Pertama di Indonesia "Kemenag Banjar Festival Minyak Klentik" Ajang Edukasi dan Sambut Ramadhan Positif Produktif

Banjar, LHI

Kantor Kementerian Agama (KEMENAG) Kota Banjar - Jawa Barat menghelat acara "Festival Minyak Klentik Kota Banjar 2022" bertempat di Wana Wisata Situ Mustika Kota Banjar, Rabu (30/3). 


Perlombaan membuat minyak goreng klentik ini mengambil momen dalam rangka Hari Jadi Kota Banjar ke-19. Di ikuti oleh peserta sebanyak 35 grup dari berbagai kalangan mulai Instansi Pemerintahan dan Swasta, Desa/Kelurahan, Sekolahan; Madrasah maupun peserta dari Pondok Pesantren se-Kota Banjar.


Ketua Panitia Dra.Hj. Imas Wahidah, M.Ag menerangkan, tujuan utamanya adalah untuk menjadikan Masyarakat Banjar dapat mempunyai keahlian dalam pembuatan minyak goreng klentik. 


"Kami ingin warga Banjar itu punya keahlian dalam membuat minyak klentik. Sehingga bisa memenuhi kebutuhan keluarga sehari-hari yang tidak harus membeli melulu karena bahanya juga kan gampang didapat". Ucap Hj. Imas Wahidah. 


Selain dalam rangka menyambut kehadiran bulan suci Ramadhan 1443 H dimana langkanya minyak gorang dipasaran yang merupakan kebutuhan pokok masyarakat. Kegiatan tersebut juga masuk dalam agenda memeriahkan Hari Jadi Kota Banjar ke-19, selain itu menyangka rasa syukur atas berkurangnya angka Covid, dari hal inilah Kemenag Banjar berinisiatif melakukan kegiatan yang positif sambil berliburan di wahana alam Situ Mustika. 


Kepala Bank BJB Syariah Kota Banjar Hj. Cyntia Dewi Bersama Hj. Rini Susilawati, S.Hut menerangkan bahws pihaknya bersama - sama mendukung sepenuhnya kepada Kemenag Banjar penyelenggaraan festival minta goreng klentik yang mana sebelumnya terjadi kelangkaan serta kini mahalnya harga minyak goreng dipasaran. menurutnya kegiatan semacam ini sangat positif dan mengedukasi sehingga masyarakat dapat membuat minyak goreng sendiri. 


Kegiatan Festival Minyak Klentik ini jelas merupakan kegiatan positif selain sebagai ajang edukasi hal tersebut sangat baik membuat masyarakat Banjar untuk berinovatif serta meningkatkan perekonomian. 


"Ini mengingatkan dan mebangkitkan kembali warisan nenek moyang kita, warga Banjar jangan panik sebetulnya potensi sumber daya alam untuk dimanfaatkan menjadi minyak goreng itu sangat banyak di Banjar". Urainya.


Hal senada diungkapkan oleh H. Aep Saepulloh dari Kemenag Banjar selaku Sekretaris Panitia Pelaksana, selain guna terampil dan kreatifnya masyarakat Banjar dalam membuat minyak klentik. Menurutnya paska event ini berharap bisa mendongkrak perekonomian  warga Banjar. 


Secara otomatis kegiatan tersebut didukung juga oleh Pemkot Banjar, Kejari Banjar juga Polres Banjar. 


"Festival Minyak Klentik ini  Alhamdulillah diikuti oleh peserta 35 Grup dan itupun kami batasi mengingat masih suasana pandemi. Semoga banyak manfaat yang di ambil baik oleh para peserta dan umumnya semua masyarakat Kota Banjar. Saya rasa event ini adalah kali pertamanya diadakan se-Indonesia, hanya baru di Banjar". Ujar H. Badruzaman, S.Ag. M.Pd selaku Kepala Kemenag Kota Banjar. 


Dari peserta 35 grup (5 orang/grup) diambil 3 Juara 123 dan Favourit 123. Total uang pembinaan yang tertera pada Baliho sebesar Rp. 2.250.000., Adapun juara 1 adalah IGRA Kota Banjar, juara 2 Desa Batulawang, juara 3 Kejari Banjar dan Juara Favourit terkreatif DWP Kemenag Banjar, Favourit Terkompak Polres Banjar dan juara Favourit terinovatif Parisada. (E 14 Y)

Post a Comment

0 Comments