Rapat Sinkronisasi Program CSR,Bupati Meranti Minta CSR 5% dari Laba Bersih Perusahan


Meranti – LHI

Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti, H. Muhammad Adil meminta perusahaan dan badan usaha yang beroperasi di wilayahnya agar fokus membantu pemerintah daerah dalam mewujudkan program strategis yang telah ditetapkan untuk lima tahun mendatang.

Hal itu disampaikannya saat membuka Rapat Sinkronisasi Program Corporate Social Responsibility (CSR) dengan RPJMD Kabupaten Kepulauan Meranti di aula Gedung Hijau, Senin (27/12/2021)."Pesan khusus pada ketua forum agar musyawarah ini nantinya dapat menetapkan anggaran CSR sebesar 5% dari laba bersih perusahaan untuk Meranti," kata Bupati Adil.

Sebagai badan usaha yang mengambil keuntungan di kabupatennya, Adil menekankan sudah sepantasnya para perusahaan bertanggungjawab terhadap program sosial dan lingkungan hidup. Hal tersebut juga sudah diamanatkan di dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 Tentang Perseroan Terbatas.

"Jangan sampai kehadiran perusahaan di Meranti ini tidak memberikan keuntungan bagi daerah. Lingkungan jadi rusak, hutan gundul, masyarakat tidak dapat apa-apa," tegasnya.

Lebih jauh dia menerangkan, Pemkab Kepulauan Meranti telah menuangkan tujuh program strategis di dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Untuk itu, dia menegaskan para perusahaan atau badan usaha yang beroperasi di Meranti harus memfokuskan program CSR-nya sesuai dengan RPJMD tersebut.

"Jadi harus sinkron dengan program strategis Pemkab, jangan sesuai keinginan masing-masing. Ayo kita keroyokan agar proses mensejahterakan masyarakat Meranti lebih terarah," pinta orang nomor satu Kepulauan Meranti itu.

Sebelumnya, Kepala Bagian Perekonomian dan SDA Setdakab Kepulauan Meranti, Febriady menyampaikan tujuan dari kegiatan tersebut untuk mewujudkan keselarasan dan sinkronisasi perusahaan dengan RPJMD Kabupaten Kepulauan Meranti. Sehingga anggaran pembangunan daerah tidak hanya bersumber pada APBD saja, namun juga dibantu dengan perusahaan lewat anggaran CSR.

"Perusahaan dalam melaksanakan usaha harus ada tanggung jawab sosial dan lingkungan hidup terhadap komunitas setempat. Kepedulian itu sangat diharapkan masyarakat terlebih pada kondisi pandemi yang memukul keuangan masyarakat dan daerah seperti sekarang ini," ujarnya.

Hadir dalam rapat yang dipimpin Pj. Sekda Bambang Supriyanto tersebut, kepala OPD, kepala bagian dan para camat di lingkungan Pemkab Kepulauan Meranti. Serta perwakilan perusahaan, perbankan, koperasi dan badan usaha lainnya. (PONIATUN/Prokopim)****

 

Post a Comment

0 Comments