Ormas Pemuda Pancasila (PP) Gelar Aksi Damai di DPRD, Terkait Dana Covid 19

 




Kab.Tasik, LHI

Ratusan anggota Ormas Pemuda Pancasila (PP) MPC Kabupaten Tasikmalaya menggelar aksi damai di gedung DPRD Kabupaten Tasikmalaya, Selasa 20 September 2022. Tentang adanya dugaan Penyalahgunaan anggaran Covid 19 tahun 2021 lalu.

"Koordinator aksi Cecep Sukmanagara mengatakan dalam aksinya, kami atas nama Ormas Pemuda Pancasila (PP) sudah menggelar aksi pertama yaitu pada tanggal 25 bulan Agustus, pada aksi hari ini sama halnya seperti aksi pertama menuntut laporan pertanggungjawaban kepada OPD Teknis, ketua TAPD dan DPRD tapi hasilnya "nihil" atau tidak ada jawaban" katanya.

Anggota DPRD Kabupaten Tasikmalaya Asep Sopiudian S,Ag dari Fraksi Persatuan Pembangunan didampingi Asep Saepuloh ST,MM, yang menemui massa, dirinya mengucapkan terimakasih atas atensi bukti bertanggungjawab kita sebagai masyarakat dalam rangka membangun peradaban berbangsa dan bernegara.

"Kami atasnama pimpinan DPRD pada hari ini tentu mengapreasiasi kedatangan ibu bapak sekalian sebagai bentuk kritik tanggungjawab, betuk kebersamaan sebagai warga negara" ungkapnya.

Dirinya juga mengatakan, adapun hal-hal yang perlu disampaikan oleh ibu bapak sekalian tentunya kami akan merespon sedemikian rupa, sesuai dengan kewenangan yang dimiliki kami. Untuk itu kami tawarkan agar mensepsi, tetanga apa yang disampaikan lebih kondusip maka dari itu kami ucapkan selamat datang mari kita untuk berdialog di ruangan.

"Walaupun ada hal-hal yang harus kita tindak lanjuti, jangan kwatir kawasan pemda atau gedung pemerintahan tidak terlalu jauh dari tempat kita, maka itu kita bisa bersama menuju gedung tersebut" ucapnya.

Asop juga menambahkan, hari ini saya dengan Pak Asep Saepuloh dari Fraksi partai Golkar tentu menyambut Bapak ibu sekalian, oleh karenanya kepada korlap mohon ijin barangkali lebih baik karena ini adalah rakyat yang punya gedung ini, yang memiliki gedung sudah sepatutnya saya terima di ruangan terbuka ini.

"Oleh karenanya rasa tanggungjawab kita silahkan menuju ruangan agar Bapak ibu sekalin di manusian sebagai manusia dan sebagai anak bangsa yang punya tanggungjawab terhadap Kabupaten Tasikmalaya ini" pungkasnya.

Kemudian puluhan perwakilan dari masing-masing PAC masuk ke ruangan sidang paripurna untuk mengadakan dialog,  perwakilan aksi menuntut Sekda Muhamnad Zen hadir. Perwakilan aksi tidak puas ke tidak hadiran Sekda karena beliau tidak ada Gedung Setda.

Tidak puas dengan keputusan DPRD, massa lalu bergerak menuju kantor kejaksaan dan diterima oleh pihak kejaksaan dan langsung berdialog, dengan sejumlah poin yang di adukan. Selesai dialog dengan salah satu pihak kejaksaan Koordinator aksi masuk menuju meja pengaduan untuk membuat MOU penandatanganan surat tuntutan tersebut.**(HARDITO)

Post a Comment

0 Comments