Dinas Perdagangan dan UMKM Pangandaran Pastikan Harga Kebutuhan Poko di Pasar Tradisional Menjelang Lebaran Tidak Mengalami Kenaikan Signifikan


Pangandaran LHI

Dinas Perdagangan dan Koprasi UMKM Kabupaten Pangandaran melakukan monitoring kebutuhan pangan di beberapa pasar tradisional menjelang Lebaran Idul Fitri 1442 Hijriah

Dari hasil pantauan tim monitoring stok kebutuhan masyarakat masih cukup dan harga sejumlah kebutuhan bahan pangan seperti di Pasar Padaherang, Pasar Pananjung dan Pasar Sukasari Parigi, diperoleh harga bahan pangan kebutuhan masyarakat, masih terpantau cukup stabil. Diantaranya, harga telur, cabai dan minyak goreng dan daging ayam serta daging sapi masih tergolong normal, hal itu di sampaikan oleh Kepala Dinas Perdagangan dan Koperasi UMKM Kabupaten Pangandaran Tedi Garnida 

Tedi menambahkanbkita terus melakukan koordinasi dengan sejumlah untuk mengantisipasi  lonjakan harga sembako, langkah ini sekaligus untuk memastikan suplai bahan poko di kabupaten Pangandaran terpenuhi

Hanya ada yang naik yaitu cabe rawit, itupun di pasar Kalipucang, yang tadinya harga Rp 50 ribu menjadi Rp 60 ribu, namun itu masih tergolong normal di banding kenaikan yang terjadi beberapa bulan lalu, paparnya.

Kemudian juga gula pasir curah, itu juga mengalami kenaikan meskipun tidak signifikan, dan itu terjadi masih di pasar Kalipucang.

Masih kata Tedi, sementara di pasar Sukasari Parigi dan pasar Kalipucang harga harga bahan poko masih relatif normal, atau tidak ada kenaikan yang signifikan.

Menjelang lebaran kita terus melakukan pemantauan dan kita laporkan ke Bupati juga ke bagian ekonomi, intinya hingga hari ini menjelang lebaran 1442H stok kebutuhan dan harga bahan poko masih tergolong relatif normal, pungkas Tedi.

Sementara salah satu pengunjung pasar Sukasari Parigi bernama Asep kepada media mengatakan, dirinya belanja ke pasar Sukasari Parigi ini hampir tiap hari, terlebih sekarang menjelang hari raya idul Fitri.

Dirinya mengaku, hingga hari ini harga harga kebutuhan pokok dari mulai beras, sayur mayur, daging sapi, daging ayam dan telor belum ada kenaikan.

Asep juga berharap kondisi seperti sekarang dapat bertahan hingga lebaran, kasihan masyarakat, apalagi sekarang ini masih Vandemi covid-19, yang jelas penghasilan masyarakat pun makin tidak menentu, pungkasnya. (AS)*

 

Post a Comment

0 Comments