Pembangunan Masjid Taqwa Akan Menjadi Ikon Desa Peninjauan




OKU Selatan LHI

Pembangunan Masjid Taqwa di Desa Peninjau Kecamatan Buay Runjung Kabupaten OKU Selatan mendapatkan bantuan anggaran Kesra OKU Selatan sebanyak Rp 100 juta dan hasil sumbangan dari masyarakat rantau Peninjauan menurut keterangan dari Kepala Desa Peninjauan Arya Ponda Pada saat ini sudah terkumpul sebanyak 1,5 M, Rabu tgl 10-08-2022

Pembangunan Masjid Taqwa ini di bangun dengan luas 21 M persegi dan memakai Kubah besar di tengahnya di kelilingi 4 kubah kecil. Keberadaan masjid sebagai pusat kegiatan masyarakat untuk menjalankan ibadah rukun Islam juga berpotensi sebagai penguatan ekonomi masyarakat.

Menurut Arya Ponda, menjalankan ibadah dan belajar agama serta kehidupan bermasyarakat sejak usia dini Desa Peninjauan telah membuktikan selama ini berhasil mencetak para generasi yang apapun profesinya, namun tidak meninggalkan jati dirinya sebagai orang yang taat beragama. Termasuk para perantau. Dimanapun mereka merantaunya, terbukti para perantau Desa Penijauan dalam pembangunan Masjid Taqwa hasil sumbangannya sangat banyak sekali.

Masyarakat rantau Desa Peninjauan sangat kompak Semangat kolaborasi dan sinergi rantau dengan Desa sangat besar artinya. Kekuatan ini harus tetap dibina dan ditingkatkan sinergi perantau dan Desanya menjadi modal kekuatan di Desa Peninjau.


“Untuk kemajuan kampung halaman harus ada kerjasama Masyarakat Desa dan Masyarakat Perantau. Dan, pada saat ini masyarakat secara umum menjadi contoh yang sangat baik bagaimana kerjasama itu dibangun. Terimakasih pada semua pihak, kehadiran masjid ini akan sangat bermanfaat bagi umat dan menjadi bagian penting dari upaya pembangunan SDM di Desa Peninjau, ” Ujar Arya Ponda.

Arya Ponda Kepala Desa Peninjauan, juga berharap Masjid Taqwa ini akan menjadi inovasi,  tambahan ikon di Desa Peninjauan dan para penyumbang selalu mendapatkan Amal ibadahnya sebab berada di pinggir jalan dan akan menjadi rest area bagi para musafir dan Termasuk sekaligus meningkatkan UMKM Desa Peninjauan dan Masyarakat OKU Selatan pada umumnya. (APRIZAN)

 

Post a Comment

0 Comments