Diduga Koperasi Kolaps, Pembagian Tabungan Siswa di Salah Satu SDN di Kecamatan Parigi Belum Cair

Pangandaran, LHI.

Pada akhir tahun ajaran sejumlah guru bukan hanya disibukan dengan penilaian untuk menentukan kenaikan dan kelulusan siswanya, namun pihak sekolah harus menyiapkan dan menyerahkan uang tabungan siswa. Seperti yang terjadi di salahsatu Sekolah Dasar Negeri (SDN) yang berada di Kecamatan Parigi, pihak sekolah yang menyelenggarakan tabungan siswa harus sudah menghitung berapa jumlah uang tabungan yang di simpan oleh siswa, dan itu harus segera di bagikan.

"Namun dalam hal pembagian uang tabungan siswa di duga ada kendala, sepertinya uang siswa belum ada, dan itu di sampaikan salah satu Komite sekolah yang tidak bersedia di namanya kepada LHI. Rabu 23/6/2021. Komite menjelaskan, selama ini uang tabungan ini memang di kelola bukan oleh pihak ke tiga, pihak sekolah hanya menampung saja, paparnya.

Keterlambatan pembagian uang tabungan siswaini di duga pengelola uang mengalami kolaps, tegasnya. Seharusnya jika ada yang terpakai maka pihak yang mengelola harus segera mencari alternatif solusinya sebelum para orang tua bereaksi atas keterlambatan pembagian uang tabungan anaknya.

Manajemen keuangan yang kurang baik dan faktor keterdesakan disinyalir menjadi penyebab penggunaan uang tabungan siswa. Kalau bisa dikembalikan tepat waktu tidak terlalu menjadi masalah walaupun itu juga sebenarnya menyalahi aturan, dan akan menjadi masalah besar ketika pada saat pembagian uang tabungan tidak ada.

Saya selaku komite di salah satu sekolah hanya bisa berharap pihak pengelola secepatnya mengembalikan uang tabungan milik siswa, sebelum menjadi masalah untuk semua. Orang tua siswa pasti akan kecewa dan protes kepada sekolah, bahkan tidak menutup kemungkinan akan demo menuntut uang tabungan segera dibagikan dan ujungnya pihak sokolah yang terjerat dengan uang tabungan siswa harus berurusan dengan pihak orang tua siswa. Makanya sebelum itu terjadi, maka pihak pengelola segera memberikannya agar kita semua selamat dari permasalahan, pungkasnya. (AS)

Post a Comment

0 Comments