Baznas Banjar: Bantuan Usaha Manfaatkan Mutlak Untuk Modal! Hasilnya Baru Gunakan Untuk Keperluan Lain

Banjar, LHI,- Baznas Kota Banjar terus lebih membangun kepercayaan kepada semua umat muslim yang mampu terkait pengumpulan zakat sekaligus penyaluranya. Baznas Banjar membuktikanya dengan memberikan bantuan usaha kecil secara merata ke setiap Desa/ Kelurahan untuk 10 Orang. Bantuan modal usaha tersebut masing - masing senilai Rp. 1 juta yang dibagikan secara marathon tiap kecamatan dengan total anggaran Rp. 250 juta bagi 250 pelaku usaha kecil warga fakir miskin.


Kamis (4/11/21) merupakan rangkaian terakhir penyaluran bantuan modal usaha kecil dilaksanakan di GOR Kecamatan Purwpengarahanrs. H. Ruswa Sumarna, M.Si selaku bidang penindakan kesejahteran Baznas Kota Banjar didampingi H. Asep dan pengurus Baznas lainnya serta dihadiri oleh Sekmat Purwaharja Rina bersama - sama melaksanakan penyaluran bantuan tersebut.


Rina menerangkan kepada warganya, bahwa dana zakat tersebut sebagian besar bersumber dari pengumpulan zakat para PNS Pemkot Banjar yang dikelola oleh lembaga resmi Baznas Kota Banjar. Rina berharap agar zakat tersebut dapat dimanfaatkan untuk keberlangsungan wirausaha. Diakuinya efek pandemi Covid sangat berdampak keras melumpuhkan sektor perekonomian masyarakat kecil.


"Uang zakat ini jangan digunakan untuk membayar hutang, beli pulsa atau lainya. Akan tetapi pergunakanlah benar - benar untuk modal usaha. Kasihan para pemberi zakat yang sudah bekerja keras dengan ikhlas apabila Bapak dan Ibu mempergunakan bantuan usaha ini untuk keperluan lain. Ini jelas fiqih zakatnya tidak nyambung." ujar H. Ruswa.


H. Ruswa kembali memberikan pengarahan dan bimbingan agar bantuan tersebut dapat membuahkan hasil. Menurutnya setelah menjadi hasil barulah hasilnya bisa digunakan untuk keperluan sehari - hari. Kesemuanya itu agar saling memperlancar rejeki dan saling berlimpahnya pahala bagi pemberi zakat dan penerima zakat. Begitupun seterusnya dengan adanya peningkatan kesejahteraan diharapkanya suatu saat penerima zakat juga akan menjadi pemberi zakat. Agar fakir miskin yang lainnya dapat terbantu kesejahteraanya.


"Saya tegaskan dalam penyaluran zakat, kami Baznas Banjar tidak akan memandang warna, kami niatkan ibadah benar - benar untuk sampai kepada orang - orang yang berhak. Semoga ikhtiar kita mendapat keberkahan saling memakmurkan sesama umat muslim." Ujar H. Ruswa.


H. Ruswa berpesan apabila ada agnia tetangga yang mampu secara ekonomi untuk bersama - sama mengarahkan penyaluran zakatnya melalui Baznas/ UPZ diwilayahnya masing - masing. Dengan semakin banyak yang berzakat melalui Bazna akan secara otomatis akan semakin banyak warga fakir miskin yang dibantu secara merata diseluruh wilayah Kota Banjar dan kehidupan umat islam di Kota Banjar akan meningkat. 


H. Asep menambahkan bahwa pada semester dua Baznas menyalurkan banruan modal usaha kecil untuk 40 Orang. Hal tersebut disesuaikan dengan jumlah Desa yang ada. Bantuan secara simbolis diberikan oleh H. Asep kepada salah seorang warga yang berhak menerimanya dan bantuan diterima dengan jumlah utuh yakni Rp. 1 juta tiap pelaku usaha kecil. (E 14 Y)

Post a Comment

0 Comments