Banyaknya Kapal Motor Laut Membawa Barang-Barang Dalam Negeri Maupun Luar Negeri di Meranti Namun Fasilitas Pembangunan Pelabuhan Bongkar Muat Belum Mendapat Perhatian



Meranti LHI

Di Kabupaten Kepulauan Meranti belum tersedianya pelabuhan bongkar muat barang dagangan dalam negeri maupun luar negeri, pelabuhannya masih semrawut belum tertib, Sehingga tidak bisa dibedakan mana pelabuhan bongkar muat barang dalam negeri maupun luar negeri atau pelabuhan turun naiknya penumpang.

karena belum tersedianya pelabuhan sandar kapal motor laut yang membawa barang-barang dagangan di pelabuhan yang ada sekarang di meranti yaitu pelabuhan 1 pelindo tanjung harapan. Kondisi bangunan pelabuhan dimana Posisi jembatannya yang sangat terbatas, untuk digunakan sebagai sandar kapal-kapal laut untuk bongkar barang dagangan dalam negeri maupun luar negeri dan apabila kapal-kapal dari cirebon pulau jawa bersandar di jembatan tersebut, maka kapal-kapal lain tidak dapat sandar di pelabuhan 1 pelindo tanjung harapan.

Karena tidak adanya penambahan jembatan untuk bongkar barang atau sandar kapal di pelabuhan tersebut, padahal lokasi kawasan pelabuhan I pelindo tanjung harapan sangat luas untuk penambahan jembatan pelabuhan, seolah-olah pelabuhan tersebut tidak terpelihara dengan baik, hanya ada dugaan bahwa keuntungan saja yang diperoleh di pelabuhan I pelindo tanjung harapan serta banyak lokasi yang dikontrakan di pelabuhan tersebut.

Sudah puluhan tahun Pelabuhan I Pelindo Tanjung Harapan Selatpanjang tidak ada peningkatan pembangunannya, seperti pelabuhan tidak bertuan, jika dilihat suasana pelabuhan tersebut sangat kumuh, kita semua tahu bahwa Selatpanjang kini sudah menjadi sebuah kabupaten yaitu Kabupaten Meranti sudah seharusnya ada peningkatan pembangunan di dalam kawasan pelabuhan di sebuah kabupaten.

Petinggi-petinggi penguasa pelabuhan dan pengawsan di lapangan tentu tau jumlah kapal-kapal motor laut yang membawa barang-barang dagangan dalam negeri maupun keluar negeri, tentua ada evaluasinya sejauh mana perkembangannya, dan berapa kapal-kapal laut yang bakal sandar di kawasan pelabuhan dan mengadakan bongkar muat barang-barang dagangan tersebut.

Dengan tidak adanya penambahan jembatan Pelabuhan I Pelindo Tanjung Harapan Selatpanjang, maka menjamurlah sandar kapal laut diluar kawasan pelabuhan dan melakukan bongkar muat barang di belakang ruko-ruko milik pengusaha seperti, kapal samudera indah dan banyak lagi kapal-kapal lain sandar dibelakang ruko-ruko di selatpanjang, termasuk kapal hotri jaya milik Abeng yang mengatur barang-barang dari malaysia untuk bongkar muat di pelabuhan I pelindo tanjung harapan, dalam proses bongkar muat barang-barang di selatpanjang sampai overskip hingga ke Pekanbaru, Provinsi Riau yang mengelola barang tersebut adalah anak Abeng yang bernama Awi mempunyai gudang barang di Jalan Ibrahim Kota Selatpanajng Kelurahan Selatpanjang Barat, Rukonya dikawsan sungai juling,.

12 tahun Kabupaten Meranti hingga habis masa dua periode jabatan bupati lama, wajah pembanguan dikawsan pelabuhan pun  tak kunjung selesai. (RAMLI ISHAK)

 

Post a Comment

0 Comments