Pemkab OKU Selatan

Pemkab OKU Selatan

Jepri: Hukumanya Kurang Tinggi, Vonis 7 Tahun Eks Wali Kota Banjar

Banjar, LHI,- Hari ini Senin (3/10/2022) Majelis hakim Pengadilan Tipikor Bandung memvonis Herman Sutrisno, mantan Wali Kota Banjar dengan hukuman 7 tahun penjara. 


Terdakwa Herman dinilai terbukti bersalah menerima suap dari sejumlah proyek saat dia menjabat sebagai Wali Kota Banjar.

Vonis terhadap Herman lebih berat dari tuntutan jaksa, yang menuntut Herman enam tahun penjara.


"Memutuskan terdakwa Herman Sutrisno dijatuhi hukuman pidana, 7 tahun penjara," kata ketua majelis hakim saat membacakan vonis di Pengadilan Tipikor Bandung  Senin (3/10/2022).


Selain vonis penjara, majelis hakim juga menjatuhkan hukuman tambahan kepada terdakwa Herman Sutrisno berupa denda Rp 350 juta subsidair 1 tahun kurungan penjara. 


Majelis hakim mengatakan, Herman terbukti bersalah melanggar Pasal 12 huruf b UU Tipikor Jo Pasal 65 ayat (1) sebagaimana dakwaan kesatu pertama dan Pasal 12 B UU Tipikor Jo Pasal 65 ayat (1) KUHP sebagaimana dakwaan kumulatif kedua.


Dalaam dakwaan, Herman menerima uang suap Rp 12,5 miliar lebih selama menjabat sebagai kepala daerah. Uang tersebut diduga hasil Herman mengatur pemenang lelang proyek pekerjaan di Kota Banjar sepanjang 2008 sampai 2013. 


Dedi Suhadi salah satu kuasa hukum Herman Sutrisno mengatakan, belum menentukan langkah hukum lanjutan terkait putusan tersebut. Kuasa hukum menunggu sikap Herman untuk kelanjutan proses banding.


 "Terdakwa berpikir (banding). Kalau dia (Herman Sutrisno) banding, kami siapkan memorinya," Ujar Dedi seusai persidangan. 


Kabar ini sontak menjadi pusat perhatian warga Banjar salah satunya Sdr. Jepri, dirinya merasa kecewa dengan vonis yang di jatuhkan oleh Majelis hakim, hukuman bagi penerima suap atau korupsi harus lebih berat karena sudah mencederai rakyat khususnya Warga Banjar.


"Kurang tinggi hukumannya, Jaksa harusnya banding. Tegakan hukum di Indonesia sesuai dengan perbuatan melanggar perhukumannya". Ujarnya. (Red- E 14 Y)

Post a Comment

0 Comments