PAN Jabar

PAN Jabar
Marhaban Ya Ramadhan

Kader PAN 98 Buyung Iksal Geram Dan Minta DPP Usut Siapa Dalang Pembuat Surat DPW PAN Jabar, Publik Harus Tahu

Bandung, LHI,- Bentuk  keprihatinan kian hari berdatangan dari para Kader Partai Amanat Nasional (PAN) khususnya di wilayah Jawa Barat.


Ada asap pasti ada api, hal tersebut ditenggarai atas munculnya Surat DPW/PAN JABAR No PAN/10/A/K-S/070/VIII/2025, tertanggal 29 Agustus 2025 tentang Rekrutmen Pendamping Desa yang dijaring melalui DPD PAN Cirebon dan Indramayu. 


Keprihatinan kali ini datang dari Kader sejak PAN berdiri tahun 98 yaitu H. Buyung Iksal, S.Sos.


Kader PAN Jabar satu ini bukan kaleng-kaleng, pasalnya H. Buyung Iksal menorehkan prestasi bagi tubuh PAN Jawa Barat. Ia berhasil menjadi Anggota DPRD Bekasi selama dua periode pada tahun 1999-2004 dan 2004-2009. Karier politik Buyung meningkat hingga sukses terpilih menjadi Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat pada periode 2009-2014.


Kepada LHI Kamis (2/10) Buyung Iksal mengaku merasa geram dan resah. Ia telah melayangkan Surat Keprihatinannya yang ditujukan langsung kepada Ketum DPP PAN Zulkifli Hasan, Sekjen DPP PAN, Waketum DPP PAN/POK Viva Yoga, Waketum DPP PAN/ PANWIL PAN Jabar Bima Arya, Waketum Edi Suparno, Waketum Yandri Susanto juga kepada Ketua DPP PAN Desy Ratnasari. 


"Saya sebagai bagian dari PAN khususnya di Jawa Barat sejak PAN berdiri tahun 1998 hingga hari ini. Jujur saya merasa risau atas berkembangnya topik bahasan kian hari menjadi sebuah kegaduhan, baik itu di forum komunikasi informal WAG apalagi beredarnya di medsos terkait Surat DPW PAN Jabar tentang Rekrutmen Pendamping Desa," papar H. Buyung Iksal, S.sos.


Kembali ia menyatakan bahwa sebagai Kader PAN sejak berdiri tahun 1998, Buyung merasa risih dan terpanggil untuk bersuara tiasa lain sebagai wujud bentuk Keprihatinan polemik beredarnya surat tersebut.


"Tentu ini menampar muka saya dan para Kader PAN lainnya juga. Saya sebagai kader PAN Jawa Barat tidak bisa tinggal diam meski kepengurusan DPW PAN Jabar telah menerbitkan surat sanggahan bahwa surat itu bukan dibuat oleh Ketua DPW PAN Jabar yang baru. PAN harus bertindak cepat tegas dan ini harus di usut tuntas agar marwah Partai PAN tetap terjaga dengan baik. Apalagi Bapak Yandri yang notabene adalah salah satu Kader PAN terbaik yang saat ini menjadi Menteri Desa, sangat jelas ini harus kita jaga jangan sampai tercemar gara-gara surat tersebut," cetus Buyung.


Buyung kembali menegaskan bahwa masalah ini bukan hal yang sepele. Siapapun pembuat surat tersebut harus dicari sampai ketemu, siapa orangnya dan siapa dalang dibalik itu semua. Menurutnya jangan sampai citra baik Partai PAN yang selama dirinya turut merintis sejak berdiri hingga sekarang semakin membaik, malah rusak gara-gara satu surat tersebut.


Dirinya berharap dalam waktu dekat pelakunya segera diketemukan dan harus di ekspos ke media agar publik mengetahui kepastiannya bahwa surat tersebut benar - benar palsu atau ada musuh dalam selimut. Semuanya tidak cukup hanya klarifikasi atau sanggahan saja tetapi PAN harus membuktikan siapa si pelaku tersebut, agar citra baik PAN dan semua kadernya tetap terjaga dengan baik. 


"Saya sangat berharap para petinggi pengurus DPP PAN untuk mengambil langkah cepat dan kongkrit dalam menuntaskan permasalahan ini. Semuanya demi PAN tetap terjaga dan PAN semakin bersinar menerangi Rakyat Jawa Barat yang umumnya bagi Rakyat Indonesia," pungkasnya. (Eky AS)

Post a Comment

0 Comments