Guna Memastikan Efektivitas Mesin Pemanen Padi, Wabup Pangandaran Turun Langsung Ke Sawah Bersama Kelompok Tani Harapan Mekar Tiga


Pangandaran-  LHI

Kelompok tani Harapan Mekar Tiga (KTHMT) melaksanakan panen raya padi yang langsung di hadiri Wakil Bupati Pangandaran H Ujang Endin Indrawan, bertempat di wilayah Dusun Nusa Gede, RT 10, RW 10 Desa Cijulang, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat.

Dari pantauan LHI di lokasi, Wakil Bupati Pangandaran H Ujang Endin Indrawan turun langsung ke sawah di dampingi Ketua Kelompok Tani Harapan Mekar Tiga, H Ayo dan Kepala Desa Cijulang juga warga masyarakat yang tergabung di kelompok tani harapan mekar tiga.

Ujang Endin Indrawan di sela-sela kegiatan menuturkan,Panen Raya di Dusun Nusa Gede Desa Cijulang, mencoba mesin pemanen padi (Combine) untuk memastikan efektivitas mesin tersebut. Dengan adanya mesin combine ini di harapkan petani dapat meningkatkan persentasi hasil dan meringankan beban. Tetaplah bertani dengan bijak agar mewariskan tanah subur pada generasi berikutnya, Kamirasa bangganya melihat semangat masyarakat yang secara tidak langsung membantu mengembangkan sektor pertanian di Kabupaten Pangandaran. Selasa (8/2/2022).

Baginya, ini merupakan upaya-upaya terobosan untuk mengembangkan berbagai sektor yang memang potensial."Lahan pertanian di kita lumayan punya potensi. Tinggal bagaimana kita melakukan inovasi berkesinambungan agar potensi itu benar-benar bisa dimanfaatkan. Ini salah satu contohnya," ujarnya.

Wakil Bupati, saat memberikan sepatah kata kepada petani dan masyarakat sekitar menegaskan agar bisa serius dan fokus di sektor pertanian ini.

" Kami mengingatkan, bahwa agar segala sesuatunya memang dimulai dari titik terendah untuk bisa mencapai ke puncak. Kita mulai dari bawah dulu, pelan-pelan baru kita kembangkan. Ini batu loncatan bagi kita. Ke depannya kita lihat potensi lainnya yang bisa kita kembangkan lagi, Pemerintah berada di samping masyarakat sebagai pendukung," katanya.

Wakil Bupati menerangkan, Kelompok Tani Harapan Mekar Tiga ( KTHMT ) ini, memang berada di bawah binaan H Ayo bersama Dinas terkait. Melihat kondisi tanah yang mengandung banyak zat besi, maka metode penanaman menggunakan teknologi pencucian serta pengairan tersaring. Dari kondisi lahan tadi jadi kita gunakan metode yang paling cocok. Ada sedikit kelebihan dari metode ini, dimana tanaman padi tidak perlu berendam dan cukup dengan pengairan yang rutin.

" Kami atas nama pemerintah Kabupaten Pangandaran, sangat apresiasi dan terimakasih atas undangannya Kelompok Tani Harapan Mekar Tiga, dalam rangka kegiatan panen raya padi hari ini, juga Kami terimakasih Khususnya Kepada H Ayo selaku Ketua Kelompok, semoga panjang umur dan tetap semangat lebih maju, dan juga Kami mendoakan kepada semua para kelompok Tani yang ada di Kabupaten Pangandaran lebih maju lebih banyak hasil panen padinya, lebih barokah dan bisa mencukupi kebutuhan dirinya dan keluarganya.

"Ke depan Pemerintah Kabupaten Pangandan sangat mendukung terhadap program - program di sektor pertanian," pungkasnya.

Sementara H Ayo selaku Ketua Kelompok Tani Harapan Mekar Tiga ( KTHMT ) mengatakan kepada Buser Trans, bahwa tanaman padi yang dikembangkan saat ini, merupakan jenis benih padi Ciherang yang umurnya mencapai 110 hari sebelum memasuki masa panen.

Tahun 2021 lalu, Kelompok Tani telah melalukan panen perdana mencapai 10 ton dari luas lahan 1 H. Tahun ini di perkirakan panen raya diperkirakan lebih dari sebelumnya.

" Saya atas nama Ketua Kelompok Tani Harapan Mekar Tiga ( KTHMT ) ucapkan terimakasih kepda Wakil Bupati Pangandaran H Ujang Endin Indrawan, yang mana pada hari ini telah hadir di kegiatan Kami ini, serta Kami merasa bangga karena beteul betul atas kehadiran beliau turun langsung ke sawah, tentu ini suatu kebanggaan buat kami kami, Pemerintah jelas jelas sangat mendukung pada program pertanian." Kami bersama anggota Kelompok Tani Harapan Mekar Tiga, siap mendukung apa visi misi Bupati wakil Bupati Pangandaran demi masyarakat," pungkasnya.( AS).



Post a Comment

0 Comments