Pesawahan di Sepanjang Sungai Cikiray di Kecamatan Parigi Jadi Langganan Banjir, Ini Harapan Petani


Pangandaran LHI

Sekitar35 hektare lahan pertanian (sawah) yang di Kecamatan Parigi terendam banjir pada musim hujan  selama dua hari kebelakang yang menyebabkan tanaman pertanian berpotensi rusak akibat terendam dan bahkan terancam gagal panen.

Hal itu diakibatkan tidak pungsinya sungai Cikiray, yang berada di sekitar pesawahan blok Ranca, Dusun Kemplung, Desa Karangbenda, kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran. "Memang betul, pesawahan di blok Ranca ini membentang sekitar 35 Hektar biasa jadi langganan banjir ketika musim hujan lebat mengguyur, kata Kamsa Kepala Dusun Kemplung.

Seperti hujan yang turun pada hari Kamispukul 03.30 hingga 12.30 kemarin, lahan sawah seluas lebih dari 4 hektare di Desa Karangbenda, Kecamatan Parigi tergenang air hujan, padahal debit hujan saat itu tidak terlalu besar, namun akibat  tidak berpungsinya sungai Cikiray tersebut, paparnya.

"Selain itu Kamsa membenarkan atas apa yang di alami para petani yang memiliki sawah di sekitar Blok Ranca, Dusun Kemplung yang selama ini menjadi langganan banjir pada setiap musim hujan datang..

Hal itu di akibatkan karena tidak berpungsinya sungai Cikiray, sehingga ekonomi masyarakat yang bertani di sawah blok Ranca ini menurun, kata Kamsa.

Untuk itu saya mewakili para petani sangat mengharapkan ada normalisasi di sungai Cikiray, agar di saat hujan para petani tidak kebanjiran, dan sebaliknya di saat kemarau para petani tidak kekurangan air,

Karena sungai Cikiray itu dapat digunakan para petani yang ada di empat desa, yaitu Desa Ciliang, Desa Karangbenda, Desa Karangjaladrii, dan Desa Parigi, pungkasnya. (AS)*

 

Post a Comment

0 Comments