Bantuan AUTP Yang Disalurkan Ke Poktan Tunas Mekar 1 Sukahurip Diduga Jadi Ajang Bancakan Secara Berjamaah Oleh Pengurus


Pangandaran LHI

Dugaan penyelewengan dan kurang transparannya penggunaan bantuan Puso atau bantuan Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) yang di salurkan kepada Kelompok Tani (Poktan) yang mengalami gagal panen akibat kekeringan menjadi poleniik di kalangan masyarakat.

Hal itu di sampaikan salah satu inisial S yang tidak, dirinya menilai penyaluran yang dilakukan Kelompok Tani (Poktan) Tunas Mekar 1 yang berada di wilayah Desa Sukahurip, Kecamatan Pangandaran, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, diduga tidak transparan, selain itu ada dugaan bantuan bantuan dana puso tersebut jadi bancakan para pengurus Poktan. Minggu (9/5/2021).

Dia juga menjelaskan, Poktan Tunas Mekar 1 mendapat bantuan puso atau AUTP sebesar Rp 58 juta, di sini ada dugaan para pengurus tidak transparan terhadap anggotanya, pasalnya banyak anggota Poktan Tunas Mekar 1 yang tidak mengetahui adanya bantuan itu.

Menurutnya kepengurusan Poktan Tunas mekar 1diduga sudah melakukan kebohongan demi cairnya bantuan UAPT, pasalnya Poto lokasi yang di sertakan pada saat pengajuan diduga tidak sesuai alamat Poktan tersebut, kata S

Selanjutnya S menambahkan, bentuan itu diduga jadi bancakan pengurus, pasalnya uang tersebut di bagikan hanya kepada pengurus saja, seperti Sekertaris kebagian Rp 5 juta, Bendahara Rp 5 juta, sementara jumlah kepengurusan di dalamnya ada 5 orang.

"Kalau yang di bagikan baru Rp 10 juta, pertanyaannya sisa uang yang Rp 48 juta dikasih kesiapa, anggota hampir semuanya tidak mengetahui adanya bantuan itu, sementara kejadian ini kan sudah lama cair, tegasnya.

Bantuan AUTP ini kan pengajuan tahun 2019, dan pencairannya tahun 2020, sementara sekarang sudah tahun 2021, mungkin mereka menganggap orang lain bodoh kali ya, sehingga tidak ada keterbukaan.

Dia juga menduga ada Kong kalikong dengan oknum salah satu petugas PPL Kecamatan Pangandaran, karena saya melihat dia ikut andil di dalamnya,, pungkasnya. (AS)*

 

Post a Comment

0 Comments