wali Kota Bandung Farhan terkait Kota Bandung selalu siap sedia menjadi tuan rumah ajang olah raga Internasional bukan hanya sepak bola saja. Dispora Kota Bandung akan terus berbenah diri memperbaiki dan meningkatkan baik dari sisi SDM maupun fasilitas pendukung hingga dampak positif yang harus produktif dari ajang olah raga internasional.


"Kita senang saja menjadi tuan rumah olah raga internasional intinya kami memarketingkan Kota Bandung yah. Diakui (Pemkot Bandung) harus segera meningkatkan fasilitas stadion Sidolig, diantaranya penambahan tribun baru, ruang ganti, rumput baru bertaraf internasional, hingga fasilitas MCK dan fasilitas penunjang lainnya. Dari ajang ini jelas berdampak besar bagi perekonomian dan pariwisata di Kota Bandung. Mereka akan kembali ke Kota Bandung bersama keluarga dengan tujuan lainnya, seperti wisata, kuliner, dan membeli oleh-oleh di Kota Bandung," imbuhnya.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bandung, H. Sigit Iskandar, S.IP., M.M.,

Ajang ini menjadi salah satu kompetisi penting pengembangan olahraga bagi penyandang disabilitas intelektual di tingkat regional. ‎ 


Gegap gempita di dalam ruangan riuhnya sorak sorak dan tepuk tangan menandakan hubungan emosional menguat malam itu di Horison Hotel Kota Bandung. Kompetisi sudah selesai yang berlangsung dari tanggal 10 hingga 14 November 2025 di Stadion Sidolig Persib, Jalan Ahmad Yani Kota Bandung, sedangkan untuk seremoni pembukaan sekaligus penutupan juga digelar di Hotel Horison Ultima Bandung.


Luar biasa, Kota Bandung dipercaya menjadi tuan rumah olah raga internasional Special Olympics Southeast Asia 7a Side Football Competition 2025 di Stadion Sidolig sukses terselenggara dengan aman dan lancar. ‎Turnamen diikuti 12 tim terdiri dari 6 tim putra dan 6 tim putri dari enam negara wilayah Asia Pasifik, yaitu Kota Bandung mewakili Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, Filipina, dan Bangladesh. 


‎Ketua Special Olympics Indonesia (Soina) Kota Bandung dimana sekaligus selaku penanggung jawab kegiatan, Abdul Karim menerangkan, kompetisi tersebut merupakan bagian atas upaya global untuk mendorong inklusi dan pemberdayaan melalui olahraga. Ia merasa puas pasalnya Indonesia membuahkan hasil keluar sebagai juara. (Eky AS)


Post a Comment

0 Comments