Dinas Kesehatan Pangandaran Lakukan Periapan Kegiatan P3K Dalam Rangka Pengendalian Covid-19 Pada Hari Raya Idul Fitri 1443 H-2022 M



Pangandaran LHI

Menjelang liburan Hari Raya Idul Fitri 1443H/2022 M, yang diprediksi akan terjadi keramaian disejumlah objek wisata di Kabupaten Pangandaran yang berasal dari masyarakat setempat maupun dari luar kota, maka perlu ada persiapan kegiatan P3K dalam rangka pengendalian covid-19.

Hal tersebu di sampaikan Yadi Sukmayadi S.Kep.MM, selaku Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran kepada redaksi Lintas Hukum Indonesia, Kamis (21/4/2022).

Yadi Sukmayadi S.Kep.MM, menjelaskan, mengacu kepada Surat Edaran (SE) Kementrian Kesehatan NO NK.02.02/II/1406/2022 tentang kesiapsiagaan menghadapi mudik dan lebaran hari raya idul Fitri 1443 H/2022 M, Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran akan melaksanakan:

1. Meningkatkan promosi kesehatan dan pemantauan penerapan protokol kesehatan terkait covid-19 di semua tatanan kehidupan masyarakat.

2. Menyiagakan pasilitasi pelayanan kesehatan, pos pos kesehatan dan Public Safety Center (PSC) 199 dalam menghadapi kasus darurat dan kasus covid-19 selama pelaksanaan mudik/balik dan libur hari raya Idul Fitri 1443H-2022 M.

3. Menyiapkan Tim Gawat Darurat dan evakuasi medik untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan dan kondisi darurat lainnya, serta fasilitas transportasi dari dan ke lokasi kecelakaan.

4. Melakukan pemantauan bersama dengan lintas sektor terkait kesiapan tempat-tempat ibadah dan tempat umum lainnya dalam penerapan Protokol Kesehatan terkait covid-19.

5. Berkoordinasi dengan litas sektor untuk melakukan testing, tracking dan treatment kepada pelaku perjalanan termasuk menyediakan tempat isolasi pada penemuan kasus positif covid-19.

6. Menyiapkan Posko Vaksinasi covid-19 yang dapat diakses dengan mudah oleh pelaku perjalan terutama di terminal, stasiun, bandara, pelabuhan, dan pos- pos kesehatan.

7. Menyiagakan puskesmas dan RS disepanjang jalur mudik/balik dan libur Hari Raya Idul Fitri 1443H-2022M.

8. Menyiagakan mitigasi Kejadian Luar Biasa (KLB) yang mungkin terjadi pada masa mudik/balik dan libur Hari Raya Idul Fitri 1443 H-2022M.

Yadi Kismayadi menambahkan Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran pokus penyiapan bidang kesehatan dengan peningkatan pelayanan kesehatan dengan menyiagakan seluruh sumber daya kesehatan yang ada (faskes di provinsi, Kabupaten/Kota dan puskesmas serta PSC 119) serta koordinasi dengan lintas sektor, paparnya.

"Adapun kegiatan di daerah wisata sebagai berikut, edukasi/penerapan protokol kesehatan, screening vaksinasi pengunjung dengan peduli lindungi, bila kedapatan ada sasaran yang belum divaksin maka dilakukan swab antigen serta diarahkan untuk vaksinasi di pos vaksinasi yang disediakan atau atau diarahkan ke Puskesmas terdekat.

"Bila ada yang kedapatan positif maka dipulangkan ke daerah asal untuk dilakukan tracking dan testing swan PCR, serta isolasi di pantau puskesmas domisili yang bersangkutan, jelas Yadi.

Yadi menjelaskan, kita siapkan POS Kesehatan diantaranya, POS Kesehatan Protokol sebanyak 9 buah, diantaranya Pos Kes PKM Padaherang, Pos Kes PKM Sindangwangi, Pos Kes PKM Kalipucang, Pos Kes PKM Pangandaran, Pos Kes PKM Cikembulan, Pos Kes Parigi, Pos Kes PKM Cijulang, Pos Kes PKM Cimerak Dan Pos Kes PKM Legokjawa..

Ada juga Pos Kesehatan Non Protokol sebanyak 6 buah diantaranya, PKM Mangunjaya, PKM Sidamulih, PKM Selasari, PKM Langkaplancar, PKM Jadikarya dan PKM Cigugur.

Selain itu ada juga Pos Kesehatan di daerah wisata diantaranya, Pantai Karapyak, Pantai Timur'Pangandaran (Pol Airud), Pantai Barat Pangandaran (Pos Life Guard), Pantai Barat Boulevard, Pos 1, Pantai Batuhiu, Brand cayon, Patai Batukaras, Madasari, Citumang, Santirah dan Ciwayang, ditambah 2 pos Kesehatan Terpadu.

Kita juga menyiapkan gerai vaksinasi di beberapa lokasi diantaranya, pantai Karapyak, Karangnini, Kantor PIC, pantai timur, Pos PPKM, Parkir timur Batuhiu, Citumang, pantai Batukaras, Madasari dan Grand canyon.

Adapun tenaga medis yanydisiapkan diantaranya, 44 orang Dokter, 296 orang perawat, 34 orang ATLM, 30 orang supir ambulance, dan 18 orang tim monitoring.

Adapun untuk perlengkapan kita menyiapkan 15 buah tenda Pos Kes, 27 unit ambulance dan 13 velbed, pungkasnya. (AS)*

 

 

Post a Comment

0 Comments