Pandemi Covid-19 Berdampak Kepada Naiknya Harga Bawang Merah dan Cabe di Pasar Tradisional Padaherang


Pangandaran LHI

Pandemi covid-19 di kabupaten Pangandaran berdampak pada harga daya beli rempah rempah di sejumlah pasar tradisional.Seperti halnya harga bawang merah dan cabe di pasar tradisional Padaherang, Pangandaran anjlok melambung, hal itu disampaikan Asminah (53) salah satu pedagang, Kamis (4/3/2021)

Asminah mengatakan bahwa naiknya harga cabe dan bawang merah dimulai dua hari kebelakang dan ada kemungkinan kedepanya naik lagi, tambahanya.

Untuk harga eceran cabe rawit, lanjut Ia, sebelumnya masih di harga Rp 60 ribu sampai Rp 80 ribu, sekarang naik di harga Rp 120 ribu sampai Rp 140 ribu."Kalau harga eceran cabe merah semula Rp 35 ribu, saat ini naik di harga Rp 70 ribu," ucapnya.

Kemudian, untuk bawang merah juga sama naik, yang awalnya Rp 35 ribu sekarang di harga Rp 80 ribu.Ia menduga, harga naik Itu mungkin dampak vandemi ataupun juga dampak kebanjiran, karena sekarang masih musim penghujan.

"Selama ini saya membeli barang dari pemasok dan menjualnya disini (pasar Padaherang), jadi alasan yang pastinya belum tahu, kenapa bisa naik drastis," tambah Asminah.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan dan Koperasi UMKM Kabupaten Pangandaran Drs. Tedi Garnida MM mengaku, bahwa komoditi yang mengalami kenaikan signifikan yaitu cabe merah, cabe hijau dan cabe kriting.

"Ini diakibatkan musim penghujan sehingga produksi di sentra pertanian hasilnya menurun," ujar Tedi.

Selanjutnya, sambung Tedi, ditambah lagi menurut petani cabai saat ini sedang terserang semacam virus."Seperti cabai sebelum matang dan bisa dipanen, sudah busuk dan mengering," ucapnya.

Ia menambahkan, kalau untuk bawang merah sama naik hanya naiknya baru minggu minggu ini. (AS)*

 

Post a Comment

0 Comments