Baru-Baru Ini Kepala BPKAD Angkat Bicara Tentang Isu Berita Miring Terhadap Uang Bantuan ADD dan Kas Daerah Yang Berhembus di Media Sosial


 


Meranti LHI

Dengan adanya hiruk pikuk nya uang bantuan dana desa (ADD) yang berhembus di media sosial sampai menyentuh kas daerah, termasuk juga uang gaji para guru P3K yang sudah bekerja belum menerima honornya saat ini! Jikalau benar pemberitaan yang berhembus di media ada dugaan yang sangat merusak kinerja oknum yang terkait di pemda meranti.

Kepala BPKAD mengatakan melalaui pemberitaan di sebuah media sosial bicara terkait isu miring ADD dan kas daerah, apakah benar tersebut terjadi?

Kalaulah benar isu miring tersebut kepala Inspektorat Pemda Meranti harus mengadakan pemeriksaan kepada pihak-pihak yang terkait di pemda supaya hal tersebut jangan menjadi bola liar di publik, jangan juga masuk ke gol ranah politik.

Didalam hal tersebut, jabatan sekda meranti sangat menetukan di bidang pengawasan di setiap dinas-dinas yang ada di pemda meranti serta mengevaluasi kinerja di setiap dinas-dinas tersebut, sejauh mana aliran dana bantuan daerah maupun bantuan pusat supaya kepala OPD di dinas masing-masing bicara didalam forum ruangan pemda membahas apa yang terjadi di setiap jajaran Kepala Dinas sampai ke perangkat desa-desa di meranti.

Hasil pantauan Lembaga Ikatan Pecinta Kedaulatan rakyat di Selatpanjang megatakan kepada LHI, mengapa kepala dinas BPKAD sangat populer bicara di media sosial, termasuk juga kepala desa di sembilan desa kabupaten meranti, timbul pertanyaan kita semua mengapa sekda mendiamkan? Serta DPMD mendiamkan? Ini semua harus terjawab secara transparan supaya terciptanya pemerintah yang bersih dan berwibawa jangan ada lagi dugaan penjahat berdasi. (RAMLI ISHAK)

Post a Comment

0 Comments