Pemkab Meranti Fasilitasi Kempang Pesiar di Jembatan Pelangi


Meranti – LHI

Dalam rangka meningkatkan destinasi wisata, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti akan memfasilitasi penyediaan kapal pesiar dalam bentuk kempang di Objek Wisata Jembatan Pelangi Desa Banglas Kecamatan Tebingtinggi. Hal tersebut direncanakan terealisasi pada tahun 2023 mendatang.

Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti, H.M Adil, SH menjelaskan wisata kapal pesiar yang akan digagas tersebut nantinya akan menjadi pengembangan wisata susur sungai. Seperti Sungai Suir, Sungai Sodor dan Sungai Bokor.

"Jadi wisatawan yang berkunjung ke Meranti ini punya banyak pilihan. Tidak lagi kebingungan mencari objek wisata," ujar Bupati Adil saat membuka pelatihan Peningkatan Peran Serta Masyarakat dalam Pengembangan Kemitraan Pariwisata di Hotel Red 9 Jalan Siak Selatpanjang, Sabtu (11/12/2021).

Untuk itu, dia berpesan kepada para pengelola objek wisata yang ada di Kepulauan Meranti untuk terus meningkatkan kualitas. "Pemkab akan bantu pengembangannya dengan membangun berbagai fasilitas yang dibutuhkan," kata bupati.

Kepada para Kelompok Sadar Wisata (Pok Darwis) dan pengurus Badan Usaha Milik Desa  (Bumdes) yang mengelola objek wisata, Bupati Adil berpesan untuk menyediakan kopi liberika Meranti untuk disuguhkan kepada para pengunjung dan wisatawan."Kopi liberika kita ini sudah meraih juara 1 se-Indonesia sebagai minuman tradisional terbaik dalam Anugerah Pesona Indonesia 2021," ungkap Ketua Pujakesuma Provinsi Riau itu.

Dia juga mengingatkan kepada para peserta pelatihan untuk memaksimalkan penggunaan smartphone dalam menyosialisasikan objek-objek wisata yang ada di Kepulauan Meranti dan juga potensi lainnya.

"Jangan cuma digunakan untuk game saja. Gunakan untuk hal bermanfaat yang berdampak pada peningkatan ekonomi dan membuka lapangan kerja," harap orang nomor satu di Kepulauan Meranti itu.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kepulauan Meranti, Fitriani Negsih, SE, M.Si melaporkan pelatihan yang dilaksanakan 11-13 Desember 2021 tersebut diikuti sebanyak 30 peserta. Terdiri dari kelompok sadar wisata dan Bumdes pengelola objek wisata yang ada di Kepulauan Meranti.

"Lewat pelatihan ini diharapkan para peserta akan mendapatkan berbagai materi untuk meningkatkan SDM dan mampu mengaplikasikannya demi kepuasan wisatawan dan pengunjung yang datang ke objek wisata yang ada," tuturnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Kepulauan Meranti, Camat Tebingtinggi dan para tamu undangan lainnya. (RAMLI ISHAK/humas)

 

Post a Comment

0 Comments