POWERTRACK Pulihkan Ekonomi Kota Banjar Dan Pelepas Kangen Crosser Se-Indonesia

Banjar, LHI,- Motocross - Grasstrack Championship "POWERTRACK" kembali digelar dipenghujung Tahun 2021. Setelah fakum kurang 2 Tahun akibat wabah Pandemi Covid-19. Sirkut Sport Centre Langensari Kota Banjar menjadi seri 1 POWERTRACK yang di ikuti peserta sebanyak 350 Starter, event otomotif kelas nasional tersebut dihelat selama dua (2) hari, Sabtu-Minggu, (27-28/11/2021).


Plt. Ketua IMI Kota Banjar Asep Nugraha yang akrab disapa Aang Hawe menegaskan,  bahwa POWERTRACK semestinya dilaksanakan mulai awal Tahun tapi merupakan sebuah kebanggaan bahwa seri pertama Kota Banjar ditunjuk sebagai tuan rumah. Kejuaraan motocross - grasstrack terdiri dari sekitar 15 kelas yang diperlombakan dengan hadiah trophy dan uang pembinaan sebesar Rp. 2 juta untuk juara 1 semua kelas. 


"Powertrack berdampak sangat besar terhadap perekonomian Warga Banjar khususnya wilayah Langensari. Banyak peserta yang menginap dirumah-rumah warga Langen (Home Stay), bahkan karena kurangnya penginapan sampai menginap diluar Kota Banjar. Dan ini PR kita semua, di sport center ini harus sudah dibangun wisma atlet". Kata Asep Nugraha. 


Asep Nugraha yang sekaligus ditugasi dalam KPED Komite Pemulihan Ekonomi Daerah yang terangkum dalam program PEN - Pemulihan Ekonomi Nasional, menguraikan bahwa menurutnya Pemerintah Kota Banjar khususnya harus bersegera mempersiapkan kekurangan - kekurangan fasilitas pendukung untuk Sport Center ini. Dirinya menegaskan jika fasilitas pendukung laiinya seperti perhotelan, home stay, tempat wisata, wisma atlet, wisata kuliner para pelaku UMKM segalanya ditingkatkan sehingga dapat memproduktifkan sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat Kota Banjar. 


"Sayang jika peserta sampai menginap di luar Banjar, peserta Powertrack dari seluruh pelosok Indonesia sebanyak 350 Starter/ rider dan itu belum lagi ditambah crew tim masing-masing pembalapnya. Atlet motocross dari Kota Banjar ikut turun menjadi peserta ada 4 Orang". Urai Asep Nugraha. 


Sementara itu H. Dian Sardiana mantan Ketua IMI Banjar sekaligus sebagai Anggota DPRD Kota Banjar hadir disela-sela Powertrack dan memberikan trophy kepada para juara. Dirinya mengaku kangen atas ajang otomotif khususnya motocross karena sudah dua tahun pakem karen Covid. Dirinya berharap dengan kejuaaraan powertrack skala nasional dapat berefek baik terhadap ekonomi khususnya masyarakat Langensari.


H. Roni Gapuraning Rahayu crosser senior bersama Iwan Cis dari Ciamis turut serta bersama H. Tono juga Jepri.


"Jujur, saya benar-benar kangen mengikuti kejuaraan motocross dan kali ini kangen itu terobati di Banjar pada Powertrack seri 1. Kami tentu saja gembira dapat memorian bersama rekan-rekan lainnya seperti Dadang Kalyubi dan yang lainnya. Semoga Covid-19 benar-benar sudah berlalu sehingga segala sektor dunia kewirausahaan dapat normal kembali termasuk kejuaraan-kejuaraan otomotif dapat digelar sebanyak-banyaknya". Harap H. Roni GR.


Sebagian crosser mengaku sedikit kesulitan membalap mengingat track saat babak final diguyur hujan dan angin. Sehingga jarak penglihatan ketika membalap merasa terganggu yang secara otomatis mereka tidak dapat membalap maksimal sesuai potensi masing, otamatis track licin dan jika tidak berhati-hati maka akan mudah crash / jatuh tergelincir. 


Ketua IMI Banjar Asep Nugraha menegaskan bahwa Motocross - Grasstrack Championship POWERTRACK selain memperebutkan Trophy dan uang pembinaan, ada hadiah utama untuk juara umum yaitu sepeda motor KTM 125cc dan CRv 150cc. Sementara itu pembalap motocross bule starter yang domisili dari Bali turut serta menambah keseruan ajang Powertrack seri 1 di sirkuit Sport Center Kota Banjar - Jawa Barat.


Dengan kembalinya digelar event-event otomotif di Kota Banjar baik skala nasional maupun lokal menurutnya awal yang baik untuk para pelaku UMKM dan kewirausahan lainya untuk bangkit dan tetap oftimis sukses.


Guna menjaga prokes dan antisipasi penyebaran Covid, semua peserta wajib di test swab. (E 14 Y)

Post a Comment

0 Comments