PAN Jabar

PAN Jabar
Marhaban Ya Ramadhan

Karpet Merah Beasiswa Khusus Untuk Sarah Tsunami Berkuliah Di UNPAD, Eka "Alhamdulillah Perjuangan Kita Tidak Sia-Sia"

Eka Santosa: "Bayi Ajaib Kuasa. illahi, Alhamdulillah Sarah Tsunami diterima langsung secara khusus oleh Dekan FPIK UNPAD dan Rektor UNPAD di Graha Sanusi UNPAD Bandung"

BANDUNG, LHI,- Sosok Sarah Tsunami (19) dalam dua hari ini mencuri perhatian publik dan dukungan dari berbagai kalangan setelah Kisah haru bercampur bahagia bertemu kembali dengan Sang Ayah Angkat H. Eka Santosa. 


Kang Eka Santosa dihubungi sahabatnya Kang Anda asal Pangandaran dan langsung dipertemukan Sarah dan Eka di Bandung setelah hilang kontak -+14 tahun.


Pemandangan istimewa nampak mewarnai dalam peringatan Dies Natalis Universitas Padjadjaran (UNPAD) ke-68, Kamis (11/9/2025).


Sarah Tsunami terlahir satu hari sebelum bencana tsunami melanda Kabupaten Pangandaran. Menurut Eka dan Kang Anda sang perantara Illahi yang menyelamatkan Bayi Ajaib Sarah saat Tsunami Pangandaran terjadi (17/7/2006) hal tersebut merupakan kekuasaan Alloh.


"Sebagai muslim saya hanya mengingatkan, bahwa Solat malam tahajud bermunajat ke Alloh itu hendaklah dilakukan oleh kita dan sangat terasa bahwa dunia mengejar kita bukan kita mengejar dunia," lirihnya penuh sukur.


Sarah Tsunami Bayi berusia 30 jam selamat dari dahsyatnya tsunami Pangandaran 2006 yang sekarang sudah menjadi gadis 19 tahun memiliki semangat belajar sangat tinggi sebagaimana keterangan Guru di sekolahnya.


Kabar membahagiakan bagi Sarah telah diterima di UNPAD dan diberikan beasiswa istimewa dimana sebelumnya diajukan oleh Dekan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan UNPAD Prof. Yudi Nurul Ihsan dan langsung disetujui oleh Rektor UNPAD Prof. Arief S. Kartasasmita.


"Unpad kan sudah ada di Kabupaten Pangandaran sesuai visi misi kami adalah mengembangkan potensi ADA masyarakat Kabupaten Pangandaran, UNPAD akan mendukung secara penuh Sarah Tsunami salah satunya akan diberikan beasiswa istimewa karena ini merupakan keajaiban Allah dari bencana tsunami Pangandaran 2006 dan Sarah selamat," papar Prof. Yudi Nurul Ihsan.


Momen penuh haru ini berlangsung diruangan khusus di Graha Sanusi UNPAD, Bandung dengan didampingi Tokoh Pemekaran Kabupaten Pangandaran H. Eka Santosa, Kang Harri dan Kang Anda foto.


“Puji syukur Alhamdulillah, bayi Ajaib Sarah kini berusia remaja 19 tahun. Sebuah berkah luar biasa dari Allah SWT dari bencana Tsunami Pangandaran 2006 yang pernah merenggut banyak nyawa.  Sarah memilki semangat belajar sangat tinggi berdasarkan keterangan Gurunya yang saya hubungi lewat telpon. Ikhtiar kami tidak sia-sia dan diterima di UNPAD untuk Sarah berkuliah mendapatkan beasiswa khusus dapat langsung bertemu dengan Pak REKTOR dan Dekan UNPAD. Ini kuasa Allah lanjutan untuk Sarah kini karpet merah terbuka untuk  meraih masa depan. Saya harap Sarah esok lusa dapat bermanfaat bagi masyarakat Pangandaran,” tutur Tokoh Pemekaran Pangandaran H. Eka Santosa.


Suasana sumringah penuh haru nampak tergambar saat itu penuh saling kepedulian kepada Sarah Tsunami. Kini Eka Santosa bersama para sahabatnya sedang mempersiapkan pendirian Yayasan SARAH TSUNAMI Pangandaran.


"Yayasan Sarah Tsunami akan lebih fokus pada kepedulian penderita penyakit mata khususnya kaum difabel serta masyarakat umum Pangandaran serta menjaga ekosistem lingkungan hidup di Kabupaten Pangandaran sebaik-baiknya. Insya Allah dalam waktu dekat akan berdiri dan sudah banyak dukungan baik dari pusat maupun daerah dari berbagai kalangan. Saya menyampaikan terima kasih apresiasi yang setinggi - tingginya kepada Rektor dan Dekan UNPAD serta semua yang telah mendukung Sarah. Semoga menjadi ladang amal berlimpah pahala, kesehatan dan rejeki untuk kita semua, Aamiin," pungkas Eka Santosa. (Eky AS Jbr)

Post a Comment

0 Comments