Sejumlah Pengusaha Di Pangandaran Diduga Mengabaikan Untuk Memperbaharui Izin Melalui (OSS)

Pangandaran, LHI.

Banyaknya pengusaha di Pangandaran yang di duga mengabaikan untuk memperbaharui izin melalui Online Single Submission (OSS), salah satunya Minimarket yang ada di jalan Kidang Pananjung, Desa Pananjung, Kecamatan Pangandaran. Hal itu di ungkapkan Kepala Bidang Penyelenggaraan Pelayanan Perizinan Dan Non Perizinan Salimin, "memang masih banyak minimarket yang belum melakukan OSS dan pemenuhan komitmen sesuai surat yang di layangkan oleh pihak Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu pada Tanggal 12 Januari 2021 lalu,

Kita akan turun ke lapangan untuk melalukan swiffing mengecek bagi pengusaha yang belum mempunyai izin atau yang sudah kadaluarsa," ucapnya. Yang mengacu kepada peraturan Pemerintah no 24 Tahun 2018 tentang perizinan terintegrasi secara Elektronik (OSS). Senin 26/4/2021).

Dari pihak Dinas sudah melayangkan surat pemberitahuan di bulan Januari lalu, namun belum ada respon, tambah Salimin. "Rencana hari ini kita akan turun ke lapangan untuk melalukan swiffing mengecek bagi pengusaha yang belum mempunyai izin atau yang sudah kadaluarsa," ucapnya.

Masih kata Salimin, kita berencana turun ke lapangan dengan pihak dinas terkait lainnya namun kita menunggu SK Bupati dulu. "Bagi Minimarket yang berada di Kidang Pananjung Pangandaran memang belum melakukan izin secara terintregasi atau OSS," ungkap Salimin. "Padahal dari kami sudah mensosialisasikan melalui Desa juga Kecamatan kemungkinan masih banyak yang belum paham dengan ITE," terangnya. Termasuk password pun sudah di berikan agar bisa si akses sendiri dan dari kita cuman pendampingan.

"OSS ini sudah di berlakukan kalau ga salah di akhir Juli 2018 lalu, kemungkinan masih banyak yang belum tahu dengan cara online OSS dan bisa juga telat dari Desa nya atau pun Kecamatan," terang Salimin. Harap Salimin bagi pelaku usaha untuk segera melakukan OSS, pungkasnya. (RS/AS)

Post a Comment

0 Comments