Diduga Tak Sesuai Spek Warga Sidamukti Grudug Lokasi Proyek Rehabilitasi Pembangunan Jaringan Irigasi


Pangandaran LHI

Beberapa warga Desa Sidamukti, turun ke lokasi  proyek rehabilitasi, pembangunan jaringan irigasi tersier BN 6 Desa Sidamukti, Kecamatan Patimuan guna memprotes pekerjaan yang diduga tidak sesuai dengan spesifikasi, dan dianggap dapat merugikan uang negara.

Awalnya, warga ingin ketemu pemborong, namun hingga pemberitaan ini terbit pihak pemborong belum menemui warga, sehingga kekesalan pun tumbuh pada warga sekitar.

Menurut perwakilan masyarakat bernama Muhammad Sanusi saat di konfirmasi melalui sambungkeun Watsh App menjelaskan, bahwa proyek rehabilitasi dan pembangunan jaringan irigasi tersier BN 6 di Desa Sidamukti ini memakan biaya sebesar Rp 145.882.000.00, yang bersumber dari DPA Dinas Pertanian Kabupaten Cilacap tahun anggaran 2021 terkesan asal asalan dalam pekerjaannya. Sabtu (4/12/2021).

Dikatakan lagi, warga di sini tahu mas cara bekerja yang baik dan yang kurang baik, masa pasangan batu di timbun adukan kering lalu di basuh air, gimana mau kuat coba, papar Sanusi sambil geleng geleng kepala.

Logikanya, tamabah Sanusi, kalau pekerjaannya seperti itu pasti banyak rongga rongga batu yang tidak terisi adukan, saya khawatir kualitas bangunan tidak kuat lama."Penerima manfaatnya orang sekitar sini mas, kalau mereka pemborongnya jauh, ketika kualitas bangunannya tidak kuat siapa yang rugi, jelas orang sini, papar Sanusi.

Belum lagi bahan mateial batu, kami atasnama warga sangat paham jenis batu, kalau batu seperti ini yang katanya batu Cipicung saya anggap kurang bagus, di pecahinnya bukan belah tapi ancur, jadi gimana bangunan mau kokoh kalau material batunya seperti ini.

Batu yang biasa di pakai kan batu Cihuni, yang memang menurut kami batu Cihuni dianggap batu bagus, tapi kenapa malah pake batu seperti ini, paparnya.

Guna menindak lanjuti permasalahan ini kami bersama warga akan mendatangi kantor kecamatan patimuan pada hari Senin besok, pungkasnya. (AS)*

 

 



Post a Comment

0 Comments