DPRD OKU Selatan

DPRD OKU Selatan
Marhaban Yaa Ramadhan

Atet Handiyana Bicara Soal Pemotongan Tambahan Penghasil Pegawai ASN di Kota Banjar

 



Banjar, LHI

Isu yang sangat ini terselebar d Kota Banjar tentang Pemotongan Tambahan Penghasil Pegawai (TPP) ASN (Aparatur Sipil Negara) Kota Banjar menjadi bahan  perhatian para Bacalon Walikota Banjar Pilkada 2024 mendatang.

Atet Handiyana (AHS) pengusaha anak muda yang sukses berkarir diluaran Kota Banjar asli Banjar Lahiran Langensari Kota Banjar, menanggapi edaran tersebut dirinya, memperhatikan tentang siapa yang benar serta salah disini kita sama-sama belajar agar pengelolaan keuangan daerah kedepannya dapat dilakukan lebih bijaksana menata bener-bener supaya tidak lebih keliru serta jangan sampai terulang di kemudian hari, ujar Atet Handiyana (AHS) Bacalon Walkot Banjar Periode

2024-2029.

Hal ini jika terus menerus dibiarkan akan menjadi dampak yang sangat buruk, tidak hanya para ASN, pasti dampaknya ke perekonomian dan ke masyarakat Banjar. "Atas adanya kejadian ini semua Bacalon Walikota Banjar Pilkada 2024 diharuskan semua Bacalon mesti bener-bener bisa untuk mengelola keseriusan administrasi keuangan daerah dengan selalu bijak inovatif saatnya kita mesti mencegah definisif anggaran  di masa yang akan datang,"ujarnya.

Atet Handiyana, menilai dari pemotongan tambahan TPP ASN akibat dari satu sisi kurangnya Pemerintah pengelolaan keuangan daerah yang akhirnya kebijakan saat ini yang begitu kurang dampak seperti ini.

"Pemerintah daerah mempunyai peran aktip serta harus mengakui bahwa peran yang seperti ini sangat sulit, mungkin bisa juga kegagalan dari manajem Keuangan pemerintah sebelumnya, yang akhirnya ini terjadi definisif yang sangat besar, "

Atet sendiri tidak bisa memberikan penjelasan disamping saya tidak mengetahuinya secara detail mengenai defisit anggaran pemotongan tambah saat ini serta alasannya di keputusan memotong 20 sampi 50 persen TPP ASN. Kini saya berharap, agar pemotongan tambah TPP ASN ini mestinya dihindari. Pemerintah Daerah Kota Banjar pasti mempunyai solusi tepat untuk siap mengatasi masalah besar ini tanpa harus mesti melakukan pemotongan tambah tersebut, ucap AHS.

Atet Handiyana berharap, solusi yang saat ini yang menjadi pusat perhatian  solusi yang mesti di ambil oleh Pemerintah saat ini tidak akan merugikan siapapun, baik para ASN Banjar dan Pemerintah Daerah.

"Saatnya untuk semua Bacalon Pilkada 2024 harus dapat bekerjasama   mencari solusi agar pengelolaan keuangan daerah bisa dikelola dengan sebaik mungkin agar tidak lagi terjadi definisif anggaraan yang dapat merugikan berbagai pihak dan ASN.(ADE ARIS)****

Post a Comment

0 Comments