Menjelang Bulan Suci Ramadhan, Sejumlah Obyek Wisata Di Pangandaran Dipadati Pengunjung Yang Akan Melaksanakan Munggahan


Pangandaran LHI

Menjelang bulan suci Ramadhan sejumlah obyek wisata ramai dikunjungi pengunjung, kedatangan pengunjung sekedar untuk melaksanakan acara munggahan dengan cara makan bersama keluarga, sahabat, atau teman

Acara munggahan merupakan acara rutin dilakukan saat menyambut Bulan Suci Ramadhan, seperti yang terpantau di pantai barat Pangandaran, ribuan pengunjung memadati lokasi tersebut untuk melakukan tradisi Munggahan.

Baca juga: https://www.lintashukum-indonesia.com/2021/04/bocah-umur-6-tahun-diduga-terseret.html?m=1

Bupati Pangandaran H Jeje Wiradinata mengatakan, "Pengunjung padat sekali, saya tentu seneng banget, karena ketika pendemi Covid-19 perekonomian memang harus berjalan," ujarnya kepada wartawan di pantai Barat Pangandaran, Minggu (11/04/2021).

Hanya saja, kata dia, Jeje dengan padatnya ratusan pengunjung masih dinilai kurang memperhatikan protokol kesehatan, salah satunya dengan memakai masker.

"Hasil pantauan saya, paling sekitar 10 persen pengunjung maupun pelaku usaha wisata yang menggunakan masker, yang lainnya tidak pakai masker," sesalnya.

Untuk itu, Jeje menegaskan, dirinya akan mengintruksikan Kepala Dinas Pariwisata untuk menekankan kepada para pelaku usaha wisata agar menaati protokol kesehatan.

"Saya menyarankan kepada pelaku usaha wisata agar mematuhi protokol kesehatan salah satunya dengan memakai masker, itupun apabila pariwisata ingin tetap di buka," katanya.

Jeje mengaku, dilematis ketika pemerintah pusat mengeluarkan aturan larangan mudik lebaran dan akan memberikan sanksi dengan menjalani isolasi mandiri bagi warga yang memaksa mudik.

Baca juga: https://www.lintashukum-indonesia.com/2021/04/anak-umur-16-tahun-asal-banjar-sari.html?m

"Sementara perekonomian harus tetap berjalan, saya juga bingung mudik dilarang tapi pariwisata tetap di buka," sebutnya Jeje.

Menyikapi hal tersebut, Jeje menyampaikan, dirinya akan menghadiri rapat dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk membahas pembangunan di Kabupaten Pangandaran termasuk liburan hari raya Idul Fitri nanti.

"Makanya pelaku usaha wisata bantu saya untuk tetap mematuhi protokol kesehatan, hal itu untuk meyakinkan bahwa wisata di Pangandaran taat akan protokol kesehatan," pungkasnya.(AS) *

 

 

 

Post a Comment

0 Comments