Terkait Pengisian Jeregen oleh SPBU 14289-6120, Itu Hanya Demi Untuk Masyarakat Jarak Jauh dan Bukan Tidak Mengindah Peraturan PT.Pertamina.


Rokan Hilir--LHI

Pengisian jeregen baik premium,Solar oleh SPBU di kepenghuluan Pematang Sikek Kecamatan Rimba Melintang tidak lah hanya mengejar keuntungan dan supaya mempercepat  kehabisan stok minyak di tangki tapi itu semua kebijakan SPBU demi masyarakat lingkungan yang jarak tempunya sangat jauh dari SPBU.

"Hal ini mulanya di tuturkan A.Yani.S kepada awak media ini,untuk menjawab dan mengkarivikasi dari pemberitaan salah satu media online RBC yang telah dibacanya baru ini."Selanjutnya A.Yani.S ketika di jumpai awak media ini meminta untuk mengekspos penjelasannya itu dengan maksud dan tujuan agar semua pembaca tau kebijakan yang di lakukan SPBU."Katanya di lokasi SPBU Minggu 16 Mei 2021.

"Lebih lanjut A.Yani.S memaparkan bahwa kebijakan SPBU untuk mengisi Jeregen hanya untuk kemudahan bagi masyarakat yang jarak tempuhnya sangat jauh dari SPBU.makanya Along-Along yang kami layani mengisi minyak pakai jeregen itu pun yang menempuh jarak menimal Puluhan Km atau lebih dan para Along-Along itu selanjutnya mengecer dilingkungannya masing-masing kan tidak salah kalau kita berikan masyarakat kemudahan untuk memdapatkan bahan bakar yang dibutuhkannya ?...contohnya saja untuk petani yang membajak sawah,petani memanen hasil kebun, kita kan tau daerah kita daerah pertaian selain itu juga ada para nelayan yang hendak melaut dan lain sebagainya.

"Bagi along-along yang mengisi premium dan solar juga dibatasi"hanya di perbolehkan mengisi dua dan tiga jeregen saja dalam waktu tiga hari per along-wlong kemudian along-along yang kami layani itu hanya bagi yang ada surat keterang dari Disprindag kabupaten Rokan Hilir terdahulu.yang jelas SPBU tidak pernah melayani along-along yang mengisi mengunakan Drum kalau ada yang mengatakan along-along pakai drum itu bohong."Tegas A.Yani.S.

"Logikanya saja bagi kita semua kalau lah kebutuhan bahan bakar minyak baik premium atau pun solar bagi masyarakat kita sebanyak dua liter untuk mensin air ginset atau misalnya untuk sepeda motor mereka logikanya apa kah mungkin mereka itu mau menempuh jarak tempuh Puluhan km atau lebih ?"saya pikir itu sangat berat bagi masyarakat kita mungkin dua liter bahan bakar yang merka butuhkan itu hanya habis di jalan untuk menuju SPBU.nah jadi kalau lah SPBU tidak buat kebijakan itu sama artinya tidak memberikan kemudahan kepada masyarakat.

"Selain along-along itu mengisi pakai jeregen yang di batasi SPBU mereka juga harus di antrian belakang dengan mendahului konsumen lainnya.jadi tidak benar SPBU itu melayani yang mengisi mengunakan drum dan mendahulukan along-along,biasanya along-along itu mengisi jeregennya pada malam hari soalnya kalau malam kendaraan umum tidak banyak yang melintas di daerah sini juga tidak benar kalu SPBU medahulukan along-along dari konsumen lainnya.'Jelasnya.

"Memang sebelum ada berita ditayangkan di media RBC ini saya akui ada dua orang yang mengaku wartawan datang ke SPBU ini berinisial AS dan SO alias NR minta bantuan uang jalan mau ke Balam katanya mau mengintip bandar Narkoba di sana,hal itu kalau tidak salah pada pertengahan bulan Ramadhan kemarin ya haya untuk sekedar membantu kelancaran mereka saat itu saya bantu,kemudian dua hari menjelang lebaran ada masuk telpon ke hanpone seluler saya mengaku dari AS menayakan THR,saya jawab debgan bercanda saja kemudian masuk lagi pesan ke nomor WA saya mengaku bernama inisial SO alias NR meminta THR namun karena tidak kenal ya tidak saya layani berselang beberapa hari kemudian Muncullah berita dari media online RBC yang di kirim ke wa saya makanya saya harus jawab berita itu dan klarivikasi supaya tidak main tuduh dengan dugaan sepihak saja."Jelasnya."(SYAIPUL BAHRI)*

 

Post a Comment

0 Comments