Pemkab OKU Selatan

Pemkab OKU Selatan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1444 H

Siaga Jika Bendungan Leuwi Keris Jebol? BBWS Citanduy Banjar Sosialisasikan Rencana Tanggap Darurat Banjir

Banjar,LHI - Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citanduy mengelar Sosialisasi rencana tanggap darurat terhadap dampak banjir dari Bendungan Leuwi keris, acara ini bertempat di Penimbunan Kayu (TKP) Cikadu, Kelurahan   Karangpanimbal Kecamatan Purwaharja, Kamis ( 30/11/2023).



Dalam kegiatan ini turut hadir berbagai pihak termasuk unsur TNI/Polri, PMI, Dishub, Dinas  Kesehatan, Satpol PL, Lurah Karangpanimbal, Camat Purwaharja, Karang taruna, Suruh RT/RW, Linmas se Kelurahan Karangpanimbal, Tokoh masyarakat, dan tokoh Pemuda.



Penyuluh Bencana dari BPBD kota Banjar Ridwan Firdaus menjelaskan, dalam situasi darurat seperti ini, masyarakat perlu memiliki kapasitas dalam upaya kesiapsiagaan untuk menghadapi ancaman jebolnya Bendungan Leuwi Keris.



" jika ini terjadi,BPBD berkoordinasi dengan pihak terkait untuk melakukan evakuasi masyarakat terdampak ke titik aman melalui jalur evakuasi yang telah ditentukan,"ujarnya.




Menurut Ridwan, jika Bendungan Leuwi Keris jebol, dikhawatrikan kelurahan Karangpanimbal, ketinggian genangan air dapat mencapai 10 meret.




"Jika jebol, air datang dari Bendung Leuwi Keris  estimasi waktu sekitar 2 jam masuk kewilayah sungai Citanduy,"ujarnya.



Adapun wilayah yang terancam yakni kelurahan Karangpanimbal meliputi Katapang, Parungsari, ciaren dan cikadu.



Sementara itu, Kepala Unit Pengelola Bendungan Leuwi Keris  BBWS Soni Senjaya Efendi, memberikan penjelasan mendalam mengenai dampak yang mungkin terjadi akibat resiko Bendung Leuwi Keris.



Ia menjelaskan potensi ancaman dan langkah yang harus diambil oleh masyarakat dalam menghadapi situasi darurat tersebut.



Hal ini sebagai upaya untuk mengantisipasi terjadinya gangguan atau bencana yang ditimbulkan setelah nanti bendungan tersebut beroperasi.



"Kegiatan ini merupakan sosialisasi rencana tidak darurat Ini sebagai upaya untuk mengantisipasi adanya bencana dengan hal- hal yang tidak kita diinginan,"ujarnya.



"Semua pihak diharapkan dapat bersinergi untuk melindungi serta membantu masyarakat dalam situasi darurat yangu mungkin terjadi akibat resiko Bendung Leuwi Keris di sungai Citanduy dengan tujuan menjaga keselamatan dan keamanaan bersama,"pungkasnya. (Ade Aris) 

Post a Comment

0 Comments