PMII STITNU Al Farabi Pangandaran Bagikan Masker Secara Cuma Cuma di Pasar Pananjung


Pangandaran LHI

Beberapa Mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama (STITNU) Al Farabi Pangandaran Bagikan Masker Secara cuma-cuma Rabu (14/07/21).

Kegiatan yang berlokasi di salah satu pusat pembelanjaan  tradisional pasar pananjung jalan merdeka nomor 113 pananjung Pangandaran.

Muhamad Dafa Chrisyara Selaku Ketua Kaderisasi Komisariat PMII STITNU Al Farabi mengatakan, berangkat dari kepedulian akan kurangnya kesadaran masyarakat dalam menanggulangi penyebaran Covid 19.

Inisiatif muncul dari kader PMII untuk membantu meningkatkan kesadaran masyarakat khususnya pedagang dalam meminimalisir penularan Covid 19 dengan membagikan masker secara cuma-cuma atau gratis terhadap pedagang khususnya di salah satu pusat perbelanjaan tradisional di Pangandaran yakni pasar Pananjung.

Dan menyikapi dari kebijakan pemerintah dalam menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang masih berlangsung, tapi sebagai salah satu pusat perbelanjaan kadang memang riskan menjadi pusat yang terdampak, apalagi pusat perbelanjaan sebagai salah satu penyedia kebutuhan masyarakat sehari hari yang posisinya sangat urgen.

Menyikapi hal tersebut perlunya menetapkan protokol Covid 19 agar pusat kebutuhan masyarakat bisa tetap berjalan serta kesehatan pun tetap dipertahankan, ujar Daffa ketua Kaderisasi komisariat PMII STITNU Alfarabi Pangandaran.


Selain itu kegiatan ini juga menjadi bagian dari bentuk kaderisasi in formal bagi kader dan anggota PMII dimana dalam salah satu materi PMII yaitu Nilai Dasar Pergerakan (NDP) terdapat Hablum minan nas (Hubungan dengan sesama manusia) agar bertumbuhnya jiwa sosial kader.

Berharap, semoga pandemi ini segera berakhir dan pemerintah bisa memberikan kebijakan yang tepat untuk menanggulangi covid 19 dan  dampaknya.

Kemudian, dengan viralnya famplet yang bertuliskan "warga pangandaran kompak untuk tidak upload brita tentang covid 19 agar masyarakat tenang dan tentram dengan menggunakan backround tugu ikan marlin pangandaran.

Famplet ini menjadi pro kontra di masyarakat tentram dan aman ini apakah acuh terhadap covid 19 atau bagaimana?

Maka dengan viralnya famplet itu lantas siapa yang akan bertanggung jawab dan pemerintah harus segera bersikap terkait famplet tersebut.

Sementara Sugiman, salah satu pedagang mengucapkan, Terimakasih kepada sahabat-sahabat PMII yang telah peduli untuk meminimalisir penularan Covid 19 di wilayah pasar pananjung dengan membagikan masker terhadap para pedagang dan pengunjung pasar.

Kegiatan berlangsung dari sekitar pukul sepuluh pagi dan berakhir dengan selepas adzan Dzuhur berkumandang.(AS)*

 

 

Post a Comment

0 Comments