Direktur PT Woori Sukses Apparel Diduga Sikat Uang Mantan Karyawan

Kabupaten Semarang ,LHI

Diduga wanprestasi atas permasalahan utang piutang, Istiqomah (53) warga Beji, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang kesulitan menagih uangnya yang dipinjam oleh bossnya sendiri saat dirinya masih bekerja disalah satu pabrik garmen yang ada di Kabupaten Semarang.

Saat itu, Istiqomah pada tahun 2010 masih bekerja di perusahaan PT Sinabro Java Garmen meminjamkan uangnya kepada Mr. Kwak Ju Yong, berkewarganegaraan Korea yang saat itu menjabat sebagai direktur di PT Sinabro Java Garmen yang tengah kesulitan keuangan membayar gaji karyawan.

"Waktu itu perusahaan mengalami kesulitan dalam pembayaran gaji karyawan, lantas direktur perusahaan PT Sinabro Java Garmen, Mr. Kwak Ju Yong meminjam uang ke saya sebesar 150 juta untuk menutup pembayaran karyawan yang belum terbayarkan," tutur Istiqomah menyampaikan keluhkesahnya kepada awak media di rumahnya, Senin (4/7/2022).

Lebih lanjut Is menceritakan, akad hutang piutang tersebut dituangkan dalam surat perjanjian akan dikembalikan dalam waktu tiga bulan dengan jaminan selembar cek. “Ya karena
saya tau disitu (cek, red) ndak ada uangnya. Soalnya saya dulu kan karyawan bagian accounting, jadi tau kalo cek itu kosong," kata Istiqomah.

Dan setelah tiga bulan, Mr. Kwak mengangsur hutangnya sebesar 100 juta, namun uang tersebut dipinjam lagi.Setelah itu perusahaan pindah tempat dengan berganti nama menjadi PT Woori Sukses Apparel dengan direktur yang sama yaitu Mr. Kwak Ju Yong.

Dari tahun 2015 sampai 2018 Mr. Kwak mulai bersedia mengangsur hutangnya kepada Istiqomah hingga mencapai 72,5 juta. Namun setelah itu hingga sampai saat ini masih menyisakan sisa hutang yang belum dibayar sebesar 51,5 juta.

"Tahun 2020 beberapa kali saya mencoba menemui Mr.Kwak di pabriknya (PT Woori Sukses Apparel) namun tak berhasil ditemui dengan berbagai macam alasan, ada auditlah, pergilah," kata Istiqomah.

Saat ditanya awak media, adakah niat untuk melaporkan terkait hutang piutang ini kepada pihak penegak hukum, Istiqomah hanya berharap Mr. Kwak mengembalikan uangnya dengan cara baik - baik tak perlu ke ranah hukum.

"Ya kalo saya itu sebetulnya jangan sampai saya melaporkan ke Polisi atau kemana, kalo bisa dia bayar ajalah, jadi solusi yang terbaik dan damailah, wong pinjamnya baik - baik ya kembalikanlah secara baik juga," harapnya.

Dengan menahan air mata, Istiqomah menceritakan kesulitan yang dialami Mr. Kwak saat itu dalam membayar gaji karyawan yang tidak ada keuangan guna membayar karyawan serta merasa iba atas nasib karyawan saat itu yang belum mendapat haknya, gaji.

"Saya itu meminjami uang karena juga merasa kasihan, karena uang itu untuk membayar gaji karyawan. Karena setiap ada uang masuk selalu habis dan saya yang selalu disuruh untuk mencarikan uang," kata Istiqomah dengan menahan air mata mengenang saat bekerja bersama Mr. Kwak Ju Yong.

Sementara itu, saat awak media mencoba menemui Mr. Kwak Ju Yong di perusahaan barunya di PT Woori Sukses Apparel untuk mengkalirifikasi terkait persoalan hutang piutang dengan Istiqomah, hanya ditemui pihak HRD perusahaan, Nino."Sejauh ini saya itu joinnya baru beberapa waktu yang lalu, belum lama. Tapi jika memang ada persoalan, kapasitas sebagai HRD itu ketika ada berita yang sifatnya perlu diklarifikasi setidaknya satu, dua permasalahan saya pernah mendengar," kata Nino saat menemui awak media di Gazebo pabrik PT Woori Sukses Apparel.

Dikatakan Nino, terkait yang dialami oleh Istiqomah, Ia baru mendengar kalo ada permasalahan dengan Mr. Kwak. Karena  yang Ia dengar justeru bukan dengan Istiqomah yang mempunyai persoalan dengan Mr. Kwak.

"Jika saya menjawab terkait permasalah yang tidak saya ketahui kan akan menjadi blunder saya. Ya ini saya tampung, redaksinya saya terima, dan nanti saya berusaha untuk mencari disposisi hal tersebut," kata Nino menjelaskan.

Ditambahkan Nino, Ia akan berusaha membantu persoalan tersebut sebatas kewenangan dan kapasitas dalam menerima segala sesuatu yang sifatnya ada pertanyaan atau hal - hal yang perlu diklarifikasi yang nantinya akan disampaikan ke manajemen.

"Yang paling penting saya menerima kedatangan awak media dengan baik dan mohon maaf dalam menerima kedatangan awak media hanya ditempat seperti ini," ucap Nino sambil menunjuk Gazebo tempat wawancara dengan awak media.

Dikatakan Nino, Ia akan menyampaikan apa yang menjadi persoalan Istiqomah dengan Mr. Kwak kepada manejemen guna mendapatkan jalan keluar. Dan Ia meminta sedikit gambaran kronologi kejadian sebagai upayanya untuk menyampaikan ke manajemen. (PURNOMO)****

 

Post a Comment

0 Comments