Zona Merah, Ketua DPRD Lamteng Ajak Seluruh elemen Masyarakat perketat Prokes

Lampung Tengah, LHI.

Dewan perwakilan rakyat daerah Lampung Tengah (DPRD Lamteng) menggelar rapat paripurna hasil reses anggota DPRD Tahap III tahun 2021, dan persetujuan bersama Rancangan peraturan daerah (Raperda) Tentang Rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) Tahun 2021- 2026. Rapat paripurna yang berlangsung di gedung DPRD Lamteng, Rabu (4/8/2021) dipimpin langsung ketua DPRD Lampung Tengah Sumarsono, didampingi wakil ketua I Yulius Heri, wakil ketua III Muslim Anshori, para anggota dewan dan sekretaris DPRD Lamteng, Syamsi Roli Beserta Jajaranya.

Rapat paripurna juga turut dihadiri Bupati Musa Ahmad, dan wakil Bupati Lamteng ardito Wijaya, seketaris Daerah (sekda), Nirlan para asisten, dan staf ahli Bupati, para kepala SKPD dan jajaran Forkopimda Lampung Tengah. Dalam kesempatan tersebut ketua DPRD Lamteng Sumarsono mengajak seluruh elemen masyarakat untuk semakin memperketat protokol kesehatan (prokes) ditengah kasus lonjakan terkonfirmasinya covid19 dibumi Beguwai Jejamo Wawai.

"Ayo kita sama-sama memutus mata rantai covid 19(Corona) memperketat protokol kesehatan, Lampung tengah saat ingin masuk zona merah covid19," pesan ketua DPRD Sumarsono. Saat ini kata ketua DPRD Lamteng sudah 168 Tenaga kesehatan di kabupaten Lampung Tengah yang terkofirmasi virus Corona atau covid19.

Bahkan direktur RSUD Demang sepulau raya terpapar dari Ketua IDI juga sedang di isolasi mandiri, kemudian dri kepolisian ada 22 personil, jadi kita harus saling mengedukasi protokol Kesehatan agar Lampung tengah terbebas dari virus Corona," ajaknya. "Dalam hal ketua DPRD bersama Bupati Lamteng selalu sharing bagaimana mengatasi pandemi covid-19, jadi kami harap pemerintah dan masyarakat bahu membahu mengatasi virus ini, sudah banyak anggota DPRD yang terpapar, satu orang meninggal, hari ini ada dua orang yang tidak ikut rapat paripurna karena terpapar covid19," ungkapnya.

Sumarsono juga meminta angota DPRD Lamteng dan masyarakat lainnya yang pernah terpapar bisa menjadi duta covid19. "Saya harap teman teman yang pernah terpapar dan masyarakat yang pernah terpapar dan masyarakat yang pernah terpapar bisa menjadi duta covid19, menyampaikan ke masyarakat bagaimana rasanya terkena virus Corona.

Supaya masyarakat sadar pentingnya prokes, dan kita di doakan juga kepada rekan dan masyarakat yang terpapar dalam proses penyembuhan segera pulih. insa Allah yang meninggal karena covid-19 mati Sahid." Tutupnya. (Dedy/ADV)

Post a Comment

0 Comments