Jalan Menuju Ke Pelabuhan Desa Tanjung Kecamtan Tebing Tinggi Barat Perlu Mendapat Perhatian Dari Pemda Meranti


Meranti LHI

Jalan pelabuhan Desa Tanjung sudah puluhan tahun belum tersentuh pembangunan! Badan jalannya berlubang-lubang, karena pasirnya sudah pecah-pecah alias bekecai. Jalan menuju pelabuhan tersebut adalah tempat turun naiknya barang dan orang untuk berbelanja dan berurusan ke Kabupaten dan ke Kecamatan dan juga pelabuhan Desa Tanjung menghubung ke pelabuhan Desa Tanjung Darul Takzim, dua pelabuhan inilah tempat lalu lintasnya masyarakat menyeberang Sungai Suir menggunakan kempang membawa barang kebutuhan masyarakat menggunakan kendaraan sepeda motor. Dua desa inilah jalan pelabuhannya puluh tahun yang terabaikan di Kabupaten Kepulauan Meranti, yang sangat parah adalah pelabuhan Desa Tanjung Darul Takzim jembatannya sudah patah jatuh ke pantai.

Desa Tanjung Darul Takzim adalah pemekaran dari Desa Tanjung di Kecamatan Tebing Tinggi Barat, dua desa inilah yang belum tersentuh jalan poros pengerasan selama 12 tahun Kepulauan Meranti menjadi sebuah Kabupaten Kepulauan Meranti. Sebenarnya dua desa tersebut yaitu Desa Tanjung dan Desa Tanjung Darul Takzim sangat berpotensi dalam penghasilan, yaitu perusahaan minyak pengolah minyak bumi sudah menyedot dari perut bumi daerah desa-desa tersebut di Kecamtan Tebing Tinggi Barat dan juga menghasilkan sagu dan puluhan kilang sagu di Kecamatan tersebut!

Hamdan E tokoh masyarakat dan juga sebagai koordinator investigasi lembaga IPSPK3 – RI, mengatakan kepada LHI Pemda dan perusahaan harus bekerja sama dengan pihak-pihak perusahaan yang mengolah hasil dari daerah tersebut, Karena daerah penghasil harus mendapat perhatian dari perusahaan-perusahaan minyak yang bergerak di daerah tersebut. (RAMLI ISHAK)

 

Post a Comment

0 Comments