Ibu Rumah Tangga Di Desa Ciliang Digerbeg Suaminya Saat Sedang Berduaan Dengan Selingkuhannya

Pangandaran, LHI.

Seorang ibu rumah tangga (IRT) warga Desa Ciliang Kecamatan Parigi dengan nama samaran Bunga digerebek warga saat sedang berduaan dengan pria idaman lain di dalam rumahnya. Ironisnya, kejadian itu terjadi di saat saat sang suami sedang nonton siaran langsung sepak bola di rumah temannya yang berlokasi tidak jauh dari rumahnya.

Hubungan Bunga dengan lelaki selingkuhannya itu sudah dicuragai sejak beberapa waktu yang lalu, hal itu di ungkapkan W suami pelaku kepada awak media melalui telepon whatsapp, Kamis (29/4/2021). Untuk membuktikan kecurigaan tersebut pada hari Minggu tanggal 25 April 2021 saya pamit untuk bekerja.

Tepatnya pada Minggu Malam bersamaan ada siaran langsung sepak bola di TV saya posisi berada di rumah teman yang tak jauh dari rumah saya, kata W. Sekitar Jam 20:00 WIB saya mendapat kabar bahwa laki laki yang diduga selingkuhannya itu sedang berada di rumah, saya pun langsung melakukan kordinasi dengan para tokoh pemuda, RT, RW dan Kepala Dusun untuk memastikan kebenarannya.

Warga beserta pemerintah tingkat RT, RW kemudian mendatangi rumah saya, ternyata terbukti lelaki yang diduga selingkuhannya itu berada di dalam rumah sedang berduaan dengan Bunga yang merupakan istri saya, pungkasnya. Diperoleh informasi, lelaki selingkuhan Bunga berinisial S (24) yang merupakan warga Desa Parigi, hubungannya sudah berlangsung lama dan terbongkar di saat suaminya berbohong untuk bekerja.

Perbuatan tak terpuji, Bunga bersama S, pria selingkuhannya digerbeg warga Dusun Tanjungsari Ciliang setelah menerima laporan dari W suami sah Bunga, hal itu disampaikan AW salahsatu warga yang merupakan sanksi mata saat melakukan grebeg pelaku. AW mengatakan atas kejadian itu kita sudah melaporkannya ke Polsek Parigi untuk di tindak lanjut, sejumlah Barang Bukti (BB) kita serahkan, pungkasnya.

Saat di hubungi Sekertaris Desa Ciliang Suhli mengatakan, kejadian ini sudah di laporkan ke pihak kepolisian tadi malam. Sebelum dilaporkan warga bersama RT, RW dan keala Dusun sudah melakukan upaya mediasi, namun tidak membuahkan hasil, sehingga dilanjutkan dengan melakukan laporan ke pihak kepolisian. (AS)

Post a Comment

0 Comments