Pulau Rangsang, Pulau Merbau, Pulau Padangsangat Perlu Mendapat Perhatian Dari Pemerintah Pusat


Meranti LHI

Pulau Rangsang, Pulau Merbau, Pulau Padang berhadapan langsung dengan Selat Malaka Malaysia, pulau-pulau tersebut termasuk pulau terluar, kawasan perbatasan keluar masuknya lintas orang dan barang. Alur Selat Malaka Malaysia adalah perbatasan pintu gerbang internasional pusat lalu lintas perdaganagan antar negara yang memanfaatkan laut selat malaka adalah Malaysia, Singapura, Thailand.

Pulau Rangsang adalah kawasan perbatasan yang merupakan pulau terluar di Kabupaten Kepulauan Meranti kabupaten termuda di Riau. Sama-sama tinggal dikawsan perbatasan alur Selat Malaka Malaysia, Singapura, Thailand yang jarak tempuhnya sangat dekat dengan Pulau Rangsang maupun dengan Pulau Merbau kawasan perbatasan pulau terluar.

Pulau-pulau tersebut adalah tanggung jawab pemerintah pusat kawasan pulau terluar di Kabupaten Kepulauan Meranti. Pemerintah Kabupaten maupun Pemerintah Provinsi serta wakil rakyat kabupaten dan wakil rakyat Provinsi Riau dan juga wakil rakyat pemerintah pusat perwakilan Riau harus membentuk sebuah tim koordinasi wilayah perbatasan dan tata ruang, untuk memperjuangkan daerah pulau terluar di Kabupaten Kepualaun Meranti.

Peran Gubernur Riau sangat menentukan ikut serta karena Gubernur Riau adalah perpanjangan tangan pusat, sebenarnya Gubernur Riau H. Syamsuar adalah seorang yang pernah menjabat sebgai Plt. Bupati Meranti tentu lebih mengetahui Pulau Rangsang, Pulau Merbau dan Pulau Padang daerah perbatasan pulau terluar daerah tersebut yang berhadapan langsung dengan Selat Malaka Malaysia.

Pulau rangsang sekitar tahun 60-an terkenal di Malaysia dan Singapura dalam perdagangan antar pulau yang dilakuakan pengusaha tempatan membawa barang dagangannya dari Pulau Rangsang dan Pulau Merbau serta Pulau Padang yaitu hasil pertanian masyarakat, seperti karet, kelapa, kopi, sagu dan hasil hutan seperti kayu arang bakau dll.

Di pulau rangsang pernah berbelanja menggunakan uang ringgit atau dollar pada jaman dahulu, inilah sejarah yang tidak bisa dipungkiri oleh sesepuh tua pada jaman dahulu karena pada waktu itu belum banyak sarjana tapi pulau rangsang dan pulau merbau serta pulau padang bisa menjadi pusat perdagangan lokal, karena Malaysia dan Singapura merupakan negara tetangga yang jarak tempuhnya sangat dekat dengan pulau-pulau tersebut.

Hasil pantauan LHI di Pulau Rangsang pada tanggal 19-06-2019 tim Kemenkopolhukam kunjungi pulau terluar di Kabupaten Kepualaun Meranti, yaitu Pulau Rangsang yang dipimpin oleh Asisten Deputi Koordinasi wilayah perbatasan dan tata ruang pertahanan Menkopolhukam RI , kunjungan tersebut untuk melihat secara langsung kondisi daerah pulau tersebut!

Dengan adanya kunjungan tersebut mudah-mudahan pulau terluar di Kabupaten Kepulauan Meranti data profil pulau tersebut sudah ada di pusat dan mudah-muahan juga berkat perjuangan Bupati H. Muhammad Adil,.SH dan wakilnya H. Asmar kedepan ini terkabul pulau –pualu tersebut mendapat anggaran pembangunan dari APBN Pusat. (RAMLI ISHAK)

 

 

Post a Comment

0 Comments