PAN Jabar

PAN Jabar
Marhaban Ya Ramadhan

Pekerjaan Rehabilitasi Saluran Tersier di Desa Rejasari Melalui Program Inpres Tahun 2025

 


Kota Banjar, LHI

Pekerjaan rehabilitasi saluran tersier di Desa Rejasari, Kecamatan Langensari, Kota Banjar, telah resmi rampung pada awal November 2025. Proyek tersebut dipastikan selesai sesuai spesifikasi teknis yang telah ditetapkan. Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Instruksi Presiden (Inpres) Tahun 2025, yang bertujuan memperkuat infrastruktur pertanian serta mendukung ketahanan pangan masyarakat. Jumat(21/11/2025).

Proyek saluran dengan panjang Segmen 1 mencapai 715 meter dan Segmen 2 sepanjang 663 meter ini berada di bawah tanggung jawab Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citanduy, melalui PPK OP SDA2, Yahya Yoshua Leander, S.I.Kom., M.T., yang melakukan pengawasan dan penanggung jawab pelaksanaan di lapangan.

Pelaksana kegiatan, Yanto atau yang akrab disapa Kucir, warga asli Kota Banjar dari Lingkungan Sasagaran, menyampaikan komitmennya dalam menjalankan pekerjaan sesuai ketentuan teknis yang berlaku.

"Ini pekerjaan pertama saya di bidang tersebut dan mencoba bermitra dengan BBWS dalam pekerjaan Inpres 2025. Tapi Alhamdulillah, dengan dukungan semua pihak, amanah ini bisa saya jalankan. Saya juga turun langsung ke lapangan untuk memastikan pekerjaan sesuai spek. Alhamdulillah pekerjaan saluran tersier di Desa Rejasari bisa selesai sesuai waktu dan target," ungkapnya saat ditemui di lokasi kegiatan.

Selain memperkuat fungsi irigasi pertanian, rehabilitasi saluran ini juga diharapkan mampu mengurangi risiko banjir dan genangan air, terutama pada musim hujan. Warga sekitar menyambut baik rampungnya proyek ini karena dinilai membawa manfaat nyata bagi para petani.

Salah satu warga Desa Rejasari, Imas, mengungkapkan rasa syukurnya."Kami sangat senang dengan adanya perbaikan saluran ini. Mudah-mudahan bisa membantu petani dan mencegah air meluap saat hujan," ujarnya kepada awak media LHI.

Sementara itu, PPK OP SDA2 BBWS Citanduy, Yahya Yoshua Leander, S.I.Kom., M.T., menegaskan bahwa seluruh pekerjaan rehabilitasi saluran tersier di wilayah kerja BBWS Citanduy dilaksanakan dengan prinsip mutu, ketepatan waktu, dan kesesuaian spesifikasi teknis.

"Kami terus melakukan pemantauan dan pengawasan di lapangan agar hasil pekerjaan benar-benar sesuai standar yang telah ditetapkan. Jangan sampai ada pekerjaan yang asal-asalan. Setelah rampung, saluran ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi distribusi air ke lahan pertanian masyarakat," tegasnya.

Dengan selesainya proyek ini tepat waktu, masyarakat berharap pembangunan infrastruktur pertanian di Desa Rejasari dapat terus ditingkatkan demi mendukung kesejahteraan petani serta memperkuat ketahanan pangan daerah.ujarnya.(ADE ARIS)***

Post a Comment

0 Comments